Review: Arema Juara SCM Cup 2015
Editor Bolanet | 27 Januari 2015 21:27
- Arema Cronus sukses menjadi yang terbaik di turnamen SCM Cup 2015. Melawan Sriwijaya FC di partai final yang digelar di Stadion Jakabaring Palembang, Singo Edan menang tipis 1-0 lewat gol tunggal Gilang Ginarsa.
Bermain di depan pendukung sendiri, Sriwijaya tampil penuh semangat dan mampu menguasai pertandingan sejak menit awal. Namun peluang pertama justru didapatkan oleh Arema. Pada menit kesembilan, Fery Aman Saragih nyaris membuka keunggulan andai tendangan kerasnya tak diselamatkan kiper Dian Agus Prasetyo.
Usai peluang tersebut, Sriwijaya kembali mencoba menembus pertahanan rapat Arema yang memang tampil dengan komposisi lebih defensif. Pada menit ke-22, Mouri Makan mengirim umpan silang kepada Titus Bonai. Sayang nama terakhir gagal memaksimalkannya menjadi gol.
Pada menit ke-37 Sriwijaya FC kembali mendapatkan peluang mencetak gol. Kali ini giliran Ferdinand Sinaga, yang mendapatkan umpan matang dari Titus Bonai, gagal memanfaatkannya menjadi gol setelah tendangannya melambung dari gawang Made. Wardana. Skor imbang tanpa gol mengakhiri babak pertama.
Gagal tampil apik di babak pertama, Arema mencoba memperbaiki diri di babak kedua. Pelatih Suharno pun melakukan pergantian dengan memasukkan nama Gilang Ginarsa untuk menggantikan Alfarizi.
Keputusan tersebut tepat. Gilang Ginarsa sukses memecah kebuntuan pada menit ke-75. Mendapatkan umpan dari tendangan sudut, Gilang Ginarsa yang berdiri tanpa kawalan sukses menaklukkan Dian Agus yang tampak kaget dengan sundulan tersebut. Arema unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Sriwijaya FC mencoba meningkatkan intensitas serangan melalui Ferdinand Sinaga dan Titus Bonai. Namun beberapa peluang dari kedua pemain tersebut gagal berbuah gol.
Untuk meningkatkan serangan, Sriwijaya FC akhirnya memasukkan Patrich Wanggai. Masuknya Wanggai terbukti mampu membuat serangan Laskar Wong Kito mengalir deras. Beberapa peluang emas bahkan mampu dimiliki oleh Wanggai. Namun peluang tersebut gagal dimaksimalkannya menjadi gol. Hingga pertandingan berakhir, skor 1-0 untuk keunggulan Arema tak mengalami perubahan. (bola/dzi)
Bermain di depan pendukung sendiri, Sriwijaya tampil penuh semangat dan mampu menguasai pertandingan sejak menit awal. Namun peluang pertama justru didapatkan oleh Arema. Pada menit kesembilan, Fery Aman Saragih nyaris membuka keunggulan andai tendangan kerasnya tak diselamatkan kiper Dian Agus Prasetyo.
Usai peluang tersebut, Sriwijaya kembali mencoba menembus pertahanan rapat Arema yang memang tampil dengan komposisi lebih defensif. Pada menit ke-22, Mouri Makan mengirim umpan silang kepada Titus Bonai. Sayang nama terakhir gagal memaksimalkannya menjadi gol.
Pada menit ke-37 Sriwijaya FC kembali mendapatkan peluang mencetak gol. Kali ini giliran Ferdinand Sinaga, yang mendapatkan umpan matang dari Titus Bonai, gagal memanfaatkannya menjadi gol setelah tendangannya melambung dari gawang Made. Wardana. Skor imbang tanpa gol mengakhiri babak pertama.
Gagal tampil apik di babak pertama, Arema mencoba memperbaiki diri di babak kedua. Pelatih Suharno pun melakukan pergantian dengan memasukkan nama Gilang Ginarsa untuk menggantikan Alfarizi.
Keputusan tersebut tepat. Gilang Ginarsa sukses memecah kebuntuan pada menit ke-75. Mendapatkan umpan dari tendangan sudut, Gilang Ginarsa yang berdiri tanpa kawalan sukses menaklukkan Dian Agus yang tampak kaget dengan sundulan tersebut. Arema unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Sriwijaya FC mencoba meningkatkan intensitas serangan melalui Ferdinand Sinaga dan Titus Bonai. Namun beberapa peluang dari kedua pemain tersebut gagal berbuah gol.
Untuk meningkatkan serangan, Sriwijaya FC akhirnya memasukkan Patrich Wanggai. Masuknya Wanggai terbukti mampu membuat serangan Laskar Wong Kito mengalir deras. Beberapa peluang emas bahkan mampu dimiliki oleh Wanggai. Namun peluang tersebut gagal dimaksimalkannya menjadi gol. Hingga pertandingan berakhir, skor 1-0 untuk keunggulan Arema tak mengalami perubahan. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Liga 2 Hari Ini: Semen Padang vs Sriwijaya FC di Vidio
Bola Indonesia 10 November 2021, 11:16
-
Jadwal Siaran Langsung Liga 2 Hari Ini, Kamis 4 November 2021
Bola Indonesia 4 November 2021, 09:40
-
6 Klub Indonesia yang Pernah Main di Jepang, Tuan Rumah Olimpiade 2020
Bola Indonesia 23 Juli 2021, 21:49
-
8 Klub Ingin Jadi Tuan Rumah Babak Penyisihan Grup Liga 2
Bola Indonesia 16 Juni 2021, 00:38
-
Arema FC Relakan Ikhwan Ciptady Gabung Sriwijaya FC
Bola Indonesia 9 Juni 2021, 19:39
LATEST UPDATE
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
-
Link Live Streaming Inter vs Napoli di Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 20:00
-
Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
Piala Dunia 5 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 19:00
-
Tinggalkan Al Hilal, Karim Benzema Tak Akan Gabung Barcelona
Liga Spanyol 5 September 2026, 18:10
-
Link Live Streaming Borneo FC vs Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 17:00
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs PSM Makassar 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 16:00
-
Perasaan Alexander Isak Usai Liverpool Menang Perdana di Premier League
Liga Inggris 5 September 2026, 16:00
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Garudayaksa 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:33
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persijap Jepara 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:25
-
Link Live Streaming PSIM vs Persita di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:19
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




