PSDS Rebut Piala Soeratin 2012
Editor Bolanet | 17 November 2012 16:02
- PSDS Deli Serdang berhasil menjadi yang terbaik di Piala Soeratin 2012 setelah mengalahkan Persema Malang melalui adu penalti.
Pertandingan yang digelar di Stadion Stadion Persikabo, Bogor, Sabtu (17/11) ini berlangsung seru. Persema yang melaju ke partai puncak usai mengalahkan PSKT Tomohon di babak semifinal bertemu dengan PSDS Deli Serdang yang sebelumnya mengalahkan Urakan FC.
Persema telah unggul saat pertandingan baru berjalan dua menit. Sebuah umpan dari tendangan bebas berhasil disundul masuk oleh A Faiz Fauzan. Gol cepat tersebut membuat para pemain Persema bersemangat untuk menambah gol. Salah satu peluang dari Johan Yudha A hampir saja menambah keunggulan, sayang tendangan pemain bernomor punggung 10 ini masih tipis di atas mistar gawang.
PSDS bukan tanpa peluang. Dua peluang berhasil diciptakan oleh tim asuhan Juniman tersebut. Sebuah tendangan bebas dari Gusti Sandria masih belum mampu menjebol gawang Laskar Ken Arok. Begitu pula usaha dari Dimas Sumantri yang masih menyamping tipis dari gawang Persema. Hingga babak pertama usai keunggulan Persema tak berubah.
Persema tak mengendurkan serangan di babak kedua. Hasilnya, sebuah gol dari M Nuriyanto saat pertandingan babak kedua berjalan dua menit berhasil membobol gawang PSDS. Tendangan pemain bernomor 15 ini menembus pojok kanan gawang PSDS dan mengubah kedudukan menjadi 2-0 untuk Persema.
Meski terus menekan, Persema belum juga mampu menambah keunggulan. Sebaliknya PSDS mendapatkan peluang saat tendangan Hendrik Yusitisi masih mampu diselamatkan oleh mistar gawang. Begitu pula saat tendangan pemain PSDS bernomor 8 pada menit 69 yang masih mampu diselamatkan oleh pemain Persema di garis gawang. Upaya PSDS untuk memperkecil kedudukan akhirnya berhasil lewat gol dari Dwi Putra Lasar Dani pada menit 75.
Gol dari Dwi Putra tampaknya melecut semangat pemain PSDS untuk terus memberikan tekanan ke pertahanan Persema. Hasilnya sebuah gol penyeimbang datang pada menit ke 89 melalui Reza Fahlevi MS sekaligus memastikan laga ditentukan melalui perpanjangan waktu.
Di babak perpanjangan waktu, kedua tim tak mampu mencetak satu gol pun. Meskipun mempunyai banyak peluang, baik PSDS maupun Persema gagal memaksimalkannya. Belum lagi kondisi stamina kedua pemain yang telah habis juga menjadi penyebab pertandingan berjalan lambat. Akibatnya pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Di babak tos-tosan, PSDS berhasil keluar sebagai juara Piala Soeratin 2012 setelah mengalahkan Persema dengan skor 6-5 (2-2). Dua penendang Persema, Abdi Yuniar dan Mahadika Fajar R gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Sementara Abdi Kuswara menjadi satu-satunya pemain PSDS yang gagal menjalankan tugas. (bola/dzi)
Pertandingan yang digelar di Stadion Stadion Persikabo, Bogor, Sabtu (17/11) ini berlangsung seru. Persema yang melaju ke partai puncak usai mengalahkan PSKT Tomohon di babak semifinal bertemu dengan PSDS Deli Serdang yang sebelumnya mengalahkan Urakan FC.
Persema telah unggul saat pertandingan baru berjalan dua menit. Sebuah umpan dari tendangan bebas berhasil disundul masuk oleh A Faiz Fauzan. Gol cepat tersebut membuat para pemain Persema bersemangat untuk menambah gol. Salah satu peluang dari Johan Yudha A hampir saja menambah keunggulan, sayang tendangan pemain bernomor punggung 10 ini masih tipis di atas mistar gawang.
PSDS bukan tanpa peluang. Dua peluang berhasil diciptakan oleh tim asuhan Juniman tersebut. Sebuah tendangan bebas dari Gusti Sandria masih belum mampu menjebol gawang Laskar Ken Arok. Begitu pula usaha dari Dimas Sumantri yang masih menyamping tipis dari gawang Persema. Hingga babak pertama usai keunggulan Persema tak berubah.
Persema tak mengendurkan serangan di babak kedua. Hasilnya, sebuah gol dari M Nuriyanto saat pertandingan babak kedua berjalan dua menit berhasil membobol gawang PSDS. Tendangan pemain bernomor 15 ini menembus pojok kanan gawang PSDS dan mengubah kedudukan menjadi 2-0 untuk Persema.
Meski terus menekan, Persema belum juga mampu menambah keunggulan. Sebaliknya PSDS mendapatkan peluang saat tendangan Hendrik Yusitisi masih mampu diselamatkan oleh mistar gawang. Begitu pula saat tendangan pemain PSDS bernomor 8 pada menit 69 yang masih mampu diselamatkan oleh pemain Persema di garis gawang. Upaya PSDS untuk memperkecil kedudukan akhirnya berhasil lewat gol dari Dwi Putra Lasar Dani pada menit 75.
Gol dari Dwi Putra tampaknya melecut semangat pemain PSDS untuk terus memberikan tekanan ke pertahanan Persema. Hasilnya sebuah gol penyeimbang datang pada menit ke 89 melalui Reza Fahlevi MS sekaligus memastikan laga ditentukan melalui perpanjangan waktu.
Di babak perpanjangan waktu, kedua tim tak mampu mencetak satu gol pun. Meskipun mempunyai banyak peluang, baik PSDS maupun Persema gagal memaksimalkannya. Belum lagi kondisi stamina kedua pemain yang telah habis juga menjadi penyebab pertandingan berjalan lambat. Akibatnya pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Di babak tos-tosan, PSDS berhasil keluar sebagai juara Piala Soeratin 2012 setelah mengalahkan Persema dengan skor 6-5 (2-2). Dua penendang Persema, Abdi Yuniar dan Mahadika Fajar R gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Sementara Abdi Kuswara menjadi satu-satunya pemain PSDS yang gagal menjalankan tugas. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persema Tetap Persiapkan Diri Sebaik Mungkin
Bola Indonesia 8 Januari 2017, 16:27
-
Status Keanggotaan Dipulihkan, Persema Bersyukur
Bola Indonesia 8 Januari 2017, 13:05
-
Persema Malang Harap Bisa Bermain di Naungan PSSI
Bola Indonesia 7 Januari 2017, 23:18
-
Persema dan Persibo Lolos ke Divisi Utama?
Bola Indonesia 7 Januari 2017, 22:44
-
Persema Optimistis Dipulihkan di Kongres PSSI
Bola Indonesia 5 Januari 2017, 15:54
LATEST UPDATE
-
Joan Laporta Kembali Pimpin Barcelona: Raih 68% Suara dalam Pemilu Klub
Liga Spanyol 16 Maret 2026, 11:14
-
Liverpool, Sang Juara Bertahan yang Buruk
Liga Inggris 16 Maret 2026, 10:47
-
Carrick Tegaskan Manchester United Tak Ingin Kehilangan Bruno Fernandes
Liga Italia 16 Maret 2026, 09:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05












