RD Netral, Tapi Tetap Akan Menekan PSSI
Editor Bolanet | 27 Juli 2015 21:56
- Pelatih Kepala Pesija Jakarta, Rahmad Darmawan, menegaskan jika hal penting yang sekarang harus dilakukan yakni pencabutan pembekuan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia () oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.
Sebab dengan begitu, dilanjutkan Rahmad Darmawan, bisa menjadi solusi atas kebuntuan persoalan yang kini melanda sepak bola nasional. Kemudian yang juga sangat penting, sambung RD- sapaan Rahmad Darmawan- kompetisi bisa kembali diselenggarakan.
Kalau bisa bermain bola, otomatis sponsor bergerak dan klub juga bergeliat. Artinya, pemasukan datang dan membuat kehidupan berjalan normal lagi, ungkapnya.
Karena itu, dipaparkan RD, dia sangat berharap Komnas HAM mampu membantu memberikan solusi. Sehingga, Menpora Imam mencabut SK pembekuan tersebut.
Komnas HAM harus membantu mendorong Menpora Imam Nahrawi supaya mencabut SK tersebut. Pencabutan SK juga harus membuat semua sadar dan mengerti bahwa semua harus lebih baik lagi dalam mengelola. Begitu pun klub, harus lebih baik dalam mengelola, katanya.
Kami bersikap netral, tapi bukan berarti tidak menekan PSSI. Kami akan tetap tekan PSSI untuk fokus ke beberapa masalah. Tapi, bagaimana diselesaikan kalau masih dibekukan? Cabut dulu, baru bisa berbicara ke hal lain, seperti gaji yang tertunggak dan kompetisi yang lebih fair, pungkasnya. [initial]
(esa/gia)
Sebab dengan begitu, dilanjutkan Rahmad Darmawan, bisa menjadi solusi atas kebuntuan persoalan yang kini melanda sepak bola nasional. Kemudian yang juga sangat penting, sambung RD- sapaan Rahmad Darmawan- kompetisi bisa kembali diselenggarakan.
Kalau bisa bermain bola, otomatis sponsor bergerak dan klub juga bergeliat. Artinya, pemasukan datang dan membuat kehidupan berjalan normal lagi, ungkapnya.
Karena itu, dipaparkan RD, dia sangat berharap Komnas HAM mampu membantu memberikan solusi. Sehingga, Menpora Imam mencabut SK pembekuan tersebut.
Komnas HAM harus membantu mendorong Menpora Imam Nahrawi supaya mencabut SK tersebut. Pencabutan SK juga harus membuat semua sadar dan mengerti bahwa semua harus lebih baik lagi dalam mengelola. Begitu pun klub, harus lebih baik dalam mengelola, katanya.
Kami bersikap netral, tapi bukan berarti tidak menekan PSSI. Kami akan tetap tekan PSSI untuk fokus ke beberapa masalah. Tapi, bagaimana diselesaikan kalau masih dibekukan? Cabut dulu, baru bisa berbicara ke hal lain, seperti gaji yang tertunggak dan kompetisi yang lebih fair, pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55



















