PSSI Diteror: Dari Caci Maki sampai Ancaman Pembunuhan
Asad Arifin | 5 Oktober 2018 13:13
Bola.net - PSSI telah menyampaikan hasil keputusan Komisi Disiplin (Komdis) terkait insiden tewasnya Haringga Sirla pada 23 September 2018. Hasil keputusan Komdis PSSI tersebut mendapat penilaian beragam dari masyarakat luas.
Tidak sedikit yang mengapresiasi keputusan ini. Namun, tak sedikit pula yang merasa kecewa bahkan melampiaskan dengan caci maki, hinaan, bahkan ancaman pembunuhan kepada pengurus PSSI. Pesan itu tak cuma lewat sosial media, tetapi juga meneror via saluran pribadi
"Ya, pengurus PSSI menerima ribuan teror lewat alat komunikasi pribadi. Dari sekadar olok-olok, hingga ancaman pembunuhan atas hukuman yang dijatuhkan Komdis tersebut," ujar Head of Media Relation and Digital Promotion PSSI, Gatot Widakdo dalam rilis yang diterima Bola.net.
"Tentu kami sangat menyayangkan teror itu dilakukan lewat nomor telepon pribadi hingga mengganggu proses kerja mengurusi sepak bola nasional," sambungnya.
Dengan menerima ribuan teror, lanjut Gatot, kerja PSSI menjadi terganggu. Padahal, pengurus masih harus terus menjalin komunikasi dengan stakerholder sepak bola di Tanah Air, begitu juga dengan pihak-pihak kolega federasi di luar negeri.
Gatot bingung dengan tangan-tangan jahil yang menyebarlkuaskan nomor telepon pribadi para pengurus PSSI. Gatot juga meminta teror ini segera dihentikan karena mengganggu kerja PSSI.
"Kami juga heran, bagaimana mungkin nomor telepon pribadi pengurus bisa disebarluarkan hanya untuk mengirimkan teror-teror yang berbau kebencian dan ancaman pembunuhan. Sebaiknya hal ini dihentikan dan mari kita berpikir positif," imbuh Gatot.
Berita Video
AC Milan hanya memiliki dua penyerang tengah pada musim 2018/19 yakni Gonzalo Higuain dan Patrick Cutrone. Kabarnya, Milan pun tertarik memulangkan Zlatan Ibrahimovic. Simak selengkapnya dalam video berikut ini:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persib Bandung: Ganjalan yang Iringi Laju Tim di Putaran Pertama BRI Super League
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 16:20
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




