Piala Presiden 2024, Katalis Kebangkitan Arema FC
Gia Yuda Pradana | 5 Agustus 2024 15:18
Bola.net - Arema FC sukses meraih gelar juara Piala Presiden 2024. Dalam partai puncak, yang dihelat di Stadion Manahan Solo, Minggu (04/08), klub berlogo singa mengepal ini sukses mengalahkan Borneo FC.
Dalam waktu normal, kedua tim bermain imbang 1-1. Arema unggul lebih dulu melalui Wiliam Marcilio. Gol balasan Borneo dicetak Leo Gaucho.
Ketika pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti, Arema FC sukses meraih kemenangan 5-4 setelah kelima algojonya sukses menjalankan tugas mereka dengan baik. Sementara itu, dari kubu Borneo FC, Ronaldo Rodrigues de Souza gagal menyarangkan bola ke gawang Lucas Frigeri.
Kemenangan ini menjadi yang keempat kalinya bagi Arema FC mengangkat trofi turnamen ini. Sebelumnya, mereka meraih prestasi yang sama pada edisi 2017, 2019, dan 2022
Bagi Arema FC, kemenangan ini memungkasi kisah manis perjalanan mereka pada ajang ini. Sebelumnya, Johan Ahmat Farisi dan kawan-kawan sukses mengharu biru ajang ini dengan performa ciamik mereka.
Bagaimana kisah perjalanan Arema FC pada ajang Piala Presiden 2024 dan bagaimana ajang ini mampu menjadi katalis kebangkitan mereka? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Berangkat dari Titik Nadir

Pada ajang ini, Arema FC dianggap sebagai tim underdog. Kendati berstatus sebagai juara bertahan, mereka diyakini tak akan bisa bersaing dengan klub-klub lain penghuni Grup B, seperti Bali United, Persija Jakarta, maupun Madura United.
Status underdog Arema FC tak lepas dari performa buruk mereka beberapa waktu belakangan ini. Bahkan, sebelum Tragedi Kanjuruhan pun, performa mereka sudah mulai menurun.
Pasca Tragedi Kanjuruhan, nasib sial mereka seperti berlipat. Sudahlah mental tercederai tragedi yang merenggut 135 jiwa ini, Arema FC juga harus terusir dari kandang mereka, Stadion Kanjuruhan Malang.
Musim lalu adalah titik nadir bagi Arema. Tak ada stabilitas dalam tim tersebut. Dalam semusim, mereka dilatih oleh lima pelatih berbeda. Bahkan, sampai jelang akhir musim, mereka masih terjebak di zona degradasi. Hanya keajaiban yang akhirnya membawa mereka bertahan di kasta tertinggi kompetisi Indonesia.
From Zero to Hero

Dengan status tersebut, Arema FC ternyata mampu membuat kejutan. Pada laga pertama, mereka sukses mengandaskan Bali United dengan skor 1-0.
Berikutnya, Arema FC sukses merepotkan Persija Jakarta, dan memaksa Macan Kemayoran berbagi angka 2-2. Pada laga terakhir, giliran Madura United yang dihantam dengan lima gol tanpa balas.
Sukses Arema FC ini tak lepas dari perombakan besar-besaran di tubuh skuad mereka. Sejumlah pemain lawas dilepas dan sejumlah amunisi baru didatangkan. Mereka juga merekrut pelatih berpengalaman, Joel Cornelli, sebagai nakhoda tim.
Masuknya Cornelli mengubah paras permainan Arema FC. Permainan Arema saat ini terasa lebih garang. Intensitas permainan mereka juga meningkat pesat. Pressing-pressing bahkan dilakukan tinggi di area pertahanan lawan. Bersama pelatih asal Brasil tersebut, Arema FC bersalin rupa.
Gaya permainan agresif Arema FC kembali meminta korban. Persis Solo harus menelan kekalahan dua gol tanpa balas pada pertandingan semifinal.
Arema FC pun lolos ke final. Dan, seperti yang sudah diketahui, mereka akhirnya mengangkat trofi, setelah mengalahkan Borneo FC pada partai puncak.
Kembalikan Kepercayaan Diri

