Persip Pekalongan Akui Bek Tengah Mereka Kedodoran
Editor Bolanet | 17 April 2012 19:15
- Pelatih Persip Pekalongan, Nasal Mustofa mengakui kalau kekalahan atas Persebaya Surabaya di Gelora 10 Nopember, Selasa (17/4) adalah karena dua centre back mereka tampil tak prima.
Dua gol melalui sundulan dan tendangan dari dalam kotak penalti membuat Kalong Pantura gagal mengemas poin dari laga lanjutan Divisi Utama Liga Indonesia ini. Sundulan Basuki saat laga baru berjalan tujuh menit diakui sempat merusak strategi yang ia siapkan.
Anak-anak sempat kaget dengan gol cepat tadi. Tapi kami sempat memberikan tekanan di babak kedua, ujar Nasal usai laga.
Namun hal yang menurutnya mempengaruhi kekalahan itu adalah belum padunya duet bek tengah mereka. Yakni Ngoojaques Evrard dan .
Tapi terus terang saja dua bek kami memang kedodoran tadi. Itu karena Hendro Prawono sakit dan absen, sementara Evrard sendiri masih pemain baru. Dia kurang cukup beradaptasi, jelasnya. (fjr/dzi)
Dua gol melalui sundulan dan tendangan dari dalam kotak penalti membuat Kalong Pantura gagal mengemas poin dari laga lanjutan Divisi Utama Liga Indonesia ini. Sundulan Basuki saat laga baru berjalan tujuh menit diakui sempat merusak strategi yang ia siapkan.
Anak-anak sempat kaget dengan gol cepat tadi. Tapi kami sempat memberikan tekanan di babak kedua, ujar Nasal usai laga.
Namun hal yang menurutnya mempengaruhi kekalahan itu adalah belum padunya duet bek tengah mereka. Yakni Ngoojaques Evrard dan .
Tapi terus terang saja dua bek kami memang kedodoran tadi. Itu karena Hendro Prawono sakit dan absen, sementara Evrard sendiri masih pemain baru. Dia kurang cukup beradaptasi, jelasnya. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Julen Lopetegui Murka Usai Qatar Dibantai Kanada 0-6, Ini Penyebabnya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:25
-
Cedera Horor Ismael Kone: Jesse Marsch Menangis Dengar Suara Tulang Patah
Piala Dunia 19 Juni 2026, 18:59
-
Lionel Messi Punya Jaya Atas Kemajuan Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 17:11
-
Saddil Ramdani Dapat Banyak Pelajaran Berharga dari Piala Dunia 2026
Bola Indonesia 19 Juni 2026, 16:45
-
Cristiano Ronaldo Diminta Mengalah, Portugal Butuh Energi Baru
Piala Dunia 19 Juni 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











