PSSI Matangkan Pembentukan Badan Lisensi
Editor Bolanet | 30 Juli 2013 00:16
- Penyatuan kompetisi pada musim depan yang diserukan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) semakin nyata. Pasalnya, organisasi pimpinan Djohar Arifin Husin tersebut, terus mematangkan rencana pembentukan Badan Lisensi yang bertujuan untuk memverifikasi klub-klub dari kompetisi Indonesia Super League (ISL) dan Indonesia Premier League (IPL).
Hal tersebut, diungkapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Joko Driyono. Dikatakannya, Badan Lisensi efektif bekerja pada September mendatang.
PSSI dan PT Liga Indonesia (PT LI), selaku pengelola ISL akan memberikan brand storming pada Badan Lisensi. Mereka akan diberi pemahaman terkait proses verifikasi yang akan dijalankan, termasuk menerbitkan draf kepada calon-calon anggota peserta, ungkapnya.
Khusus untuk kelangsungan IPL, ada fakta bahwa kompetisi terselenggara dengan tidak normal seperti banyak WO dan tidak adanya penegak disiplin. Hal tersebut, menjadi sangat krusial untuk ditindaklanjuti PSSI. Karena itu, anggota Komite Eksekutif (Exco) menyiapkan opsi terukur dan rasional, sambungnya.
Penyatuan dua kompetisi, merupakan agenda yang diputuskan melalui Kongres Tahunan PSSI, dengan rincian 18 tim asal ISL dan 4 IPL. Sedangkan klub IPL yang tak masuk ISL, akan berlaga dalam kompetisi Divisi Utama.
Kami akan terus membahasnya dalam rapat Exco. Sebab pada prinsipnya, kami taat pada keputusan PSSI sesuai hirarki dalam keputusan Kongres, rapat Exco dan pengelola PT LI. Kami juga akan mengundang pihak pengelola IPL dan klub pesertanya untuk membicarakan hal ini pada 2 Agustus mendatang, pungkasnya. (esa/dzi)
Hal tersebut, diungkapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Joko Driyono. Dikatakannya, Badan Lisensi efektif bekerja pada September mendatang.
PSSI dan PT Liga Indonesia (PT LI), selaku pengelola ISL akan memberikan brand storming pada Badan Lisensi. Mereka akan diberi pemahaman terkait proses verifikasi yang akan dijalankan, termasuk menerbitkan draf kepada calon-calon anggota peserta, ungkapnya.
Khusus untuk kelangsungan IPL, ada fakta bahwa kompetisi terselenggara dengan tidak normal seperti banyak WO dan tidak adanya penegak disiplin. Hal tersebut, menjadi sangat krusial untuk ditindaklanjuti PSSI. Karena itu, anggota Komite Eksekutif (Exco) menyiapkan opsi terukur dan rasional, sambungnya.
Penyatuan dua kompetisi, merupakan agenda yang diputuskan melalui Kongres Tahunan PSSI, dengan rincian 18 tim asal ISL dan 4 IPL. Sedangkan klub IPL yang tak masuk ISL, akan berlaga dalam kompetisi Divisi Utama.
Kami akan terus membahasnya dalam rapat Exco. Sebab pada prinsipnya, kami taat pada keputusan PSSI sesuai hirarki dalam keputusan Kongres, rapat Exco dan pengelola PT LI. Kami juga akan mengundang pihak pengelola IPL dan klub pesertanya untuk membicarakan hal ini pada 2 Agustus mendatang, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menanti Debut John Herdman! Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Tim Nasional 13 Februari 2026, 16:28
-
Asian Games 2026: Aturan Baru Jegal Timnas Indonesia, PSSI Wajib Lobi AFC!
Tim Nasional 13 Februari 2026, 15:47
-
Timnas Indonesia U-23 Dikabarkan Terancam Absen di Asian Games 2026, Ini Respons PSSI
Tim Nasional 12 Februari 2026, 18:37
LATEST UPDATE
-
3 Hal Penting Jelang Athletic Club vs Barcelona di La Liga
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 18:25
-
Prediksi Susunan Pemain Newcastle vs Man City, Tim Tamu Tanpa Haalad
Liga Inggris 7 Maret 2026, 18:01
-
Tempat Menonton Wrexham vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 18:00
-
Live Streaming Wrexham vs Chelsea - Link Nonton Piala FA/FA Cup di Vidio
Liga Inggris 7 Maret 2026, 17:45
-
Prediksi Susunan Pemain Juventus Kontra Pisa, Bianconeri Wajib Menang
Liga Italia 7 Maret 2026, 17:31














