PSSI: Klub Dan Pemain ISL Waspadai Sanksi AFC
Editor Bolanet | 12 Januari 2013 07:00
- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) seolah tidak jemu menghimbau klub kontestan kompetisi Indonesia Super League (ISL) untuk berada di bawah yuridiksinya.
Dengan begitu, klub-klub ISL akan memiliki keuntungan lantaran para pemainnya berkesempatan besar untuk memperkuat tim nasional . Kesempatan berbeda, dikatakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Halim Mahfudz, tidak akan didapatkan para pemain yang klubnya berada di luar yuridiksi PSSI.
Tidak hanya klub di luar PSSI, namun yang di dalam lingkungan PSSI untuk berada di bawah yuridiksi PSSI, ujarnya.
Hal tersebut juga memudahkan PSSI dalam merekrut pemain untuk memperkuat tim nasional Indonesia, sambungnya.
Jika hal tersebut tidak tercapai, Halim menjelaskan, akan mencari akar persoalan yang terjadi. Dipahaminya, setiap pemain tentu memiliki alasan yang berbeda-beda jika tetap enggan memperkuat Timnas.
PSSI berupaya melindungi kepentingan pemain dan Timnas. Komite Disiplin akan melakukan investigasi jika ada pemain yang menolak memperkuat Timnas. Apakah karena alasan individu atau klub. Jika terbukti bersalah, kami pastikan yang melanggar (pemain atau klub) akan mendapatkan sanksi, tukasnya.
Halim juga enggan menanggapi kebijakan Sekjen PSSI versi KPSI Togar Manahan Nero Simanjuntak, karena tetap tidak mengizinkan pemain ISL bergabung di Timnas.
Rupanya, Togar baru merestui pemain ISL jika Timnas sudah dikelola pihak yang dianggap netral seperti pemerintah, KONI, atau badan ad-hoc yang dibentuk Task Force Menpora.
Terserah mereka berkata apa saja. Kami tetap berpegangan akan ada sanksi bagi pihak-pihak yang tidak mengikuti aturan, tuturnya.
Sementara itu, masih dikatakan Halim, dari 56 pemain yang dipanggil memperkuat Timnas kualifikasi Piala Asia 2015, baru 24 yang sudah bergabung dan tengah menjalani pemusatan latihan/training centre (TC) di Medan, Sumatera Utara.
Misalnya, empat pemain dari Semen Padang, Novan Setya, Vendri Mofu, Wahyu Wijiastanto dan . Kemudian pemain asal , M. Taufik dan Endra Prasetya. (esa/bgn)
Dengan begitu, klub-klub ISL akan memiliki keuntungan lantaran para pemainnya berkesempatan besar untuk memperkuat tim nasional . Kesempatan berbeda, dikatakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Halim Mahfudz, tidak akan didapatkan para pemain yang klubnya berada di luar yuridiksi PSSI.
Tidak hanya klub di luar PSSI, namun yang di dalam lingkungan PSSI untuk berada di bawah yuridiksi PSSI, ujarnya.
Hal tersebut juga memudahkan PSSI dalam merekrut pemain untuk memperkuat tim nasional Indonesia, sambungnya.
Jika hal tersebut tidak tercapai, Halim menjelaskan, akan mencari akar persoalan yang terjadi. Dipahaminya, setiap pemain tentu memiliki alasan yang berbeda-beda jika tetap enggan memperkuat Timnas.
PSSI berupaya melindungi kepentingan pemain dan Timnas. Komite Disiplin akan melakukan investigasi jika ada pemain yang menolak memperkuat Timnas. Apakah karena alasan individu atau klub. Jika terbukti bersalah, kami pastikan yang melanggar (pemain atau klub) akan mendapatkan sanksi, tukasnya.
Halim juga enggan menanggapi kebijakan Sekjen PSSI versi KPSI Togar Manahan Nero Simanjuntak, karena tetap tidak mengizinkan pemain ISL bergabung di Timnas.
Rupanya, Togar baru merestui pemain ISL jika Timnas sudah dikelola pihak yang dianggap netral seperti pemerintah, KONI, atau badan ad-hoc yang dibentuk Task Force Menpora.
Terserah mereka berkata apa saja. Kami tetap berpegangan akan ada sanksi bagi pihak-pihak yang tidak mengikuti aturan, tuturnya.
Sementara itu, masih dikatakan Halim, dari 56 pemain yang dipanggil memperkuat Timnas kualifikasi Piala Asia 2015, baru 24 yang sudah bergabung dan tengah menjalani pemusatan latihan/training centre (TC) di Medan, Sumatera Utara.
Misalnya, empat pemain dari Semen Padang, Novan Setya, Vendri Mofu, Wahyu Wijiastanto dan . Kemudian pemain asal , M. Taufik dan Endra Prasetya. (esa/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18










