PSM Akan Protes Kartu Merah Spaso
Editor Bolanet | 27 Mei 2012 13:15
- Euforia kemenangan PSM Makassar atas Persiraja Banda Aceh dengan tiga gol tanpa balas sedikit ternoda. Striker Ilija Spasojevic diusir dari lapangan saat terjadi keributan di lapangan pada tengah babak pertama.
Kejadian berawal saat Murilo Ribeiro de Almeida dijatuhkan pemain belakang PSM di dekat kotak penalti dan berhasil menghalau bola tapi wasit Hidayat tidak meniup peluit tanda ada pelanggaran. Pemain Persiraja pun melancarkan protes kepada Hidayat.
Pemain PSM juga ikut mengerubungi wasit. Puncaknya saat Spaso didorong Djibril hingga terjatuh yang membuat suasana kian panas. Akibatnya, Hidayat mengeluarkan kartu merah langsung kepada Spaso dan Djibril.
Hal ini membuat pelatih PSM, Petar Segrt, kecewa. Ia menilai wasit terlalu berlebihan memberikan kartu merah kepada anak asuhnya itu. Padahal sepanjang pertandingan, Spaso belum menerima peringatan. Berbeda dengan Djibril yang sebelumnya sudah mengantongi kartu kuning.
Spaso berusaha tegar saat meninggalkan lapangan, tapi saat memasuki lorong ruang ganti ia tidak bisa menahan amarahnya. Ia sempat memukul dinding tanda kekecewaan. Pasalnya, ia baru saja main setelah seminggu lebih absen karena cedera. Ia juga baru saja bergembira setelah menyumbangkan gol pertama bagi PSM.
Petar pun menegaskan siap melancarkan surat protes kepada PSSI dan PT LPIS sebagai operator turnamen Indonesian Premier League (IPL).
“Alasan wasit memberikan kartu merah kepada Spaso karena dinilai diving. Kartu merah itu berlebihan dan ini yang pertama dalam hidup saya,” kata Petar.
“Saya butuh rekaman dan melihat tayangan pertandingan tersebut untuk kemudian membuat surat protes. Dari pengamatan saya, kejadian itu tidak seharusnya berbuah kartu merah untuk Spaso,” ujarnya.
Kartu merah Spaso ini tentu kerugian bagi PSM. Itu berarti pemain asal Montenegro itu bakal absen saat PSM melawat ke Padang menghadapi Semen Padang (3 Juni) dan saat menjamu Bontang FC (23/6). Padahal tenaganya sangat dibutuhkan, khususnya menjadi duet maut bersama M Rahmat yang kini sudah kembali dari timnas.
“Saya harap kartu merah ini ditiadakan. Kami berharap Spaso tidak mendapat hukuman larangan tampil pada laga selanjutnya,” kata Petar. (nda/Rev)
Kejadian berawal saat Murilo Ribeiro de Almeida dijatuhkan pemain belakang PSM di dekat kotak penalti dan berhasil menghalau bola tapi wasit Hidayat tidak meniup peluit tanda ada pelanggaran. Pemain Persiraja pun melancarkan protes kepada Hidayat.
Pemain PSM juga ikut mengerubungi wasit. Puncaknya saat Spaso didorong Djibril hingga terjatuh yang membuat suasana kian panas. Akibatnya, Hidayat mengeluarkan kartu merah langsung kepada Spaso dan Djibril.
Hal ini membuat pelatih PSM, Petar Segrt, kecewa. Ia menilai wasit terlalu berlebihan memberikan kartu merah kepada anak asuhnya itu. Padahal sepanjang pertandingan, Spaso belum menerima peringatan. Berbeda dengan Djibril yang sebelumnya sudah mengantongi kartu kuning.
Spaso berusaha tegar saat meninggalkan lapangan, tapi saat memasuki lorong ruang ganti ia tidak bisa menahan amarahnya. Ia sempat memukul dinding tanda kekecewaan. Pasalnya, ia baru saja main setelah seminggu lebih absen karena cedera. Ia juga baru saja bergembira setelah menyumbangkan gol pertama bagi PSM.
Petar pun menegaskan siap melancarkan surat protes kepada PSSI dan PT LPIS sebagai operator turnamen Indonesian Premier League (IPL).
“Alasan wasit memberikan kartu merah kepada Spaso karena dinilai diving. Kartu merah itu berlebihan dan ini yang pertama dalam hidup saya,” kata Petar.
“Saya butuh rekaman dan melihat tayangan pertandingan tersebut untuk kemudian membuat surat protes. Dari pengamatan saya, kejadian itu tidak seharusnya berbuah kartu merah untuk Spaso,” ujarnya.
Kartu merah Spaso ini tentu kerugian bagi PSM. Itu berarti pemain asal Montenegro itu bakal absen saat PSM melawat ke Padang menghadapi Semen Padang (3 Juni) dan saat menjamu Bontang FC (23/6). Padahal tenaganya sangat dibutuhkan, khususnya menjadi duet maut bersama M Rahmat yang kini sudah kembali dari timnas.
“Saya harap kartu merah ini ditiadakan. Kami berharap Spaso tidak mendapat hukuman larangan tampil pada laga selanjutnya,” kata Petar. (nda/Rev)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSM Akan Protes Kartu Merah Spaso
Bola Indonesia 27 Mei 2012, 13:15
-
Empat Misi PSM Makassar Terwujud
Bola Indonesia 27 Mei 2012, 09:45
-
Herry Kiswanto: PSM Lebih Dari Segala-Galanya
Bola Indonesia 27 Mei 2012, 07:45
-
Syamsul Kembali Gunakan Ban Kapten PSM
Bola Indonesia 27 Mei 2012, 05:15
-
IPL Review: Sempat Ricuh, PSM Bungkam Persiraja
Bola Indonesia 27 Mei 2012, 04:00
LATEST UPDATE
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








