PSSI: Finansial, Problem Utama Peserta Unifikasi Liga
Editor Bolanet | 5 Desember 2013 21:27
- Masalah finansial tampaknya masih menjadi kendala utama bagi tim-tim peserta unifikasi liga musim depan. Seperti diketahui, finansial yang sehat menjadi salah satu syarat utama untuk dapat berpartisipasi di unifikasi liga.
Hal ini disampaikan oleh Sekjen PSSI, Joko Driyono, yang menilai bahwa masalah finansial merupakan salah satu dari lima aspek yang dinilai. Kemampuan sebuah klub untuk mengikuti kompetisi akan terlihat pada laporan keuangan yang dibuat.
Selain masalah finansial, aspek yang dinilai oleh Departemen Lisensi PSSI adalah masalah administrasi dan personal, supporting, legal, dan infrastruktur yang meliputi keberadaan stadion.
Khusus finansial ada tiga parameter yaitu audit laporan musim lalu, proyeksi keuangan klub untuk satu musim ke depan dan tidak memiliki tunggakan, kata Sekjen PSSI, Joko Driyono.
PSSI akan melihat laporan keuangan serta kontrak pemain yang telah ada. Kalau laporannya tidak sesuai, akan kami hukum, katanya.
Dari data yang dikeluarkan Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI), terdapat beberapa klub yang bermasalah dengan pelunasan gaji pemainnya di antaranya Persela Lamongan dan Sriwijaya FC Palembang.
Selain Persela dan Sriwijaya FC, Persija Jakarta juga sempat terkendala masalah tunggakan gaji. Begitu juga dengan klub promosi Persijap Jepara. Klub asal Jawa Tengah ini mempunyai tunggakan musim lalu kurang lebih Rp1,8 miliar.
Sesuai dengan jadwal yang ada, pada hari Kamis merupakan batas akhir bagi 25 klub calon peserta kompetisi unifikasi memasukkan data dan laporan terkait dengan lima aspek yang telah ditentukan.
Setelah semuanya masuk, PSSI bersama dengan Departemen Lisensi akan melakukan verifikasi dan hasilnya akan dibawa ke rapat pleno 10 Desember nanti. Dalam rapat akan terlihat kondisi riil dari klub. (ant/dzi)
Hal ini disampaikan oleh Sekjen PSSI, Joko Driyono, yang menilai bahwa masalah finansial merupakan salah satu dari lima aspek yang dinilai. Kemampuan sebuah klub untuk mengikuti kompetisi akan terlihat pada laporan keuangan yang dibuat.
Selain masalah finansial, aspek yang dinilai oleh Departemen Lisensi PSSI adalah masalah administrasi dan personal, supporting, legal, dan infrastruktur yang meliputi keberadaan stadion.
Khusus finansial ada tiga parameter yaitu audit laporan musim lalu, proyeksi keuangan klub untuk satu musim ke depan dan tidak memiliki tunggakan, kata Sekjen PSSI, Joko Driyono.
PSSI akan melihat laporan keuangan serta kontrak pemain yang telah ada. Kalau laporannya tidak sesuai, akan kami hukum, katanya.
Dari data yang dikeluarkan Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI), terdapat beberapa klub yang bermasalah dengan pelunasan gaji pemainnya di antaranya Persela Lamongan dan Sriwijaya FC Palembang.
Selain Persela dan Sriwijaya FC, Persija Jakarta juga sempat terkendala masalah tunggakan gaji. Begitu juga dengan klub promosi Persijap Jepara. Klub asal Jawa Tengah ini mempunyai tunggakan musim lalu kurang lebih Rp1,8 miliar.
Sesuai dengan jadwal yang ada, pada hari Kamis merupakan batas akhir bagi 25 klub calon peserta kompetisi unifikasi memasukkan data dan laporan terkait dengan lima aspek yang telah ditentukan.
Setelah semuanya masuk, PSSI bersama dengan Departemen Lisensi akan melakukan verifikasi dan hasilnya akan dibawa ke rapat pleno 10 Desember nanti. Dalam rapat akan terlihat kondisi riil dari klub. (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















