PSSI Surati Polri Untuk Hentikan Izin Pertandingan ISL
Editor Bolanet | 4 April 2012 14:05
- Peringatan PSSI untuk menghentikan izin pertandingan yang diselenggarakan PT Liga Indonesia (LI), Indonesia Super League (ISL) dan Divisi Utama ternyata bukan pepesan kosong.
Buktinya, Ketua Tim Rekonsiliasi PSSI, Bernhard Limbong, memastikan telah mengirimkan surat kepada Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo.
Menurut Limbong yang ditemui di kantor PSSI, Senayan, izin pertandingan seharusnya hanya diberikan kepada klub-klub yang bermain di liga resmi PSSI, di bawah pengelolaan PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS).
“Saya sudah mengirimkan surat kepada kepala kepolisian RI, Rabu (04/4). Dalam waktu dekat, semoga mendapatkan balasan dan saya juga berharap sesegera mungkin bertemu dengan bapak Timur Pradopo,” kata Limbong.
Hal tersebut dilakukan Limbong agar Indonesia terhindar sanksi dari FIFA. Sebab, merujuk pada hasil rapat Komite Eksekutif FIFA pada Jumat (30/3) lalu, memberi tambahan waktu kepada PSSI untuk menyelesaikan dualisme kompetisi hingga 15 Juni 2012.
Sebab, FIFA memberikan peringatan pada PSSI jika hingga batas waktu tersebut dualisme kompetisi belum berakhir, kemungkinan akan menjatuhkan sanksi kepada Indonesia.
Tidak hanya itu, Limbong menuturkan bahwa PSSI terus berupaya merangkul kembali klub-klub ISL untuk berembuk kembali. (esa/end)
Buktinya, Ketua Tim Rekonsiliasi PSSI, Bernhard Limbong, memastikan telah mengirimkan surat kepada Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo.
Menurut Limbong yang ditemui di kantor PSSI, Senayan, izin pertandingan seharusnya hanya diberikan kepada klub-klub yang bermain di liga resmi PSSI, di bawah pengelolaan PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS).
“Saya sudah mengirimkan surat kepada kepala kepolisian RI, Rabu (04/4). Dalam waktu dekat, semoga mendapatkan balasan dan saya juga berharap sesegera mungkin bertemu dengan bapak Timur Pradopo,” kata Limbong.
Hal tersebut dilakukan Limbong agar Indonesia terhindar sanksi dari FIFA. Sebab, merujuk pada hasil rapat Komite Eksekutif FIFA pada Jumat (30/3) lalu, memberi tambahan waktu kepada PSSI untuk menyelesaikan dualisme kompetisi hingga 15 Juni 2012.
Sebab, FIFA memberikan peringatan pada PSSI jika hingga batas waktu tersebut dualisme kompetisi belum berakhir, kemungkinan akan menjatuhkan sanksi kepada Indonesia.
Tidak hanya itu, Limbong menuturkan bahwa PSSI terus berupaya merangkul kembali klub-klub ISL untuk berembuk kembali. (esa/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Norwegia 6 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 03:20
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Meksiko vs Inggris 6 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 03:15
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Cape Verde, 4 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 03:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Paraguay vs Prancis 5 Juli 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kanada vs Maroko 5 Juli 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:49
-
Testimoni Cristiano Ronaldo untuk Luka Modric: Dia Legenda!
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:23
-
Rekap Transfer Persib Hari Ini: 3 Pemain Baru, 9 Resmi Dilepas
Bola Indonesia 3 Juli 2026, 20:12
-
RESMI: Real Madrid Bantah Rumor Transfer Enzo Fernandez dari Chelsea
Liga Spanyol 3 Juli 2026, 20:01
-
Granit Xhaka Pamer Levelnya di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 19:19
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55






