Persib Edarkan Pernyataan Panjang dan Lebar Usai Dihukum Berat oleh AFC: Dirugikan Akibat Tindakan Segelintir Oknum yang Tak Bertanggung Jawab

Persib Edarkan Pernyataan Panjang dan Lebar Usai Dihukum Berat oleh AFC: Dirugikan Akibat Tindakan Segelintir Oknum yang Tak Bertanggung Jawab
Para pemain Persib Bandung merayakan gol Patricio Matricardi pada laga lawan PSIM Yogyakarta di pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. Persib

Bola.net - Persib Bandung angkat bicara usai hukuman berat dari AFC akibat insiden yang terjadi saat melawan Ratchaburi FC di ajang AFC Champions League (ACL) 2 2025/26. Maung Bandung mengaku kecewa sekaligus prihatin karena sanksi tersebut dinilai membawa dampak besar bagi Persib dan para pendukungnya.

Berdasarkan keputusan AFC, Persib dijatuhi denda sebesar 200 ribu dolar AS atau sekitar Rp3,2 miliar. Selain itu, Maung Bandung juga mendapatkan hukuman larangan dua pertandingan tanpa penonton.

Persib menyatakan tetap menghormati keputusan AFC sebagai bagian dari komitmen terhadap profesionalisme dan disiplin di sepak bola internasional. Namun, Maung Bandung juga menyayangkan adanya tindakan yang sebenarnya bisa dihindari hingga akhirnya berujung pada kerugian besar.

"Sebagai klub profesional yang membawa nama Bandung dan Indonesia di level sepak bola Asia, Persib menghormati keputusan yang telah ditetapkan AFC sebagai bagian dari komitmen terhadap profesionalisme, disiplin, dan tata kelola sepak bola internasional," ujar Persib.

Lebih dari Sekadar Finansial

Persib menyatakan hukuman tersebut bukan hanya berdampak secara finansial, tetapi juga memengaruhi reputasi dan perjuangan Persib di level Asia. Menurut Maung Bandung, dana miliaran rupiah itu sebenarnya bisa dipakai untuk pengembangan fasilitas hingga peningkatan kualitas Persib.

"Nilai denda yang mencapai sekitar Rp3,5 miliar, ditambah potensi kehilangan pendapatan pertandingan akibat hukuman tanpa penonton, merupakan kerugian yang sangat besar bagi klub," kata Persib.

Persib juga menyoroti dampak yang dirasakan Bobotoh akibat sanksi tersebut. Maung Bandung menyebut dukungan suporter dalam beberapa tahun terakhir sebenarnya sudah menunjukkan perubahan ke arah yang lebih tertib dan dewasa.

Pernyataan Persib

Karena itu, Persib menyesalkan tindakan segelintir oknum yang akhirnya merugikan jutaan Bobotoh lainnya. Maung Bandung menilai konsekuensi besar justru harus ditanggung bersama, bukan hanya oleh pihak yang melakukan pelanggaran.

"Yang paling berat, konsekuensi besar ini pada akhirnya tidak ditanggung oleh pelaku secara pribadi, tetapi harus dipikul oleh klub serta jutaan Bobotoh lain yang selama ini menjaga Persib dengan penuh tanggung jawab dan kebanggaan," tutur Persib.

Persib juga mengatakan bahwa turnamen internasional memiliki regulasi keamanan dan disiplin yang sangat ketat. Maung Bandung menyebut satu tindakan emosional dalam waktu singkat bisa membawa dampak panjang terhadap masa depan tim.

Evaluasi

Persib memastikan bakal melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan pertandingan, termasuk sistem keamanan dan koordinasi panitia pelaksana. Langkah tersebut dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang pada masa mendatang.

"Persib percaya bahwa cinta terhadap klub harus diwujudkan melalui tanggung jawab, sebab sebesar apa pun dukungan yang diberikan, semuanya akan kehilangan makna ketika tindakan yang dilakukan justru merugikan perjuangan klub yang sama-sama kita cintai," imbuh Persib.

Sebelumnya, AFC menyatakan Persib melanggar sejumlah regulasi setelah terjadi pelemparan benda ke lapangan, penyalaan flare dan kembang api, perusakan fasilitas stadion, hingga invasi penonton seusai pertandingan melawan Ratchaburi FC. Selain denda, Persib juga diwajibkan memainkan dua laga kandang tanpa penonton meski hukuman untuk laga kedua ditangguhkan selama dua tahun masa percobaan.