Persiwa: Menpora Imam Tak Amanah, Harusnya Segera Mundur
Editor Bolanet | 19 September 2015 15:43
- Manajer Persiwa Wamena, Agus Santoso, mengaku sudah sangat jengah dengan kondisi persepakbolaan di Indonesia. Termasuk juga dengan Menpora Imam Nahrawi, yang telah membekukan PSSI.
Dikatakannya, Menpora Imam terus melakukan pembohongan-pembohongan kepada masyarakat.
Sudah seharusnya Menpora Imam segera mundur dan jangan berada asyik di kursinya. Pemimpin jangan memiliki hobi berbohong. Kami masyarakat sepakbola yang dirugikan, dia asyik saja berbohong, kata Agus.
Bagi Agus, yang paling terlihat bohongnya adalah saat Menpora Imam bilang akan bertanggung jawab jika sanksi FIFA datang.
Sampai saat ini, kami terus sengsara dan malah bikin Piala Kemerdekaan yang tidak jelas juntrungannya, ujar Agus.
Yang lebih parah lagi adalah, sebelumnya Menpora begitu yakin bahwa Indonesia tidak akan disanksi FIFA. Nyatanya, malah kena sanksi dan sepakbola kita semakin berantakan, klub jadi korban, pemain jadi korban, sambungnya.
Yang lebih parah lagi berbohong terkait FIFA adalah, Menpora mengaku akan menemui dan dikunjungi FIFA. Ternyata, FIFA mengkonfirmasi bahwa tidak ada agenda bertemu dengan pemerintah Indonesia, dalam hal ini Menpora.
Terbukti lagi kebohongannya. Kebohongan-kebohongan itu sudah seharusnya dipahami oleh masyarakat dan segera bertindak. Pemimpin kita sudah tidak amanah. Pemimpin kita sudah berbohong terus. Sudah seharusnya pemimpin ini segera mundur, tutupnya. (esa/gia)
Dikatakannya, Menpora Imam terus melakukan pembohongan-pembohongan kepada masyarakat.
Sudah seharusnya Menpora Imam segera mundur dan jangan berada asyik di kursinya. Pemimpin jangan memiliki hobi berbohong. Kami masyarakat sepakbola yang dirugikan, dia asyik saja berbohong, kata Agus.
Bagi Agus, yang paling terlihat bohongnya adalah saat Menpora Imam bilang akan bertanggung jawab jika sanksi FIFA datang.
Sampai saat ini, kami terus sengsara dan malah bikin Piala Kemerdekaan yang tidak jelas juntrungannya, ujar Agus.
Yang lebih parah lagi adalah, sebelumnya Menpora begitu yakin bahwa Indonesia tidak akan disanksi FIFA. Nyatanya, malah kena sanksi dan sepakbola kita semakin berantakan, klub jadi korban, pemain jadi korban, sambungnya.
Yang lebih parah lagi berbohong terkait FIFA adalah, Menpora mengaku akan menemui dan dikunjungi FIFA. Ternyata, FIFA mengkonfirmasi bahwa tidak ada agenda bertemu dengan pemerintah Indonesia, dalam hal ini Menpora.
Terbukti lagi kebohongannya. Kebohongan-kebohongan itu sudah seharusnya dipahami oleh masyarakat dan segera bertindak. Pemimpin kita sudah tidak amanah. Pemimpin kita sudah berbohong terus. Sudah seharusnya pemimpin ini segera mundur, tutupnya. (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ulang Tahun ke-96, PSSI Pasang Target Lolos ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 19 April 2026, 19:39
LATEST UPDATE
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















