PSSI Akui Persebaya Versi Wishnu Wardhana
Editor Bolanet | 25 Agustus 2011 21:40
Hal tersebut diungkapkan oleh anggota Komite Eksekutif PSSI, La Nyalla Mattalitti, selain itu, menurut La Nyalla, hasil Musyawarah Anggota Luar Biasa (Musanglub) Persebaya yang melengserkan Wishnu dari kursi ketua umum, tidak sesuai prosedur.
"Dari aspek legalitas atau hukum, Persebaya pimpinan Wishnu Wardhana yang paling sah. Sedangkan Persebaya pimpinan Cholid Goromah hasil Musanglub, justru tidak sah," ujar La Nyalla seusai berbuka puasa bersama Gubernur dan KONI Jatim.
La Nyalla yang juga Ketua Pengprov PSSI Jatim itu, menjelaskan bahwa sesuai aturan yang berlaku, musanglub seharusnya dilaksanakan oleh klub anggota Persebaya.
"Sementara Musanglub Persebaya beberapa waktu lalu digelar Pengcab PSSI Surabaya yang diketuai Cholid Goromah. Saya tidak membela siapa-siapa, tapi saya ingin menegakkan aturan yang berlaku," tegas La Nyalla.
"Di PSSI dan AFC, Wishnu Wardhana masih tercatat sebagai ketua umum Persebaya. Bahkan, Persebaya versi Wishnu juga telah memiliki badan hukum bernama PT. Mitra Muda," tambahnya.
Terkait rencana merger Persebaya Divisi Utama dengan Persebaya 1927, La Nyalla menyatakan rencana itu hanya dilakukan sepihak oleh kubu Cholid Goromah.
"Kalau mau merger, Wishnu juga harus dilibatkan dan siap membantu agar ke depan hanya ada satu Persebaya yang mengikuti kompetisi profesional PSSI," ujarnya. (ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Presiden 2026: Pemain Baru Arema FC Mulai Menjanjikan
Bola Indonesia 29 Juli 2026, 21:09
-
Tottenham Menang Adu Penalti atas Sydney FC, Mathys Tel Curi Perhatian
Liga Inggris 29 Juli 2026, 19:58
-
Demi Rodri, Real Madrid Mulai Buka Negosiasi dengan Manchester City
Liga Spanyol 29 Juli 2026, 19:41
-
Chelsea Punya 5 Wonderkid yang Siap Meledak pada Musim 2026/2027
Liga Inggris 29 Juli 2026, 18:44
-
Timnas Indonesia Segrup dengan Siapa Saja di FIFA ASEAN Cup 2026?
Tim Nasional 29 Juli 2026, 16:41
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16













