PSSI Bakal Hukum Dalang Sepakbola Gajah yang Sebenarnya
Editor Bolanet | 18 Agustus 2015 19:09
- Ketua Komisi Disiplin PSSI, Ahmad Yulianto memastikan pihaknya bakal tegas dalam menuntaskan masalah match fixing di sepakbola tanah air.
Karena itu, Komdis kini terus melakukan pendalaman tragedi sepakbola gajah di laga PSS Sleman vs PSIS Semarang. Termasuk, akan memanggil manajemen PSS di yang berlangsung 26 Oktober 2014 lalu tersebut.
Susunan manajemen PSS itu adalah Supardjiono, Rumadi, Erry Febrianto alias Ableh, Edi Broto, dan mantan pengurus PSS, Subardi.
Bila nanti ada nama-nama lagi dari keterangan lima orang yang akan kami panggil, Komdis tidak segan-segan akan memanggil serta memberikan hukuman bila terbukti. PSSI tidak main-main dalam hal ini, tukas Yulianto.
Lebih lanjut, Yulianto juga sangat mengapresiasi empat pemain PSS Sleman yang sudah bersedia hadir dalam panggilan kedua Komdis di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8) siang. Mereka yakni, Hermawan Putra Jati, Satrio Aji, Ridwan Awaludin, dan Moniega Bagus.
Sementara itu, Hermawan Putra Jati mengaku kedatangan dirinya bersama tiga pemain PSS lainnya karena ingin memberi pengakuan yang sebenarnya.
Pengakuan ini tidak kami buat-buat. Kami menceritakan kejadian yang ada. Yang jelas kami berbuat begitu atas suruhan manajer PSS yakni pak Rumadi dan pak Supardjiono, kata Hermawan.
Kita disuruh mengalah dari PSIS agar tidak bertemu Pusamania Borneo FC. Hari ini, kita juga memberikan bukti dan rekaman soal investigasi yang dibikin suporter PSS (Slemania) kepada Komdis. Bila Komdis memanggil lagi, kami siap datang. Sekali lagi kami ini hanya korban serta berharap kita mendapat kebebasan dan bisa bermain bola lagi, pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Karena itu, Komdis kini terus melakukan pendalaman tragedi sepakbola gajah di laga PSS Sleman vs PSIS Semarang. Termasuk, akan memanggil manajemen PSS di yang berlangsung 26 Oktober 2014 lalu tersebut.
Susunan manajemen PSS itu adalah Supardjiono, Rumadi, Erry Febrianto alias Ableh, Edi Broto, dan mantan pengurus PSS, Subardi.
Bila nanti ada nama-nama lagi dari keterangan lima orang yang akan kami panggil, Komdis tidak segan-segan akan memanggil serta memberikan hukuman bila terbukti. PSSI tidak main-main dalam hal ini, tukas Yulianto.
Lebih lanjut, Yulianto juga sangat mengapresiasi empat pemain PSS Sleman yang sudah bersedia hadir dalam panggilan kedua Komdis di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8) siang. Mereka yakni, Hermawan Putra Jati, Satrio Aji, Ridwan Awaludin, dan Moniega Bagus.
Sementara itu, Hermawan Putra Jati mengaku kedatangan dirinya bersama tiga pemain PSS lainnya karena ingin memberi pengakuan yang sebenarnya.
Pengakuan ini tidak kami buat-buat. Kami menceritakan kejadian yang ada. Yang jelas kami berbuat begitu atas suruhan manajer PSS yakni pak Rumadi dan pak Supardjiono, kata Hermawan.
Kita disuruh mengalah dari PSIS agar tidak bertemu Pusamania Borneo FC. Hari ini, kita juga memberikan bukti dan rekaman soal investigasi yang dibikin suporter PSS (Slemania) kepada Komdis. Bila Komdis memanggil lagi, kami siap datang. Sekali lagi kami ini hanya korban serta berharap kita mendapat kebebasan dan bisa bermain bola lagi, pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Nomor Punggung Skuad Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juni 2026, 12:44
-
Diminati Juventus, Alisson Becker Putuskan Bertahan di Liverpool
Liga Inggris 4 Juni 2026, 12:23
-
10 Pelatih Termahal di Piala Dunia 2026, Siapa Gajinya Paling Besar?
Piala Dunia 4 Juni 2026, 12:14
-
Ibrahima Konate Gabung Real Madrid Tinggal Menunggu Pengumuman Resmi
Liga Spanyol 4 Juni 2026, 12:14
-
Andoni Iraola Hari Ini Teken Kontrak Sebagai Pelatih Baru Liverpool
Liga Inggris 4 Juni 2026, 12:02
-
Lini Tengah Impian Chelsea dengan Paket Transfer Rp4 Triliun
Liga Inggris 4 Juni 2026, 11:27
LATEST EDITORIAL
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















