Review DU: Ditahan PSIM, Persebaya Gagal ke Puncak
Editor Bolanet | 18 Mei 2012 19:52
- Persebaya Surabaya harus kembali lagi berbagi angka dengan PSIM Yogyakarta. Dalam pertemuan kedua mereka pada Divisi Utama (DU) PT Liga Indonesia (LI) di Stadion Gelora 10 Nopember, Jumat (19/5) kedua tim harus bermain sama kuat 2-2.
Ambisi memburu puncak klasemen, Bajul Ijo langsung menekan begitu peluit pertama dibunyikan. Belum semenit laga ini berjalan, tuan rumah langsung mengancam lewat Anoure Obiora Richad. Sayang tendangannya melenceng.
Kurang rapatnya pertahanan Laskar Mataram dimanfaatkan betul oleh anak asuh Freddy Mulli. Menit ke delapan, mereka kembali menebar ancaman melalui tendangan Basuki dari luar kotak penalti. Sayang bola masih terlampau mudah bagi penjaga gawang tim tamu, Agung Prasetyo.
Peluang pertama PSIM sendiri baru hadir di menit ke-11 melalui tendangan bebas Kristian Adelmund. Namun kiper Persebaya, Ari Soma masih bisa menghalaunya.
Tiga menit usai peluang mereka tersebut, tim tamu akhirnya malah kebobolan. Berawal dari crossing Imam Yulianto, bola diumpankan Obiora melalui sundulannya ke Habib Sukron yang tak terjaga. Sundulan Habib itu tak dapat ditepis kiper Agung dan tuan rumah pun unggul 1-0.
Unggul satu gol tak membuat Bajul Ijo mengendurkan tekanan. Tim asuhan Freddy Muli itu kembali menguasai jalanya laga. Gol pun kembali datang pada menit ke-24 kali ini dari Anoure Obiora Richad memanfaatkan assist sempurna . Bajul Ijo unggul kian jauh 2-0
Pelatih PSIM, Hanafing nampaknya tak puas dengan kinerja lini depannya. Ia pun menarik striker Reinhard Rumakewi dan menggantinya dengan Lakman Salam di menit ke-32. Namun skor 2-0 untuk Persebaya bertahan hingga jeda.
PSIM kembali menarik keluar strikernya di awal babak kedua ini. Kali ini giliran striker asing, Emilie Linkers yang ditarik keluar dan sriker veteran, Seto Nurdiyantoro masuk menggantikannya. Masuknya Seto berimbas positif ke permainan PSIM. Laskar Mataram tampil lebih agresif dan lebih intens untuk membongkar pertahanan PSIM.
Peluang kembali datang pada tim tamu di menit ke-54 melalui tendangan spekulasi M Irfan dari jarak jauh. Nyaris! Bola masih membentur tiang gawang. Semenit kemudian, giliran Lakman Salam melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti. Tapi kali ini Ari Soma masih sigap menghalaunya.
Persebaya harus kehilangan Habib Syukron karena cedera pada menit ke-58. Freddy Muli kemudian memasukkan Wahyu Subo menggantikan sang pecetak gol pertama. Namun, dua menit berselang mereka harus rela kebobolan.
PSIM akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan mereka melalui kaki pemain yang baru masuk, Seto Nurdiyantoro menit ke-60. Sukses melewati dua bek, striker veteran itu pun kemudian kiper Ari Soma guna mengubah skor menjadi 2-1.
Setelah gol itu, PSIM malah memegang kendali. Hasilnya, pada menit ke-72, Kristian Adelmund mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah menerima umpan dari M Irfan.
Upaya Freddy Mulli untuk memasukkan Zaenal Ichwan menggantikan Basuki di menit ke-76 tak berbuah hasil. Hingga laga usai, skor 2-2 tetap bertahan.
Hasil ini membuat Persebaya gagal menempel Persita Tangerang di puncak klasemen. Tambahan satu angka bagi Persebaya dan PSIM membuat mereka tetap di peringkat kedua dan ketiga dengan perolehan angka sama 32, tertinggal dua angka dari Persita. (bola/fjr)
Ambisi memburu puncak klasemen, Bajul Ijo langsung menekan begitu peluit pertama dibunyikan. Belum semenit laga ini berjalan, tuan rumah langsung mengancam lewat Anoure Obiora Richad. Sayang tendangannya melenceng.
