Review DU: Deltras Kembali Tertahan di Kandang
Editor Bolanet | 18 April 2014 17:16
- Keunggulan jumlah pemain gagal dimanfaatkan Deltras Sidoarjo. Menghadapi 10 pemain Persepar Kalteng Putra, Jumat (18/4) sore di Stadion Gelora Delta, anak asuh Riono Asnan dipaksa imbang 1-1.
Bermodal pemain berpengalaman membuat Persepar Kalteng Putra mampu mendominasi pertandingan sejak menit awal. Sayangnya serangan mereka tak efektif. Sebab, sering kali mereka gagal memaksimalkan peluang yang didapat. Di samping itu pertahanan Deltras juga cukup rapat.
Kesempatan pertama bagi Persepar lahir pada menit ke-22 lewat steiker utamanya Ifeanyi Khukwu Charles. Akan tetapi tendangan keras pemain bernomor punggung 10 masih dapat ditepis kiper Syaifuddin. Kiper asal Jombang ini kembali menyelamatkan gawang Deltras usai menepis tendangan bebas Bayu Pradana pada menit ke-26.
Pada menit ke-34, Ifeanyi Khukwu Charles berhasil menjebol gawang Syaifuddin. Namun gol dianulir wasit Wendy Umar menganggap Charles melakukan handball. Atas hal itu Charles dihadiahi kartu kuning. Gol Persepar akhirnya lahir di masa injury time babak pertama. Lolos dari jebakan offside, Bayu Pradana dengan tenang mengecoh kiper Syaifuddin.
Pada babak kedua, Persepar harus bermain dengan 10 orang setelah striker Charles karena menerima kartu kuning kedua di menit ke-55. Alasannya sepele, Charles tak memakai pelindung tulang kering (decker). Atas tindakan konyolnya itu, pemain berkulit legam ini harus meninggalkan lapangan pertandingan.
Keunggulan jumlah pemain coba dimanfaatkan Deltras dengan memasukkan striker Ardiansyah di menit ke-60. Masuknya Ardi membawa keberuntungan bagi The Lobster. Sebab ia sukses menyamakan skor menjadi 1-1 pada menit ke-61. Diawali kemelut di muka gawang, heading Ardi gagal ditepis kiper Zulham Sahputra.
Unggul jumlah pemain membuat Deltras menguasai pertandingan. Pasukan muda The Lobster memaksa Persepar bertahan dan mengandalkan serangan balik. Persepar juga bermain kasar untuk menghentikan pergerakan pemain Deltras. Sayang hingga menit ke-75, belum ada gol tambahan yang tercipta.
Memasuki lima menit akhir pertandingan, Persepar coba bangkit di sisa-sisa tenaganya. Akan tetapi hingga bubar pertandingan, tak ada perubahan skor. Skor imbang 1-1 menjadi kali kedua yang dialami Deltras pada awal kompetisi Divisi Utama. (faw/dzi)
Bermodal pemain berpengalaman membuat Persepar Kalteng Putra mampu mendominasi pertandingan sejak menit awal. Sayangnya serangan mereka tak efektif. Sebab, sering kali mereka gagal memaksimalkan peluang yang didapat. Di samping itu pertahanan Deltras juga cukup rapat.
Kesempatan pertama bagi Persepar lahir pada menit ke-22 lewat steiker utamanya Ifeanyi Khukwu Charles. Akan tetapi tendangan keras pemain bernomor punggung 10 masih dapat ditepis kiper Syaifuddin. Kiper asal Jombang ini kembali menyelamatkan gawang Deltras usai menepis tendangan bebas Bayu Pradana pada menit ke-26.
Pada menit ke-34, Ifeanyi Khukwu Charles berhasil menjebol gawang Syaifuddin. Namun gol dianulir wasit Wendy Umar menganggap Charles melakukan handball. Atas hal itu Charles dihadiahi kartu kuning. Gol Persepar akhirnya lahir di masa injury time babak pertama. Lolos dari jebakan offside, Bayu Pradana dengan tenang mengecoh kiper Syaifuddin.
Pada babak kedua, Persepar harus bermain dengan 10 orang setelah striker Charles karena menerima kartu kuning kedua di menit ke-55. Alasannya sepele, Charles tak memakai pelindung tulang kering (decker). Atas tindakan konyolnya itu, pemain berkulit legam ini harus meninggalkan lapangan pertandingan.
Keunggulan jumlah pemain coba dimanfaatkan Deltras dengan memasukkan striker Ardiansyah di menit ke-60. Masuknya Ardi membawa keberuntungan bagi The Lobster. Sebab ia sukses menyamakan skor menjadi 1-1 pada menit ke-61. Diawali kemelut di muka gawang, heading Ardi gagal ditepis kiper Zulham Sahputra.
Unggul jumlah pemain membuat Deltras menguasai pertandingan. Pasukan muda The Lobster memaksa Persepar bertahan dan mengandalkan serangan balik. Persepar juga bermain kasar untuk menghentikan pergerakan pemain Deltras. Sayang hingga menit ke-75, belum ada gol tambahan yang tercipta.
Memasuki lima menit akhir pertandingan, Persepar coba bangkit di sisa-sisa tenaganya. Akan tetapi hingga bubar pertandingan, tak ada perubahan skor. Skor imbang 1-1 menjadi kali kedua yang dialami Deltras pada awal kompetisi Divisi Utama. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mantan Pelatih Persegres Tangani Klub Liga 3
Bola Indonesia 23 November 2017, 01:47
-
Ini Agenda Uji Coba Terdekat Persebaya
Bola Indonesia 31 Oktober 2017, 05:18
-
Persema: 99,99 Persen ke Divisi Utama
Bola Indonesia 23 Januari 2017, 17:46
-
Kerjasama Persebaya dan Investor Terhambat Administrasi
Bola Indonesia 16 Januari 2017, 09:30
-
Persebaya Sempat Lirik Dejan Antonic
Bola Indonesia 16 Januari 2017, 09:19
LATEST UPDATE
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









