PT LI Desak Persija Lunasi Utang Sebelum 31 Januari
Editor Bolanet | 22 Januari 2015 17:02
- PT Liga Indonesia mendesak Persija Jakarta untuk melunasi pembayaran utang sebelum 31 Januari 2015. Jika tidak mampu memenuhi hal tersebut, maka klub pimpinan Ferry Paulus tersebut akan mendapatkan sanksi.
Sekretaris PT Liga Indonesia, Tigorshalom Boboy, mengatakan bahwa selain Persija, hal serupa juga berlaku kepada Persebaya Surabaya dan PSM Makassar.
Tidak ada agenda lain setelah rapat pleno kemarin. Semua akan diputuskan di RUPS. Kalau Persija bisa menyelesaikan tunggakan mungkin tidak dibawa ke RUPS, termasuk Persebaya dan PSM juga, kata Tigor.
Utang Persija tercatat mencapai Rp 1,890 miliar, dan Persebaya Rp 2,7 miliar. Nilai utang tersebut di atas sisa kontribusi komersial yang didapat dari ISL musim 2014.
Sedangkan PSM, bermasalah mengenai status kepengelolaan, yang berujung tidak diakuinya segala dokumen terkait finansial dan infrastruktur. Masalah tersebut, membuat ketiga tim berpeluang mendapat hukuman, mulai dari pembatasan pemain asing, pembatasan pemain yang didaftarkan, hingga tidak boleh berkompetisi.
Sementara itu manajer Persija, Asher Imaret Siregar, mengatakan bahwa pihaknya akan berusaha melunasi utang kepada pemain. Jika ditotal, pihaknya belum membayar gaji 14 pemain dan beberapa ofisial.
Kami pasti akan bayar, namun menunggu dana segar dari sponsor. Hal tersebut, menjadi kewajiban kami dan sebelum kick-off selalu bisa diselesaikan. Kami memang dalam pembicaraan untuk menyelesaikan itu, jelas Asher. [initial]
(esa/pra)
Sekretaris PT Liga Indonesia, Tigorshalom Boboy, mengatakan bahwa selain Persija, hal serupa juga berlaku kepada Persebaya Surabaya dan PSM Makassar.
Tidak ada agenda lain setelah rapat pleno kemarin. Semua akan diputuskan di RUPS. Kalau Persija bisa menyelesaikan tunggakan mungkin tidak dibawa ke RUPS, termasuk Persebaya dan PSM juga, kata Tigor.
Utang Persija tercatat mencapai Rp 1,890 miliar, dan Persebaya Rp 2,7 miliar. Nilai utang tersebut di atas sisa kontribusi komersial yang didapat dari ISL musim 2014.
Sedangkan PSM, bermasalah mengenai status kepengelolaan, yang berujung tidak diakuinya segala dokumen terkait finansial dan infrastruktur. Masalah tersebut, membuat ketiga tim berpeluang mendapat hukuman, mulai dari pembatasan pemain asing, pembatasan pemain yang didaftarkan, hingga tidak boleh berkompetisi.
Sementara itu manajer Persija, Asher Imaret Siregar, mengatakan bahwa pihaknya akan berusaha melunasi utang kepada pemain. Jika ditotal, pihaknya belum membayar gaji 14 pemain dan beberapa ofisial.
Kami pasti akan bayar, namun menunggu dana segar dari sponsor. Hal tersebut, menjadi kewajiban kami dan sebelum kick-off selalu bisa diselesaikan. Kami memang dalam pembicaraan untuk menyelesaikan itu, jelas Asher. [initial]
Jangan Lewatkan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
Bulu Tangkis 7 Juni 2026, 11:43
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 7 Juni 2026, 11:42
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















