Rapat Exco PSSI Bahas Pembentukan Badan Arbitrase
Editor Bolanet | 29 April 2013 18:00
- Komite Eksekutif (Exco) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), dijadwalkan kembali menggelar rapat di Jakarta, pada 6 Mei mendatang.
Salah satu agenda menarik yang akan dibahas Exco PSSI yakni pembentukan badan arbitrase PSSI. Hal tersebut, diungkapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Hadiyandra di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Senin (29/4) petang. Menurutnya, ide tersebut muncul karena diungkapkan salah satu anggota Exco.
Namanya, tidak perlu saya sebutkan. Namun yang pasti, pembentukan badan arbitrase tersebut sangat penting, ujarnya.
Dikatakannya lagi, fungsi badan arbitrase PSSI akan jauh berbeda dengan Komisi Disiplin (Komdis) dan Komite Banding (Komding).
Salah satu fungsi badan arbitrase PSSI, yakni menyelesaikan persoalan dualisme Pengurus Provinsi (Pengprov). Alhasil, tidak perlu lagi mengadukannya ke Badan Arbitrase Olahraga Republik Indonesia (Baori) dan Badan Arbitrase Keolahragaan Indonesia (Baki).
Apalagi, penyelesaian persoalan secara internal dan pembentukan badan arbitrase PSSI, juga tertuang dalam Statuta PSSI Pasal 70. Bunyinya, PSSI, anggota, pemain, official, serta agen pemain dan agen pertandingan, tidak diperkenankan mengajukan perselisihan ke pengadilan negara dan badan arbitrase lainnya serta alternatif penyelesaian sengketa lainnya. Kecuali, ditentukan dalam Statuta ini dan peraturan-peraturan FIFA.
Intinya, PSSI selalu berupaya menyelesaikan persoalan-persoalan secara internal. Sehingga, tidak perlu meluas ke luar PSSI. Temasuk, dalam menyelesaikan pengaduan klub jika terdapat dualisme, tuturnya.
Selain itu, agenda lain yang akan dibahas dalam rapat Exco yakni fungsionalitas struktur organisasi PSSI dan pengelolaan tim nasional Indonesia. Kemudian, terkait pembentukan komponen perangkat Komite Wasit PSSI.
Sebab, salah satu anggota Exco sekaligus Ketua Komite Wasit PSSI, Robertho Rouw, mengaku belum memiliki personil secara lengkap. Padahal, Komite Wasit memiliki banyak pekerjaan guna terciptanya kompetisi yang bersih dan profesional. (esa/dzi)
Salah satu agenda menarik yang akan dibahas Exco PSSI yakni pembentukan badan arbitrase PSSI. Hal tersebut, diungkapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Hadiyandra di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Senin (29/4) petang. Menurutnya, ide tersebut muncul karena diungkapkan salah satu anggota Exco.
Namanya, tidak perlu saya sebutkan. Namun yang pasti, pembentukan badan arbitrase tersebut sangat penting, ujarnya.
Dikatakannya lagi, fungsi badan arbitrase PSSI akan jauh berbeda dengan Komisi Disiplin (Komdis) dan Komite Banding (Komding).
Salah satu fungsi badan arbitrase PSSI, yakni menyelesaikan persoalan dualisme Pengurus Provinsi (Pengprov). Alhasil, tidak perlu lagi mengadukannya ke Badan Arbitrase Olahraga Republik Indonesia (Baori) dan Badan Arbitrase Keolahragaan Indonesia (Baki).
Apalagi, penyelesaian persoalan secara internal dan pembentukan badan arbitrase PSSI, juga tertuang dalam Statuta PSSI Pasal 70. Bunyinya, PSSI, anggota, pemain, official, serta agen pemain dan agen pertandingan, tidak diperkenankan mengajukan perselisihan ke pengadilan negara dan badan arbitrase lainnya serta alternatif penyelesaian sengketa lainnya. Kecuali, ditentukan dalam Statuta ini dan peraturan-peraturan FIFA.
Intinya, PSSI selalu berupaya menyelesaikan persoalan-persoalan secara internal. Sehingga, tidak perlu meluas ke luar PSSI. Temasuk, dalam menyelesaikan pengaduan klub jika terdapat dualisme, tuturnya.
Selain itu, agenda lain yang akan dibahas dalam rapat Exco yakni fungsionalitas struktur organisasi PSSI dan pengelolaan tim nasional Indonesia. Kemudian, terkait pembentukan komponen perangkat Komite Wasit PSSI.
Sebab, salah satu anggota Exco sekaligus Ketua Komite Wasit PSSI, Robertho Rouw, mengaku belum memiliki personil secara lengkap. Padahal, Komite Wasit memiliki banyak pekerjaan guna terciptanya kompetisi yang bersih dan profesional. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