Kurang rapatnya pertahanan Laskar Mataram dimanfaatkan betul oleh anak asuh Freddy Mulli. Menit ke delapan, mereka kembali menebar ancaman melalui tendangan Basuki dari luar kotak penalti. Sayang bola masih terlampau mudah bagi penjaga gawang tim tamu, Agung Prasetyo.
Peluang pertama PSIM sendiri baru hadir di menit ke-11 melalui tendangan bebas Kristian Adelmund. Namun kiper Persebaya, Ari Soma masih bisa menghalaunya.
Tiga menit usai peluang mereka tersebut, tim tamu akhirnya malah kebobolan. Berawal dari crossing Imam Yulianto, bola diumpankan Obiora melalui sundulannya ke Habib Sukron yang tak terjaga. Sundulan Habib itu tak dapat ditepis kiper Agung dan tuan rumah pun unggul 1-0.
Unggul satu gol tak membuat Bajul Ijo mengendurkan tekanan. Tim asuhan Freddy Muli itu kembali menguasai jalanya laga. Gol pun kembali datang pada menit ke-24 kali ini dari Anoure Obiora Richad memanfaatkan assist sempurna . Bajul Ijo unggul kian jauh 2-0
Pelatih PSIM, Hanafing nampaknya tak puas dengan kinerja lini depannya. Ia pun menarik striker Reinhard Rumakewi dan menggantinya dengan Lakman Salam di menit ke-32. Namun skor 2-0 untuk Persebaya bertahan hingga jeda.
PSIM kembali menarik keluar strikernya di awal babak kedua ini. Kali ini giliran striker asing, Emilie Linkers yang ditarik keluar dan sriker veteran, Seto Nurdiyantoro masuk menggantikannya. Masuknya Seto berimbas positif ke permainan PSIM. Laskar Mataram tampil lebih agresif dan lebih intens untuk membongkar pertahanan PSIM.
Peluang kembali datang pada tim tamu di menit ke-54 melalui tendangan spekulasi M Irfan dari jarak jauh. Nyaris! Bola masih membentur tiang gawang. Semenit kemudian, giliran Lakman Salam melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti. Tapi kali ini Ari Soma masih sigap menghalaunya.
Persebaya harus kehilangan Habib Syukron karena cedera pada menit ke-58. Freddy Muli kemudian memasukkan Wahyu Subo menggantikan sang pecetak gol pertama. Namun, dua menit berselang mereka harus rela kebobolan.
PSIM akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan mereka melalui kaki pemain yang baru masuk, Seto Nurdiyantoro menit ke-60. Sukses melewati dua bek, striker veteran itu pun kemudian kiper Ari Soma guna mengubah skor menjadi 2-1.
Setelah gol itu, PSIM malah memegang kendali. Hasilnya, pada menit ke-72, Kristian Adelmund mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah menerima umpan dari M Irfan.
Upaya Freddy Mulli untuk memasukkan Zaenal Ichwan menggantikan Basuki di menit ke-76 tak berbuah hasil. Hingga laga usai, skor 2-2 tetap bertahan.
Hasil ini membuat Persebaya gagal menempel Persita Tangerang di puncak klasemen. Tambahan satu angka bagi Persebaya dan PSIM membuat mereka tetap di peringkat kedua dan ketiga dengan perolehan angka sama 32, tertinggal dua angka dari Persita. (bola/fjr)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming BRI Super League: PSIM vs Malut United
Bola Indonesia 10 Mei 2026, 09:27
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Malut United 10 Mei 2026
Bola Indonesia 10 Mei 2026, 01:24
-
Kapan Terakhir Persib Kalah dan Kapan Terakhir PSIM Menang?
Bola Indonesia 4 Mei 2026, 19:08
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Belgia vs Iran: Alireza Beiranvand
Piala Dunia 22 Juni 2026, 04:36
-
Hasil Belgia vs Iran: Setan Merah Gagal Jinakkan Cheetah Persia
Piala Dunia 22 Juni 2026, 04:04
-
Man of the Match Spanyol vs Arab Saudi: Mikel Oyarzabal
Piala Dunia 22 Juni 2026, 01:51
-
Hasil Spanyol vs Arab Saudi: La Roja Menang Telak 4-0
Piala Dunia 22 Juni 2026, 01:39
-
Piala Dunia 2026: Tampilan Man of the Match Diubah untuk 8 Pemain Muslim
Piala Dunia 21 Juni 2026, 21:48
-
Jude Bellingham Bersinar, Debat Nomor 10 Inggris Mereda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 20:49
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs RD Kongo 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:23
-
Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28










