Review AFC Cup: Arema Tumbang di Hong Kong
Editor Bolanet | 14 Mei 2014 20:51
- Arema Cronus gagal mewujudkan mimpi untuk melangkah ke perempat final AFC Cup 2014 setelah kalah 0-2 dari tuan rumah Kitchee SC di Mong Kok Stadium, Rabu (14/5) malam.
Berstatus tuan rumah, Kitchee SC langsung menggebrak sejak wasit meniup peluit tanda babak pertama dimulai. Baru berjalan lima menit, tuan rumah sudah unggul setelah sundulan Jang Kyungjin dalam situasi tendangan pojok gagal diantisipasi oleh Kurnia Meiga.
Unggul satu gol membuat para pemain Kitchee semakin gencar menggempur pertahanan Arema. Memanfaatkan kegamangan para pemain Arema di awal-awal laga, tuan rumah kembali sukses menggandakan keunggulan. Kali ini giliran tendangan jarak jauh Lam Ka Wai yang mampu menjebol gawang Kurnia Meiga.
Ketinggalan dua gol membuat para pemain Arema tersentak. Dimotori Gustavo Lopez dan Samsul Arif, Arema mencoba membalas. Namun ketatnya pertahanan Kitchee membuat setiap serangan Arema selalu kandas sebelum sampai kotak penalti.
Arema memiliki kesempatan untuk memperkecil kedudukan pada menit ke-34. Cristian Gonzales yang lolos dari jebakan offside nyaris mencetak gol. Sayang tendangannya terlalu lemah sehingga mudah diamankan oleh kiper Kitchee.
Jelang babak pertama usai, Kitchee nyaris menambah keunggulan. Namun kali ini Kurnia Meiga mampu sigap menepis tendangan keras Chan Man Fai yang mengarah deras ke gawangnya. Skor 2-0 untuk keunggulan tuan rumah bertahan hingga babak pertama usai.
Di paruh kedua Arema mencoba bangkit. Tertinggal dua gol membuat pekerjaan Arema semakin berat untuk lolos ke perempat final AFC Cup karena laga tersebut hanya dilangsungkan dalam satu leg.
Sepuluh menit babak kedua dimainkan, Arema memiliki dua peluang untuk mencetak gol dari Samsul Arif. Sayang peluang tersebut masih belum mampu menembus kokohnya lini belakang Kitchee SC tersebut.
Upaya tiada henti terus dilakukan oleh para pemain Arema. Sementara para pemain Kitchee lebih memilih untuk bertahan di daerah sendiri dan hanya menyisakan dua pemain di lini depan untuk melakukan serangan balik.
Strategi tersebut terbukti mampu membuat para pemain Arema sulit mengembangkan permainan mereka. Justru beberapa kali pemain Kitchee mampu merepotkan pertahanan Singo Edan lewat serangan balik mereka.
Di menit-menit akhir pertandingan, Arema mencoba untuk terus menggempur pertahanan Kitchee. Namun kokohnya pertahanan Kitchee gagal membuat semua serangan Arema gagal. Skor 2-0 pun bertahan hingga pertandingan usai. (bola/dzi)
Berstatus tuan rumah, Kitchee SC langsung menggebrak sejak wasit meniup peluit tanda babak pertama dimulai. Baru berjalan lima menit, tuan rumah sudah unggul setelah sundulan Jang Kyungjin dalam situasi tendangan pojok gagal diantisipasi oleh Kurnia Meiga.
Unggul satu gol membuat para pemain Kitchee semakin gencar menggempur pertahanan Arema. Memanfaatkan kegamangan para pemain Arema di awal-awal laga, tuan rumah kembali sukses menggandakan keunggulan. Kali ini giliran tendangan jarak jauh Lam Ka Wai yang mampu menjebol gawang Kurnia Meiga.
Ketinggalan dua gol membuat para pemain Arema tersentak. Dimotori Gustavo Lopez dan Samsul Arif, Arema mencoba membalas. Namun ketatnya pertahanan Kitchee membuat setiap serangan Arema selalu kandas sebelum sampai kotak penalti.
Arema memiliki kesempatan untuk memperkecil kedudukan pada menit ke-34. Cristian Gonzales yang lolos dari jebakan offside nyaris mencetak gol. Sayang tendangannya terlalu lemah sehingga mudah diamankan oleh kiper Kitchee.
Jelang babak pertama usai, Kitchee nyaris menambah keunggulan. Namun kali ini Kurnia Meiga mampu sigap menepis tendangan keras Chan Man Fai yang mengarah deras ke gawangnya. Skor 2-0 untuk keunggulan tuan rumah bertahan hingga babak pertama usai.
Di paruh kedua Arema mencoba bangkit. Tertinggal dua gol membuat pekerjaan Arema semakin berat untuk lolos ke perempat final AFC Cup karena laga tersebut hanya dilangsungkan dalam satu leg.
Sepuluh menit babak kedua dimainkan, Arema memiliki dua peluang untuk mencetak gol dari Samsul Arif. Sayang peluang tersebut masih belum mampu menembus kokohnya lini belakang Kitchee SC tersebut.
Upaya tiada henti terus dilakukan oleh para pemain Arema. Sementara para pemain Kitchee lebih memilih untuk bertahan di daerah sendiri dan hanya menyisakan dua pemain di lini depan untuk melakukan serangan balik.
Strategi tersebut terbukti mampu membuat para pemain Arema sulit mengembangkan permainan mereka. Justru beberapa kali pemain Kitchee mampu merepotkan pertahanan Singo Edan lewat serangan balik mereka.
Di menit-menit akhir pertandingan, Arema mencoba untuk terus menggempur pertahanan Kitchee. Namun kokohnya pertahanan Kitchee gagal membuat semua serangan Arema gagal. Skor 2-0 pun bertahan hingga pertandingan usai. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sempat Join Proyek Los Galacticos ala Arema Cronus, Ini Kisah Greg Nwokolo
Bola Indonesia 12 Desember 2023, 23:45
-
Hari Terbaik dalam Hidup! Ini Kisah Bek Persita Tangerang Christian Rontini jadi Mualaf
Bola Indonesia 25 September 2023, 15:25
LATEST UPDATE
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





