Pulang dari Spanyol, Djanur Ungkap Kekurangan Sepak Bola Indonesia
Serafin Unus Pasi | 1 Februari 2019 12:00
Bola.net - - Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman baru saja pulang dari Spanyol setelah menjalani kursus kepelatihan Pro AFC di markas kontestan La Liga, Deportivo Alaves selama kurang lebih sepuluh hari.
Dalam kursus yang diikuti 23 pelatih dari Indonesia tersebut, Djanur mengaku banyak mendapat pengalaman baru. Walaupun sebenarnya sudah pernah ia dapatkan ketika magang di Inter Milan.
"Banyak sebetulnya ilmu tambahan yang didapat dari perjalanan ke Eropa, ke Spanyol, tepatnya saya melihat di Alaves," kata Djanur usai memimpin latihan Persebaya di Lapangan Jenggolo, Jumat (01/02).
"Walaupun sebagian sudah saya lakukan dan saya sudah membiasakan ini ketika saya pulang dari Inter [Milan], kemudian saya biasakan di Persib, jalan terus dan dibawa ke sini [Persebaya]," sambungnya.
Salah satunya yang ia dapatkan adalah pentingnya persiapan sebelum latihan seperti gym dan lain-lain. Hanya saja, di Spanyol tepatnya di Markas Deportivo Alaves sudah memiliki camp khusus untuk latihan.
Berbeda dengan Persebaya, yang venue latihannya selalu berpindah-pindah. Tetapi Djanur tetap berusaha untuk memberikan menu gym kepada pemainnya meskipun dengan peralatan seadanya.
"Itu selalu saya lakukan walaupun di luar dengan alat alat yang sederhana dan seadanya kita lakukan itu. Saya sampaikan itu kepada pemain supaya mereka lebih siap lagi," imbuh Djanur.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters
Infrastuktur Jadi Perbedaan Mencolok
Dan dari pengalamannya itu, Djanur bisa mengambil kesimpulan bahwa infrastruktur yang menjadi kekurangan sepak bola Indonesia. Karena hampir semua klub di Spanyol memiliki tempat latihan lengkap dengan fasilitas lainnya.
"Yang jelas infrastruktur, pasti itu. Karena belum satu pun klub di kita yang memiliki camp, yang memiliki fasilitas yang begitu diharuskan oleh sebuah klub sepak bola profesional kita belum," imbuh Djanur.
"Kalau ditanya apa yang paling mencolok perbedaan ya itu [infrastruktur]," tegasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Jejak Abadi Harianto Badjoeri: Sang Arsitek 'Dream Team' Persija Jakarta Tutup Usia
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:15
LATEST UPDATE
-
Pelan tapi Pasti, Trent Alexander-Arnold Kian Matang di Real Madrid!
Liga Spanyol 26 Februari 2026, 18:19
-
Sudah Waktunya Viktor Gyokeres Disamakan dengan Thierry Henry!
Liga Inggris 26 Februari 2026, 17:47
-
Kapan Drawing 16 Besar Liga Champions 2025/2026 Digelar? Ini Jadwal Lengkapnya
Liga Champions 26 Februari 2026, 17:31
-
Batang Hidung Jose Mourinho Tak Terlihat di Bernabeu, Ternyata Sembunyi di Sini!
Liga Champions 26 Februari 2026, 17:17
-
Real Madrid Mungkin Ketemu Man City Lagi? Arbeloa Hanya Bisa Lega!
Liga Champions 26 Februari 2026, 16:45
-
Bukan ke MLS, Casemiro Bakal Susul Luka Modric ke AC Milan?
Liga Inggris 26 Februari 2026, 16:43
-
Andre Onana Ingin Balikan dengan MU, Tapi Bertepuk Sebelah Tangan
Liga Inggris 26 Februari 2026, 16:18
-
Wajah Memalukan Serie A di Liga Champions: Hanya Atalanta yang Lolos 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 16:15
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tertekan Jelang MotoGP Thailand 2026, Jack Miller Santai
Otomotif 26 Februari 2026, 15:41
-
Rayakan 23 Tahun, KapanLagi Ajak Pengunjung KLBB Festival 2026 Lebih Peduli Lingkungan
Lain Lain 26 Februari 2026, 14:13
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58








