Puji Borneo FC, Tapi Murka pada Wasit: Luapan Emosi Mauricio Souza Usai Persija Kalah
Fitri Apriani | 29 September 2025 10:53
Bola.net - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, meluapkan kekecewaannya usai timnya dikalahkan Borneo FC 1-3 di lanjutan BRI Super League. Ia secara terbuka mengkritik keras kepemimpinan wasit Nendi Rohaendi dalam laga tersebut.
Pertandingan pekan ke-7 BRI Super League 2025/26 di Stadion Segiri itu memang berjalan panas. Total empat pemain Persija dan Souza sendiri diganjar hukuman kartu kuning oleh wasit.
Pelatih asal Brasil itu merasa berbagai keputusan wasit sangat merugikan timnya. Ia bahkan tak segan menyebut kinerja sang pengadil lapangan pada laga itu "memalukan".
Akan tetapi, Souza mengawali komentarnya dengan sikap yang sangat sportif. Ia tetap memberikan pujian setinggi langit untuk performa impresif yang ditunjukkan oleh tim tuan rumah.
Tetap Apresiasi Lawan
Sebelum meluapkan amarahnya terkait kinerja wasit, Mauricio Souza menunjukkan sikap ksatria. Ia lebih dulu memberikan apresiasi yang tulus kepada Borneo FC.
Menurutnya, Pesut Etam memang pantas meraih kemenangan di laga tersebut. Rekor sempurna mereka di awal musim ini menjadi bukti kualitas yang tidak terbantahkan.
"Pertama, memperjelas kualitas tim Borneo FC. Pekerjaan Fabio Lefundes yang dia lakukan," ujar Souza kepada wartawan.
"Tidak heran tim ini punya enam pertandingan dan enam kemenangan. Jadi, sekali lagi, selamat kepada mereka atas apa yang telah mereka lakukan di kompetisi ini," sambungnya.
Kinerja Wasit di Bawah Standar
Namun, setelah memuji lawannya, Souza langsung menyoroti kinerja wasit. Ia merasa level sang pengadil sangat jauh dari standar permainan yang seharusnya.
Ia secara khusus mengeluhkan kartu kuning yang diterima bek kiri dan bek tengahnya di babak pertama. Menurutnya, kartu-kartu tersebut diberikan tanpa ada alasan yang jelas dan mendasar.
"Namun sekali lagi, kita melihat wasit sangat jauh di bawah standar permainan. Sekali lagi, kita melihat tim kita diganjar kartu di babak pertama," kata Souza.
"Dia memberikan kartu kuning pada bek kiri saya, bek tengah saya, dalam momen-momen yang sama sekali tidak ada alasan untuk memberi kartu kuning," lanjutnya dengan nada kecewa.
Pertanyakan Konsistensi Pengadil
Souza sendiri juga tidak luput dari hukuman kartu kuning dari wasit. Ia menjelaskan bahwa kartu tersebut diterimanya karena ia hanya ingin timnya bisa bermain sepak bola dengan benar.
Ia bahkan menyinggung soal mentalitas orang-orang yang bekerja di kompetisi. Selama tidak ada perubahan, ia khawatir pertandingan sepak bola di liga tidak akan menarik untuk ditonton.
"Menurut saya, wasit memalukan. Alasan saya mendapat kartu kuning, apa yang dia katakan kepada saya, adalah bahwa saya bertanggung jawab atas bangku saya," tuturnya.
"Dan siapa yang bertanggung jawab atas bangku lain? Apakah Fabio? Mengapa dia tidak mendapat kartu kuning?" imbuh Souza, mempertanyakan konsistensi wasit.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Persija 15 Februari 2026
Bola Indonesia 14 Februari 2026, 12:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Semen Padang 15 Februari 2026
Liga Inggris 14 Februari 2026, 12:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs PSBS Biak 16 Februari 2026
Bola Indonesia 15 Februari 2026, 14:37
-
Assist dan Titik Awal Kebangkitan Trent Alexander-Arnold di Real Madrid
Liga Spanyol 15 Februari 2026, 09:30
-
Kontroversi Derby D'Italia: Mengapa Wasit tak Melihat VAR pada Kartu Merah Pierre Kalulu?
Liga Italia 15 Februari 2026, 09:27
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00












