PSSI Sarankan Klub Minim Finansial Ikut Kompetisi Musim Depan
Editor Bolanet | 6 Desember 2013 05:30
- Mengikuti kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2013-2014, perlu sederet persiapan matang.
Klub kontestannya wajib menyerahkan form aplikasi lisensi berkas verifikasi klub yang meliputi pendanaan, legalitas, infrastruktur, sporting (pembinaan usia dini), dan personal kepada Club Licensing Departemen PSSI. Hal tersebut, sudah dipastikan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) ditutup pada Kamis (5/12).
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Djohar Arifin , mengatakan jika tujuan utama hal tersebut guna menghindari krisis finansial klub setelah kompetisi berjalan. Karena itu, mencantumkan pendanaan klub untuk diverifikasi sangatlah penting.
Klub tidak perlu menunjukkan uang tunai di hadapan tim verifikasi, namun hanya sebatas menunjukan buku rekening. Selain itu, merinci apa saja kebutuhan tim selama satu musim. Jika begitu, tim verifikasi bisa menilai apakah klub tersebut layak atau tidak dalam mengikuti kompetisi, papar Djohar Arifin.
Dengan memastikan kondisi keuangan klub sebelum kompetisi diputar, bentuk antisipasi PSSI supaya meninggalnya pemain sepak bola asal klub Persipro Probolinggo, Salomon Begondo, tidak kembali terulang. Begondo tidak mampu mengobati penyakit yang diderita akibat manajemen klub menunggak pembayaran gaji.
Kami sangat berharap, tidak ada lagi klub yang mengalami krisis finansial. Sebab, banyak pihak dirugikan bila ada klub yang dilanda krisis finansial.
Klub kontestannya wajib menyerahkan form aplikasi lisensi berkas verifikasi klub yang meliputi pendanaan, legalitas, infrastruktur, sporting (pembinaan usia dini), dan personal kepada Club Licensing Departemen PSSI. Hal tersebut, sudah dipastikan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) ditutup pada Kamis (5/12).
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Djohar Arifin , mengatakan jika tujuan utama hal tersebut guna menghindari krisis finansial klub setelah kompetisi berjalan. Karena itu, mencantumkan pendanaan klub untuk diverifikasi sangatlah penting.
Klub tidak perlu menunjukkan uang tunai di hadapan tim verifikasi, namun hanya sebatas menunjukan buku rekening. Selain itu, merinci apa saja kebutuhan tim selama satu musim. Jika begitu, tim verifikasi bisa menilai apakah klub tersebut layak atau tidak dalam mengikuti kompetisi, papar Djohar Arifin.
Dengan memastikan kondisi keuangan klub sebelum kompetisi diputar, bentuk antisipasi PSSI supaya meninggalnya pemain sepak bola asal klub Persipro Probolinggo, Salomon Begondo, tidak kembali terulang. Begondo tidak mampu mengobati penyakit yang diderita akibat manajemen klub menunggak pembayaran gaji.
Kami sangat berharap, tidak ada lagi klub yang mengalami krisis finansial. Sebab, banyak pihak dirugikan bila ada klub yang dilanda krisis finansial.
Apalagi, PSSI pun terancam kena denda dari sponsor bila laga yang seharusnya live dibatalkan, katanya.
Karena itu, jika ada klub yang tidak mampu mengikuti kompetisi harus jujur dan jangan merayu-rayu supaya bisa ikut kompetisi. Lebih baik, tunggu musim depan setelah memiliki kemampuan finansial yang baik, pungkasnya. (esa/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34


