Usai membawa timnya juara, Joel Cornelli tak bisa menyembunyikan rasa gembiranya. Menurut pelatih 57 tahun ini, kemenangan Arema FC pada Piala Presiden 2024 lebih dari sekadar memperpanjang catatan emas mereka di ajang pramusim ini.
Cornelli menilai, turnamen tersebut merupakan faktor penting dalam kebangkitan Arema FC musim ini. Turnamen ini meningkatkan kepercayaan diri tim, hal yang menurutnya menjadi masalah Arema FC selama beberapa waktu sebelumnya.
"Ini adalah turnamen yang sangat sulit. Kami tahu, musim lalu, Arema tak tunjukkan performa bagus. Jadi, mulanya, kami harus kembalikan diri pemain dan semua orang yang ada di Arema," ungkap Cornelli.
"Setelah kepercayaan diri ini pulih dan kami banyak berbicara tentang tim ini agar mereka percaya dengan kualitas yang dimiliki, kami berbenah," sambungnya.
Matangkan Kerangka Tim

Selain itu, secara teknis, Arema FC juga berutang banyak pada turnamen ini. Mereka, sambung Cornelli, menjadikan Piala Presiden 2024 sebagai arena mematangkan tim jelang berlaga di BRI Liga 1 2024/2025.
Menurut Cornelli, ia sudah memiliki gambaran tentang kerangka tim Arema FC pada musim mendatang. Ia pun mengaku sudah menjajal kerangka tim ini pada laga semifinal dan final Piala Presiden 2024.
"Kami memutuskan untuk mempertahankan kerangka tim pada dua laga terakhir dan tidak banyak melakukan perubahan," ujar Cornelli.
Dari ajang ini, Cornelli juga telah memiliki gambaran soal lubang di skuad yang harus segera ditambahnya. Ia tengah menganalisis soal kebutuhan tambahan pemain asing di skuadnya saat ini.
"Kami masih menganalisis dengan cermat soal ini," tuturnya.
Siapkan Penawar Kutukan Pramusim

Sementara itu, juara Piala Presiden bak pisau bermata dua bagi Arema FC. Selain menjadi katalis kebangkitan, sukses ini juga bisa mengundang kutukan.
Sejarah mencatat, setiap usai berprestasi di Piala Presiden, performa Arema melempem. Bahkan menurunnya penampilan Arema pada musim 2022 lalu juga setelah mereka memenangi ajang ini.
Manajemen Arema FC bukannya tak sadar dengan hal ini. Mereka pun sudah menyiapkan penawarnya, seperti yang diungkapkan oleh sang manajer, Wibie Dwi Andriyas.
"Biasanya memang seperti itu. (Namun), kali ini kami antisipasi," tegas Wiebie.
"Kami libur sehari lalu kembali berlatih. Kami konsen dengan tujuan kita tetap Liga 1. Ini pramusim, jangan sampai terlena. Kita pertahankan. Kalau bisa, di liga, kami target papan atas," sambungnya.
Alihkan Fokus ke Liga 1

Tekad Wiebie ini diamini penyerang Arema FC, Charles Lokolingoy. Lokolingoy mengaku senang bisa memenangi turnamen Piala Presiden ini. Namun, penyerang berpaspor Australia ini menyebut bahwa tak mau terlena dengan sukses ini.
"Sangat bagus kami bisa meraih kemenangan di turnamen ini. Namun, Kami lebih fokus pada liga sekarang, jadi kami tidak akan merayakannya terlalu berlebihan," tutur Lokolingoy.
"Kami sedang menyongsong liga. Semoga saja bisa dapat hasil terbaik," tandasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Klasemen Liga 1
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Manajer Arema FC Beber Upaya Timnya Lepas dari Kutukan Juara Pramusim
Borneo FC Kecewa Kalah Adu Penalti di Final Piala Presiden 2024
Arema FC Persembahkan Gelar Juara Piala Presiden 2024 Bagi Korban Tragedi Kanjuruhan
Ungkapan Arkhan Fikri Usai Diganjar Pemain Muda Terbaik dan Juara Piala Presiden 2024 Bareng Arema FC
Juarai Piala Presiden 2024, Arema FC: Kami Layak Menang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Borneo FC vs Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 17:00
-
Link Live Streaming PSIM vs Persita di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:19
-
Link Live Streaming Persik Kediri vs Dewa United di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:13
-
Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Persebaya di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:07
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


