Persitara Bidik Pelatih Lisensi A AFC
Editor Bolanet | 2 Maret 2012 04:30
- Guna menghadirkan prestasi dan meningkatkan mutu permainan di Divisi Utama musim 2011/2012 versi PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS), Persitara Jakarta Utara berencana mendatangkan pelatih berlisensi A. Bahkan, manajemen tim berjuluk Laskar Si Pitung tersebut terus bergerilya untuk mendapatkan pelatih yang diharapkan.
Karena itu, General Manajemen (GM) Persitara, mengaku jika pihaknya tengah menjajaki sejumlah pelatih berlisensi A untuk diproyeksikan membesut dan kawan-kawan di putaran kedua nanti.
Kami terus mencari dan mengumpulkan referensi tentang pelatih-pelatih berlisensi A yang benar-benar berkualitas. Bahkan, salah satu di antara mereka sudah kami hubungi, ujar Sutrisno kepada .
Sayangnya, Cak Tries - panggilan Sutrisno - enggan membeberkan siapa saja pelatih berlisensi A yang masuk dalam daftar bidikannya tersebut. Selain itur, dia juga belum menyebutkan pelatih yang sudah dihubunginya. Pria asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur tersebut hanya mengungkapkan bahwa pelatih berlisensi A yang masuk dalam daftar buruan Persitara adalah pelatih lokal.
Untuk nama-namanya, karena belum final, sebaiknya belum perlu ditulis. Kami khawatir mereka tersinggung karena yang kami tawarkan jauh dari yang mereka harapkan, tandas Cak Tris.
Yang pasti, pelatih yang kami incar bukanlah pelatih asing. Karena, pada prinsipnya, kami percaya kualitas pelatih lokal, tidak kalah dengan pelatih asing, tambah pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI Jakarta Utara itu.
Lebih lanjut, Cak Tries mengungkapkan, pihaknya sudah mendapat sinyal positif dari pelatih lokal berlisensi A AFC tersebut. Katanya, pelatih yang namanya juga minta dirahasiakan itu bersedia mengambil alih tongkat pelatih kepala Laskar si Pitung yang kini dipercayakan kepada Dodi Sahetapy.
Intinya, hasil pembicaraan kami melalui telepon, beliau (pelatih berlisensi A AFC) tidak menolak saat saya minta menjadi pelatih Persitara pada putaran kedua nanti, akunya.
Sebelumnya, Cak Tries mengungkapkan, di putaran kedua kompetisi level kedua PT LPIS, Persitara akan melakukan pergantian pelatih skuad timnya. Langkah itu sebagai upaya untuk mendongkrak posisi Persitara yang terjerembab di peringkat 7 dari 9 tim peserta di Grup I.
Selain itu, memakai tenaga pelatih berlisensi A juga guna memenuhi ketentuan dari regulator kompetisi, yakni PT LPIS. Pelatih tim Divisi Utama harus berlisensi A Nasional.
Sementara itu, Direktur Operasional Umum Persitara, Ridjaldi mengatakan, pembenahan skuad tim harus dilakukan secara menyeluruh. Bukan hanya di posisi pelatih, tapi juga komposisi pemain. Menurutnya, komposisi skuad tim Laskar Si Pitung sejauh ini masih jauh dari kata sempurna. Maklum saja, skuad Laskar si Pitung dibentuk dalam waktu sangat singkat.
Sangat mustahil bisa membentuk tim yang ideal, hanya dengan waktu kurang dua minggu. Karena itu, saya setuju, putaran kedua nanti ada pembenahan secara menyeluruh, pungkasnya. (esa/gia)
Karena itu, General Manajemen (GM) Persitara, mengaku jika pihaknya tengah menjajaki sejumlah pelatih berlisensi A untuk diproyeksikan membesut dan kawan-kawan di putaran kedua nanti.
Kami terus mencari dan mengumpulkan referensi tentang pelatih-pelatih berlisensi A yang benar-benar berkualitas. Bahkan, salah satu di antara mereka sudah kami hubungi, ujar Sutrisno kepada .
Sayangnya, Cak Tries - panggilan Sutrisno - enggan membeberkan siapa saja pelatih berlisensi A yang masuk dalam daftar bidikannya tersebut. Selain itur, dia juga belum menyebutkan pelatih yang sudah dihubunginya. Pria asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur tersebut hanya mengungkapkan bahwa pelatih berlisensi A yang masuk dalam daftar buruan Persitara adalah pelatih lokal.
