Petar Segrt Akui Lini Belakang PSM Lemah
Editor Bolanet | 4 Juni 2012 16:10
- PSM Makassar menelan kekalahan telak saat mengahadapi Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim, Minggu (03/6) malam. PSM harus menyerah dengan skor 3-1.
Pelatih PSM, Petar Segrt, mengakui keunggulan tuan rumah yang memang tampil dengan kekuatan penuh. Sementara PSM harus tampil pincang, terutama lini belakang, karena beberapa pilarnya tidak bisa tampil.
Absennya Hendra Wijaya karena akumulasi kartu kuning dan I Ketut Mahendra atau akrab disapa Lebut membuat pertahanan PSM bolong. Aswar Syamsuddin yang sebelumnya diplot menggantikan Hendra juga tidak bisa main karena tiba-tiba sakit jelang pertandingan.
Akibatnya, pelatih PSM, Petar Segrt, memasang di bek. Padahal itu bukan posisi spesialisnya. Kahar sejatinya adalah pemain sayap. Ternyata, Semen Padang melihat peluang dari kelemahan PSM ini dan mampu memanfaatkannya dengan baik.
Serangan-serangan mematikan Elie Aiboy dkk selalu diawali dari sayap kiri. Kerja sama apik antara Elie, Ferdinand Sinaga dan Edward Wilson Junior, membuat pertahanan PSM kewalahan.
Memang ada masalah di kiri, itu kelemaHan kita dan lawan memanfaatkannya dengan baik. Tiga gol mereka berasal dari sisi kiri itu, kata Petar.
Petar juga mengacungkan jempol untuk duet Ferdinand dan Wilson. Menurut Petar, keduanya tampil luar biasa dan terbukti mampu menyumbangkan masing-masing satu gol.
Hasil ini membuat mata kami terbuka bahwa Semen Padang memang tim IPL yang hebat dan manajemen yang ramah pada tamunya. Bagi saya, mereka layak menjadi juara, ungkap pelatih asal Kroasia ini.
Meski kalah, Petar masih bisa berbangga pada anak asuhnya. Karena sebagian besar pemain yang diturunkan adalah pemain muda dan mereka bisa banyak belajar dari pertandingan tersebut.
Kekalahan ini menjadi pelajaran bagi pemain muda dan berharap musim depan mereka bisa makin matang. Karena memang fokus saya musim ini adalah mengembangkan pemain muda, lanjutnya. (nda/end)
Pelatih PSM, Petar Segrt, mengakui keunggulan tuan rumah yang memang tampil dengan kekuatan penuh. Sementara PSM harus tampil pincang, terutama lini belakang, karena beberapa pilarnya tidak bisa tampil.
Absennya Hendra Wijaya karena akumulasi kartu kuning dan I Ketut Mahendra atau akrab disapa Lebut membuat pertahanan PSM bolong. Aswar Syamsuddin yang sebelumnya diplot menggantikan Hendra juga tidak bisa main karena tiba-tiba sakit jelang pertandingan.
Akibatnya, pelatih PSM, Petar Segrt, memasang di bek. Padahal itu bukan posisi spesialisnya. Kahar sejatinya adalah pemain sayap. Ternyata, Semen Padang melihat peluang dari kelemahan PSM ini dan mampu memanfaatkannya dengan baik.
Serangan-serangan mematikan Elie Aiboy dkk selalu diawali dari sayap kiri. Kerja sama apik antara Elie, Ferdinand Sinaga dan Edward Wilson Junior, membuat pertahanan PSM kewalahan.
Memang ada masalah di kiri, itu kelemaHan kita dan lawan memanfaatkannya dengan baik. Tiga gol mereka berasal dari sisi kiri itu, kata Petar.
Petar juga mengacungkan jempol untuk duet Ferdinand dan Wilson. Menurut Petar, keduanya tampil luar biasa dan terbukti mampu menyumbangkan masing-masing satu gol.
Hasil ini membuat mata kami terbuka bahwa Semen Padang memang tim IPL yang hebat dan manajemen yang ramah pada tamunya. Bagi saya, mereka layak menjadi juara, ungkap pelatih asal Kroasia ini.
Meski kalah, Petar masih bisa berbangga pada anak asuhnya. Karena sebagian besar pemain yang diturunkan adalah pemain muda dan mereka bisa banyak belajar dari pertandingan tersebut.
Kekalahan ini menjadi pelajaran bagi pemain muda dan berharap musim depan mereka bisa makin matang. Karena memang fokus saya musim ini adalah mengembangkan pemain muda, lanjutnya. (nda/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming BRI Super League: Semen Padang vs Persebaya
Bola Indonesia 15 Mei 2026, 13:07
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persebaya 15 Mei 2026
Bola Indonesia 14 Mei 2026, 11:27
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persik 8 Mei 2026
Bola Indonesia 7 Mei 2026, 22:08
-
RESMI: Semen Padang Degradasi dari BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 3 Mei 2026, 21:05
LATEST UPDATE
-
Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
Tim Nasional 10 Juni 2026, 04:57
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
















