PSBK Tampik Tudingan Dikondisikan Lolos Playoff 'Khusus'
Ari Prayoga | 11 Oktober 2017 04:27
Bola.net - - PSBK Kota Blitar menampik tudingan bahwa mereka dikondisikan untuk lolos dari playoff 'khusus', kontra Persewangi Banyuwangi. Laskar PETA, julukan PSBK, menilai banyak keputusan wasit yang juga merugikan mereka.
Kalau condong pada kami, saya rasa tidak, ujar Pelatih PSBK, Bonggo Pribadi.
Kalau condong ke kami, banyak pemain kami yang diinjak-injak lawan tanpa lawan mendapat kartu. Kalau wasit sesuai regulasi, pemain lawan harus mendapat kartu semua usai membuka jersey di hadapan wasit. Toh tak ada hukuman apapun, ia menambahkan.
Bonggo menyebut, kepemimpinan wasit sendiri relatif wajar. Ia menilai kartu-kartu merah yang dikeluarkan wasit sudah sesuai.
Kartu merah itu memang harus dikeluarkan wasit, tuturnya.
Sebelumnya, Persewangi Banyuwangi menilai bahwa PSBK Kota Blitar telah dikondisikan untuk bisa menang dalam pertandingan playoff 'khusus' ini. Salah satu indikasinya, mereka menyebut, keputusan-keputusan wasit menguntungkan tim lawan.
Laga antara Persewangi dan PSBK Kota Blitar itu sendiri berlangsung ricuh. Bahkan, laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang, Selasa sore ini tak sampai tuntas dihelat. Laga dihentikan pada menit 86 setelah berulang kali terjadi protes dan wasit tak mampu mencegah sejumlah insiden baku pukul antar pemain kedua tim.
Saat laga dihentikan, posisi PSBK unggul 1-0. Mereka mencetak gol pada menit 69 melalui sepakan Prisma Chairul Anwar.
Pada pertandingan ini, kedua tim harus 'mengakhiri' pertandingan dengan skuat yang tak lagi lengkap. Aditya Wahyudi dari PSBK bersama Didik Ariyanto dan Deki Rolias harus meninggalkan lapangan lebih dulu usai mendapat kartu merah dari wasit.
Bonggo menambahkan, ia tak mau mengomentari permainan tim lawan. Namun, ia mengaku hanya menginstruksikan pemain-pemainnya untuk menahan diri.
Saya hanya menjaga pemain saya agar tak terjadi apa-apa, ucapnya.
Lebih lanjut, Bonggo menyebut bahwa ia tak mau menanggapi pernyataan Persewangi bahwa pertandingan tersebut tak pernah terjadi. Ia mengaku timnya hanya menghormati keputusan federasi dan operator.
Kalau sudah ditentukan, kita harus jalani sampai selesai, tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








