Review: Arema Dipermalukan PSBK Blitar
Editor Bolanet | 3 Maret 2015 18:28
- Arema Cronus harus menelan kekalahan pada laga uji coba kontra PSBK Blitar. Pada laga yang digelar di Stadion Soeprijadi Blitar, Selasa (03/03), Victor Igbonefo dan kawan-kawan takluk 0-1 dari tuan rumah melalui gol semata wayang Jefri Prasetya.
Bermaterikan pemain-pemain yang sebagian besar tergolong pelapis, macam Suroso, Arif Suyono dan Sunarto, Arema Cronus menekan pertahanan PSBK Blitar sejak laga dimulai.
Peluang pertama Arema datang pada menit ke-3. Namun, eksekusi tendangan bebas Sukadana di depan kotak penalti PSBK masih melambung di atas mistar gawang.
Tiga menit berselang, Arema kembali memiliki peluang mencetak gol. Namun, sundulan Yao Rudy masih melenceng dari sasaran.
Gagal mencetak gol, Arema tak mengendorkan serangan mereka. Menit 16, mereka kembali memiliki peluang melalui kerjasama Sunarto dan Yao Rudy. Namun, eksekusi Narto masih melambung di atas gawang PSBK, yang dikawal Yanuar.
Arif Suyono memiliki kesempatan membawa Arema unggul pada menit 23. Tapi, pemain belakang PSBK masih bisa memblok sepakan yang karib disapa Keceng ini.
Menit 35, akhirnya gawang PSBK bobol oleh sepakan Hendro Siswanto. Namun, wasit M Yeni menganulir gol tersebut karena Hendro dinilai terlebih dulu berada dalam posisi offside.
Sunarto nyaris membawa Arema unggul pada penghujung babak pertama. Namun, lagi-lagi pemain belakang PSBK berhasil menyapu bola sontekan Narto dari mulut gawang. Alhasil, sampai babak pertama usai, kedudukan tetap imbang tanpa gol.
Pada babak kedua, Arema terus menekan pertahanan tuan rumah. Pada menit 52, memanfaatkan kemelut menyusul sepak pojok bagi Arema, Victor Igbonefo memiliki peluang mencetak gol. Namun, Yanuar sigap menepis bola sepakan Victor menjauh dari gawangnya.
Keceng nyaris membawa Arema unggul pada menit 71. Namun, bola sepakannya masih menghajar mistar gawang PSBK.
Asyik menyerang, Arema justru nyaris kebobolan. Beruntung bagi anak asuh Suharno, Suroso berhasil menggagalkan peluang Agus Dinho pada menit 76.
Dinho kembali membahayakan gawang Arema empat menit kemudian. Namun, kali ini Utam sigap menangkap sepakan pemain nomor 10 PSBK ini.
Semenit sebelum pertandingan usai, petaka mendatangi Arema. Menyambut umpan sepak pojok, Jefri Prasetya meloncat dan menanduk bola ke gawang Utam.
Para penggawa Arema tak mampu mengejar ketinggalan pada sisa waktu pertandingan. Walhasil sampai M. Yeni meniup peluit panjang, kedudukan bertahan 1-0 bagi kemenangan PSBK. (den/dzi)
Bermaterikan pemain-pemain yang sebagian besar tergolong pelapis, macam Suroso, Arif Suyono dan Sunarto, Arema Cronus menekan pertahanan PSBK Blitar sejak laga dimulai.
Peluang pertama Arema datang pada menit ke-3. Namun, eksekusi tendangan bebas Sukadana di depan kotak penalti PSBK masih melambung di atas mistar gawang.
Tiga menit berselang, Arema kembali memiliki peluang mencetak gol. Namun, sundulan Yao Rudy masih melenceng dari sasaran.
Gagal mencetak gol, Arema tak mengendorkan serangan mereka. Menit 16, mereka kembali memiliki peluang melalui kerjasama Sunarto dan Yao Rudy. Namun, eksekusi Narto masih melambung di atas gawang PSBK, yang dikawal Yanuar.
Arif Suyono memiliki kesempatan membawa Arema unggul pada menit 23. Tapi, pemain belakang PSBK masih bisa memblok sepakan yang karib disapa Keceng ini.
Menit 35, akhirnya gawang PSBK bobol oleh sepakan Hendro Siswanto. Namun, wasit M Yeni menganulir gol tersebut karena Hendro dinilai terlebih dulu berada dalam posisi offside.
Sunarto nyaris membawa Arema unggul pada penghujung babak pertama. Namun, lagi-lagi pemain belakang PSBK berhasil menyapu bola sontekan Narto dari mulut gawang. Alhasil, sampai babak pertama usai, kedudukan tetap imbang tanpa gol.
Pada babak kedua, Arema terus menekan pertahanan tuan rumah. Pada menit 52, memanfaatkan kemelut menyusul sepak pojok bagi Arema, Victor Igbonefo memiliki peluang mencetak gol. Namun, Yanuar sigap menepis bola sepakan Victor menjauh dari gawangnya.
Keceng nyaris membawa Arema unggul pada menit 71. Namun, bola sepakannya masih menghajar mistar gawang PSBK.
Asyik menyerang, Arema justru nyaris kebobolan. Beruntung bagi anak asuh Suharno, Suroso berhasil menggagalkan peluang Agus Dinho pada menit 76.
Dinho kembali membahayakan gawang Arema empat menit kemudian. Namun, kali ini Utam sigap menangkap sepakan pemain nomor 10 PSBK ini.
Semenit sebelum pertandingan usai, petaka mendatangi Arema. Menyambut umpan sepak pojok, Jefri Prasetya meloncat dan menanduk bola ke gawang Utam.
Para penggawa Arema tak mampu mengejar ketinggalan pada sisa waktu pertandingan. Walhasil sampai M. Yeni meniup peluit panjang, kedudukan bertahan 1-0 bagi kemenangan PSBK. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSBK Tampik Tudingan Dikondisikan Lolos Playoff 'Khusus'
Bola Indonesia 11 Oktober 2017, 04:27
-
Persewangi Sebut Ada Skenario Loloskan PSBK
Bola Indonesia 11 Oktober 2017, 03:09
-
Persewangi Anggap Laga Kontra PSBK Tak Pernah Terjadi
Bola Indonesia 10 Oktober 2017, 22:25
-
Video: Beginilah Kericuhan Laga Persewangi vs PSBK
Open Play 10 Oktober 2017, 21:39
-
Seperti Adu Silat, Laga PSBK vs Persewangi Tanpa Penyelesaian
Bola Indonesia 10 Oktober 2017, 19:23
LATEST UPDATE
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





