Persipasi Ditinggal Kabur Lima Pemain
Editor Bolanet | 17 April 2014 15:09
- Kisruh yang melanda Persipasi Bekasi membuat para pemain dan tim pelatih semakin gerah. Penyebabnya mulai dari kesulitan finansial hingga halangan menggunakan Stadion Patriot, Kota Bekasi, sebagai home base di Divisi utama musim ini.
Dampaknya, penggawa Laskar Patriot juga tidak memiliki kepastian terkait kontrak. Tak ayal, lima dari 25 pemain yang sudah disiapkan sejak awal, memilih angkat koper mencari kejelasan dengan klub lainnya. Mereka adalah Maulana Hasanudin, Asmar Abu, Dedi Junaedi, , dan .
Kini, kami hanya memiliki sebanyak 20 pemain. Sedangkan yang lima sudah kabur. Untungnya, dua pemain asing, Stephen Mennoch dan Rodriguez Wallace da Silva tetap bertahan, kata Pelatih Kepala Persipasi Bekasi, Warta Kusuma.
Suka atau tidak suka, kami harus menerima kondisi ini. Tim pelatih pun tetap menjalankan program latihan. Kami berharap bisa mengarungi kompetisi ini dengan memberikan hasil semaksimal mungkin, sambungnya.
Dilanjutkan Warta, cara manajemen dalam membentengi pemain hanya sebatas memberikan kontrak. Namun sayangnya, hal tersebut tidak disertai dengan memberikan uang.
Wajar saja jika pemain memilih untuk kabur. Sebab, apa artinya di kontrak tapi tanpa uang. Kami benar-benar kesulitan, pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Dampaknya, penggawa Laskar Patriot juga tidak memiliki kepastian terkait kontrak. Tak ayal, lima dari 25 pemain yang sudah disiapkan sejak awal, memilih angkat koper mencari kejelasan dengan klub lainnya. Mereka adalah Maulana Hasanudin, Asmar Abu, Dedi Junaedi, , dan .
Kini, kami hanya memiliki sebanyak 20 pemain. Sedangkan yang lima sudah kabur. Untungnya, dua pemain asing, Stephen Mennoch dan Rodriguez Wallace da Silva tetap bertahan, kata Pelatih Kepala Persipasi Bekasi, Warta Kusuma.
Suka atau tidak suka, kami harus menerima kondisi ini. Tim pelatih pun tetap menjalankan program latihan. Kami berharap bisa mengarungi kompetisi ini dengan memberikan hasil semaksimal mungkin, sambungnya.
Dilanjutkan Warta, cara manajemen dalam membentengi pemain hanya sebatas memberikan kontrak. Namun sayangnya, hal tersebut tidak disertai dengan memberikan uang.
Wajar saja jika pemain memilih untuk kabur. Sebab, apa artinya di kontrak tapi tanpa uang. Kami benar-benar kesulitan, pungkasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Riono Asnan: Kali Ini Deltras Harus Menang
- Batal Gelar Laga Perdana, Persipasi Alami Kerugian Rp12 Miliar
- Persitara Akui Pertandingan Pertama Sulit Diduga
- Pelatih Persis Puji Permainan PPSM
- Sayangkan Kericuhan di Manahan, PPSM Bakal Lapor ke Komdis PSSI
- 'Persipasi Bubar Bersyarat'
- Laga Pembuka Divisi Utama di Manahan Diwarnai Kericuhan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya 99 Persen Yakin Berkompetisi Lagi
Bola Indonesia 29 Desember 2016, 07:59
-
Arema Indonesia Segera Jajal Persipasi Bekasi
Bola Indonesia 27 September 2016, 18:48
-
Tujuh Klub Terhukum Minta Pemerintah Kawal Kongres PSSI
Bola Indonesia 26 September 2016, 20:35
-
Tolak Main di Liga Nusantara, Persebaya Minimal di Divisi Utama
Bola Indonesia 17 Agustus 2016, 08:06
-
Kesaksian Pelaku Sepakbola Gajah Ternyata Diskenariokan
Bola Indonesia 30 Juli 2015, 17:07
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Akhirnya Punya SIM, Tertangkap Nyetir Mobil Mini di Paris
Bolatainment 7 Maret 2026, 00:17
-
Prediksi Milan vs Inter 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 23:13
-
Prediksi Genoa vs Roma 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 22:45
-
Manchester United Diam-diam Protes Jadwal Liga Inggris, Ada Masalah Apa?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:46
-
Prediksi Athletic Club vs Barcelona 8 Maret 2026
Liga Spanyol 6 Maret 2026, 21:36
-
Prediksi Newcastle vs Man City 8 Maret 2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:21
-
Prediksi Juventus vs Pisa 8 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 21:10
-
Tempat Menonton Wolves vs Liverpool: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:00