Untuk nama-namanya, karena belum final, sebaiknya belum perlu ditulis. Kami khawatir mereka tersinggung karena yang kami tawarkan jauh dari yang mereka harapkan, tandas Cak Tris.
Yang pasti, pelatih yang kami incar bukanlah pelatih asing. Karena, pada prinsipnya, kami percaya kualitas pelatih lokal, tidak kalah dengan pelatih asing, tambah pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI Jakarta Utara itu.
Lebih lanjut, Cak Tries mengungkapkan, pihaknya sudah mendapat sinyal positif dari pelatih lokal berlisensi A AFC tersebut. Katanya, pelatih yang namanya juga minta dirahasiakan itu bersedia mengambil alih tongkat pelatih kepala Laskar si Pitung yang kini dipercayakan kepada Dodi Sahetapy.
Intinya, hasil pembicaraan kami melalui telepon, beliau (pelatih berlisensi A AFC) tidak menolak saat saya minta menjadi pelatih Persitara pada putaran kedua nanti, akunya.
Sebelumnya, Cak Tries mengungkapkan, di putaran kedua kompetisi level kedua PT LPIS, Persitara akan melakukan pergantian pelatih skuad timnya. Langkah itu sebagai upaya untuk mendongkrak posisi Persitara yang terjerembab di peringkat 7 dari 9 tim peserta di Grup I.
Selain itu, memakai tenaga pelatih berlisensi A juga guna memenuhi ketentuan dari regulator kompetisi, yakni PT LPIS. Pelatih tim Divisi Utama harus berlisensi A Nasional.
Sementara itu, Direktur Operasional Umum Persitara, Ridjaldi mengatakan, pembenahan skuad tim harus dilakukan secara menyeluruh. Bukan hanya di posisi pelatih, tapi juga komposisi pemain. Menurutnya, komposisi skuad tim Laskar Si Pitung sejauh ini masih jauh dari kata sempurna. Maklum saja, skuad Laskar si Pitung dibentuk dalam waktu sangat singkat.
Sangat mustahil bisa membentuk tim yang ideal, hanya dengan waktu kurang dua minggu. Karena itu, saya setuju, putaran kedua nanti ada pembenahan secara menyeluruh, pungkasnya. (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bangladesh vs Malaysia 25 September 2026
Tim Nasional 24 September 2026, 19:21
-
Hitung-hitungan Ranking FIFA Timnas Indonesia vs Singapura: Jika Menang, Bisa Naik 2 Tingkat
Tim Nasional 24 September 2026, 19:16
-
Ranking FIFA Peserta FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia Masuk 3 Besar, Thailand Teratas
Tim Nasional 24 September 2026, 18:49
-
Zinedine Zidane Panggil Pemain MU ini ke Timnas Senior Prancis
Piala Eropa 24 September 2026, 17:49
-
Adu Tajam Ole Romeny vs Ilhan Fandi: Siapa Bakal Cetak Gol di Laga Indonesia vs Singapura?
Tim Nasional 24 September 2026, 17:43
-
Cabor Menembak Tambah Medali Perak Tim Indonesia di Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 24 September 2026, 17:18
-
3 Kekalahan Beruntun Bikin Mental PSS Sleman Tertekan
Bola Indonesia 24 September 2026, 17:13
-
Bintang Timnas Portugal ini Dukung Lamine Yamal Menangkan Ballon d'Or 2026
Liga Spanyol 24 September 2026, 17:07
-
Luke Vickery dan Dion Markx Menanti Debut Bersama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 24 September 2026, 16:46
-
Aneh Tapi Nyata! Pemain Sejago Raphinha Tidak Masuk 30 Besar Ballon d'Or 2026
Liga Spanyol 24 September 2026, 16:32
-
Bintang Bangladesh Terpukau Progres Timnas Indonesia: Kaget Jika Gagal ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 24 September 2026, 16:16
-
Timnas Indonesia Jadi Skuad Termuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Rerata Usia 26,7 Tahun
Tim Nasional 24 September 2026, 16:04
-
Diincar MU, Bintang Crystal Palace Ini Siap untuk Geser ke Old Trafford?
Liga Inggris 24 September 2026, 16:00
-
Sayu Bella Sukma Dewi Tambah Medali Tim Indonesia di Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 24 September 2026, 15:53
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

