PSSI Paparkan Kronologi Tinggalkan Kemenpora dan Tim Sembilan
Editor Bolanet | 22 Januari 2015 20:48
- Niat baik Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI memenuhi undangan dialog yang diminta Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sekaligus Tim Sembilan, tidak berbalas.
Kesempatan tersebut, dibiarkan berlalu pihak Kemenpora dan Tim Sembilan di kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (22/1) petang.
Kami datang 10 menit menjelang jadwal pertemuan pada Pukul 16.00 WIB. Karena sudah lebih dari 40 menit menunggu dan tidak ada kepastian, akhirnya kami terpaksa meninggalkan kantor Kemenpora, terang Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin.
Dilanjutkan Djohar, PSSI datang memenuhi undangan Kemenpora tersebut atas anjuran Komisi X DPR-RI. Yakni, sehubungan dengan adanya pembentukan Tim Sembilan yang disebut Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, bertujuan memperbaiki organisasi dan prestasi sepak bola Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Djohar tidak sendirian. Di antaranya, hadir didampingi Ketua Forum Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI, Gusti Randa dan anggota Komite Eksekutif (Exco), Tony Aprilani.
Dilanjutkan Djohar, mendapatkan undangan dari pihak Kemenpora yang ditandatangani Gatot Dewa Broto, Deputi V Bidang Kemitraan dan Harmonisasi Kemenpora.
PSSI itu datang memenuhi undangan Menpora dengan niat baik dan atas permintaan Komisi X DPR-RI. Mungkin, Menpora lagi banyak tugas sehingga tidak bisa menemui PSSI, imbuhnya.
Terkait hal tersebut, Ketua Forum Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI, Gusti Randa, ikut angkat suara. Dikatakannya, menyayangkan sikap Kemenpora yang tidak menyambut niat baik PSSI.
Pengurus PSSI sudah datang tepat waktu, tetapi Menpora tidak ada dan Tim Sembilan membiarkan kita menunggu lama tanpa ada kepastian. Wajar saja jika kita akhirnya pilih kembali, tuntasnya. (esa/dzi)
Kesempatan tersebut, dibiarkan berlalu pihak Kemenpora dan Tim Sembilan di kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (22/1) petang.
Kami datang 10 menit menjelang jadwal pertemuan pada Pukul 16.00 WIB. Karena sudah lebih dari 40 menit menunggu dan tidak ada kepastian, akhirnya kami terpaksa meninggalkan kantor Kemenpora, terang Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin.
Dilanjutkan Djohar, PSSI datang memenuhi undangan Kemenpora tersebut atas anjuran Komisi X DPR-RI. Yakni, sehubungan dengan adanya pembentukan Tim Sembilan yang disebut Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, bertujuan memperbaiki organisasi dan prestasi sepak bola Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Djohar tidak sendirian. Di antaranya, hadir didampingi Ketua Forum Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI, Gusti Randa dan anggota Komite Eksekutif (Exco), Tony Aprilani.
Dilanjutkan Djohar, mendapatkan undangan dari pihak Kemenpora yang ditandatangani Gatot Dewa Broto, Deputi V Bidang Kemitraan dan Harmonisasi Kemenpora.
PSSI itu datang memenuhi undangan Menpora dengan niat baik dan atas permintaan Komisi X DPR-RI. Mungkin, Menpora lagi banyak tugas sehingga tidak bisa menemui PSSI, imbuhnya.
Terkait hal tersebut, Ketua Forum Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI, Gusti Randa, ikut angkat suara. Dikatakannya, menyayangkan sikap Kemenpora yang tidak menyambut niat baik PSSI.
Pengurus PSSI sudah datang tepat waktu, tetapi Menpora tidak ada dan Tim Sembilan membiarkan kita menunggu lama tanpa ada kepastian. Wajar saja jika kita akhirnya pilih kembali, tuntasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 22:42
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 22:42
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Monako di Monte Carlo
Otomotif 7 Juni 2026, 22:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















