PSM Berharap Lolos Verifikasi AFC
Editor Bolanet | 21 Oktober 2012 19:30
- akan melakukan verifikasi pada klub-klub di Indonesia untuk mendapatkan label sebagai klub profesional. PSM Makassar merupakan salah satu klub yang kini berbenah untuk bisa memenuhi semua kriteria dari AFC.
Ada 11 kriteria verifikasi AFC untuk menetapkan sebuah klub layak disebut profesional atau tidak. Lima di antaranya adalah aspek legal, finansial, infrastruktur, administrasi, dan supporting.
CEO PSM, Rully Habibie, menjelaskan bahwa PSM sudah memenuhi sebagian syarat yang ditetapkan AFC. Menurutnya, AFC dan FIFA pernah memberikan waktu kepada PSM sejak 2008 untuk berbenah khususnya kelengkapan lisensi klub.
Tahun ini, lanjut Rully, adalah kesempatan terakhir bagi klub-klub di Indonesia untuk memenuhi club licensing tersebut agar tetap bertahan di liga tertinggi negeri ini. Satu saja aspek tidak terpenuhi akan menghambat PSM untuk lebih maju atau bertahan sebagai klub profesional.
Apalagi pada 2014 nanti akan ada penyatuan dua kompetisi, dimana setiap klub akan diperiksa lebih detail oleh AFC. Tentang stadion, memang kita belum punya dan memang mayoritas klub di Indonesia belum punya stadion sendiri,” tandas Rully.
Keponakan mantan presiden RI, BJ Habibie, ini mengatakan bahwa tahun-tahun sebelumnya AFC masih lunak dan memberikan kita keringanan. Tapi, untuk kali ini, AFC akan semakin ketat, makanya manajemen juga berjuang keras agar bisa memenuhi kriteria tersebut.
Karena memenuhi kriteria club licensing tersebut menjadi salah satu faktor manajemen masih menunda proses teken kontrak pemain. “Intinya, teken kontrak kita tunda karena mau lebih dahulu mendapatkan lisensi sebagai klub profesional yang sesuai dengan syarat AFC. Semoga kita bisa lolos dan tetap tampil di kasta tertinggi kompetisi Indonesia, tuturnya. (nda/dzi)
Ada 11 kriteria verifikasi AFC untuk menetapkan sebuah klub layak disebut profesional atau tidak. Lima di antaranya adalah aspek legal, finansial, infrastruktur, administrasi, dan supporting.
CEO PSM, Rully Habibie, menjelaskan bahwa PSM sudah memenuhi sebagian syarat yang ditetapkan AFC. Menurutnya, AFC dan FIFA pernah memberikan waktu kepada PSM sejak 2008 untuk berbenah khususnya kelengkapan lisensi klub.
Tahun ini, lanjut Rully, adalah kesempatan terakhir bagi klub-klub di Indonesia untuk memenuhi club licensing tersebut agar tetap bertahan di liga tertinggi negeri ini. Satu saja aspek tidak terpenuhi akan menghambat PSM untuk lebih maju atau bertahan sebagai klub profesional.
Apalagi pada 2014 nanti akan ada penyatuan dua kompetisi, dimana setiap klub akan diperiksa lebih detail oleh AFC. Tentang stadion, memang kita belum punya dan memang mayoritas klub di Indonesia belum punya stadion sendiri,” tandas Rully.
Keponakan mantan presiden RI, BJ Habibie, ini mengatakan bahwa tahun-tahun sebelumnya AFC masih lunak dan memberikan kita keringanan. Tapi, untuk kali ini, AFC akan semakin ketat, makanya manajemen juga berjuang keras agar bisa memenuhi kriteria tersebut.
Karena memenuhi kriteria club licensing tersebut menjadi salah satu faktor manajemen masih menunda proses teken kontrak pemain. “Intinya, teken kontrak kita tunda karena mau lebih dahulu mendapatkan lisensi sebagai klub profesional yang sesuai dengan syarat AFC. Semoga kita bisa lolos dan tetap tampil di kasta tertinggi kompetisi Indonesia, tuturnya. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:05
-
Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47


















