
Bola.net - Iran menghadapi tantangan besar menjelang pertandingan melawan Belgia pada matchday kedua Grup G Piala Dunia 2026. Selain harus menghadapi lawan kuat, tim asuhan Amir Ghalenoei juga mengeluhkan kondisi persiapan yang dinilai jauh dari ideal.
Laga Belgia vs Iran akan berlangsung di SoFi Stadium, Inglewood, Senin, 22 Juni 2026 pukul 02.00 WIB. Pertandingan ini menjadi sangat penting bagi kedua tim dalam persaingan memperebutkan tiket ke fase gugur.
Menjelang pertandingan tersebut, pelatih Iran Amir Ghalenoei melontarkan kritik kepada otoritas Amerika Serikat terkait pengaturan jadwal timnya. Menurutnya, kebijakan yang diterapkan tidak konsisten dan membuat skuad Iran berada dalam posisi yang kurang menguntungkan.
Waktu Latihan Iran Dipangkas
Ghalenoei mengungkapkan timnya hanya memiliki waktu persiapan yang sangat terbatas sebelum menghadapi Belgia. Situasi itu bahkan memaksa Iran memangkas sesi latihan yang telah direncanakan.
"Kami hanya bisa berlatih setengah dari waktu yang biasanya kami gunakan untuk latihan. Kami ingin memiliki persiapan fisik dan teknis yang optimal," ujar Ghalenoei.
Ia kemudian membandingkan kondisi timnya dengan Belgia yang dinilai memperoleh kesempatan lebih baik. Menurutnya, lawan mereka sudah tiba lebih awal dan dapat menjalani sesi latihan secara normal.
"Lihat tim Belgia. Mereka tiba kemarin siang. Mereka berhasil menjalani latihan dengan baik," katanya.
Dampak Pembatasan Perjalanan
Perjalanan Iran di Piala Dunia 2026 memang tidak berjalan mulus sejak awal turnamen. Konflik antara Iran dan Amerika Serikat membuat sejumlah rencana tim harus mengalami perubahan.
Markas tim yang semula direncanakan berada di Tucson, Arizona, dipindahkan ke Tijuana, Meksiko. Selain itu, beberapa anggota staf juga gagal memperoleh visa untuk masuk ke Amerika Serikat.
Akibat pembatasan tersebut, Iran harus bolak-balik dari Meksiko ke Amerika Serikat untuk menjalani pertandingan Grup G. Ghalenoei menilai aturan yang diterapkan berubah-ubah dari satu pertandingan ke pertandingan lain.
Saat menghadapi Selandia Baru pada laga pertama yang berakhir imbang 2-2, Iran masih memiliki waktu persiapan sekitar 24 jam. Namun, menurut sang pelatih, kondisi menjelang laga melawan Belgia justru menjadi lebih sulit.
Pertanyakan Konsistensi Kebijakan Amerika Serikat
Ghalenoei mengaku mendapat informasi bahwa Iran akan memperoleh keleluasaan lebih besar dalam mengatur perjalanan menjelang laga terakhir grup melawan Mesir di Seattle pada 26 Juni. Hal itu membuatnya mempertanyakan alasan kebijakan serupa tidak diterapkan sejak awal.
"Untuk pertandingan ketiga, mereka mengizinkan kami membuat keputusan sendiri terkait perencanaan perjalanan. Namun, masalah saya, mengapa mereka tidak mengizinkan kami datang lebih awal untuk dua pertandingan pertama juga?" ujarnya.
Meski melontarkan kritik, Ghalenoei tetap memberikan apresiasi kepada FIFA dan presidennya, Gianni Infantino. Ia menilai FIFA telah berupaya maksimal membantu mengurangi berbagai kendala yang dihadapi Iran selama turnamen berlangsung.
Pelatih berusia 62 tahun itu juga berterima kasih kepada otoritas Amerika Serikat karena telah memperlancar proses kedatangan timnya di perbatasan. Namun, ia menegaskan bahwa waktu latihan yang hilang tetap menjadi persoalan utama menjelang duel penting melawan Belgia.
Sumber: The Independent
Klasemen Piala Dunia 2026
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 5 Agustus 2026 13:13Vinicius Junior Fokus Bersinar di Bawah Jose Mourinho, Abaikan Rumor Arsenal
-
Editorial 5 Agustus 2026 10:596 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
-
Liga Italia 5 Agustus 2026 10:43Galatasaray Gencar Rayu Rafael Leao, Victor Osimhen Ikut Bantu
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 Agustus 2026 05:53Tes Medis Beres, Bruno Guimaraes Segera Resmi Jadi Pemain Arsenal
-
Bola Indonesia 6 Agustus 2026 05:16Prediksi Piala Presiden 2026: Persija vs Arema FC 6 Agustus 2026
-
Bola Indonesia 6 Agustus 2026 04:52Prediksi Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya 6 Agustus 2026
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 3 Agustus 2026 15:46Wales Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino Jelang Pemilihan Presiden FIFA
SOROT
-
Liputan6 6 Agustus 2026 07:34Babak Baru Kasus Pembunuhan Nus Kei
-
Liputan6 6 Agustus 2026 06:13Jakarta Bakal Diguyur Hujan Buatan Tiap Pekan
-
Liputan6 6 Agustus 2026 05:50Detik-Detik Avanza Tabrak 7 Motor Penjemput Pelajar MTsN di Bandar Lampung
-
Liputan6 6 Agustus 2026 05:37Kades di Pandeglang Buka Suara Soal Jenazah Anak Dibawa Motor
-
Liputan6 6 Agustus 2026 05:00Ketika Empati Hilang, Coreng Wajah Pelayanan Kesehatan
-
Liputan6 6 Agustus 2026 01:05BGN Buka Peluang Libatkan Polisi Tangani Kasus Keracunan MBG
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316603/original/017062400_1785976477-a7d9d441-8d8b-4358-be82-b54d18cf8de7.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4521888/original/068671200_1690882636-20230801-Gelombang-Panas-El-Nino-Jakarta-Faizal-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316583/original/025398800_1785970222-1001528331.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316469/original/080019700_1785929797-1000518444.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315744/original/019758300_1785885131-yurizal.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316569/original/082983400_1785946244-IMG_20260805_192842_7.jpg)
