Review: Gol Telat Asep Budi Beri Persik Poin Absolut
Editor Bolanet | 13 Januari 2014 21:04
- Gol Asep Budi Santoso di masa injury time mengantarkan Persik Kediri meraih kemenangan tipis 2-1 saat menjamu Persiba Bantul, Senin (13/1) malam di Stadion Brawijaya Kediri. Persik diuntungkan karena Persiba Bantul bermain dengan 10 orang sejak menit ke-31.
Persiba Bantul tampil cukup apik di awal pertandingan. Permainan cepat mereka benar-benar mengagetkan pasukan Macan Putih. Persiba juga mampu mendikte ritme pertandingan. Anak asuh Aris Budi Sulistyo juga banyak melakukan kesalahan elementer. Meski dimainkan sejak awal, suplai bola Rendi Irwan juga minim.
Mengandalkan duo Sholehudin dan M Isnaini, Persiba berhasil mengacak-acak pertahanan Persik. Upaya mereka akhirnya membuahkan gol pada menit ke-29. Berdiri tanpa kawalan, sontekan Sholehudin gagal diantisipasi kiper Persik, Usman Pribadi.
Namun pada menit ke-31, Persiba harus bermain dengan 10 orang setelah Rian Wahyu menerima kartu kuning kedua dari wasit. Unggul personel membuat Persik bermain kian percaya diri dan agresif. Masuknya Khusnul Yuli membuat Rendi Irwan menggila dan kembali menjadi motor serangan Persik.
Dua peluang diciptakan Claudio Luis dan Michael Ndubuisi. Sayang bola masih dapat digagalkan kiper Persiba, M Yasir. Skor 1-0 untuk Persiba bertahan hingga turun minum. Babak kedua baru memasuki menit ke-47, Persik sukses membuat skor menjadi 1-1. Diawali kemelut di depan gawang Persiba, tandukan Dicky Firasat menghujam gawang M Yasir.
Selepas gol Dicky, Persik masih menguasai jalannya pertandingan. Namun mereka kesulitan untuk membongkar rapatnya tembok pertahanan Persiba. Persik juga tak memiliki taring mematikan yang dapat mengonversi peluang menjadi sebuah gol. Pelatih Aris Budi Sulistyo coba menambah daya gedor.
Dua pemain dengan nasfu menyerang cukup tinggi, Faris Aditama dan Dimas Galih Gumilang, dimainkan. Namun hingga menit ke-75, Macan Putih tak mampu menambah skor. Sebaliknya, Persiba Bantul mempertebal tembok pertahanan dengan masuknya Eduardo Bizzaro menit ke-78. Bizzaro masuk menggantikan Aidin Elmi.
Pada 10 menit akhir pertandingan, Persik masih belum mampu untuk memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Meski aktif menyerang, namun finishing touch sangat lemah. Persik akhirnya mengunci kemenangan setelah Asep Budi Santoso mencetak gol penentu di masa injury time. Persik menang 2-1. (faw/dzi)
Persiba Bantul tampil cukup apik di awal pertandingan. Permainan cepat mereka benar-benar mengagetkan pasukan Macan Putih. Persiba juga mampu mendikte ritme pertandingan. Anak asuh Aris Budi Sulistyo juga banyak melakukan kesalahan elementer. Meski dimainkan sejak awal, suplai bola Rendi Irwan juga minim.
Mengandalkan duo Sholehudin dan M Isnaini, Persiba berhasil mengacak-acak pertahanan Persik. Upaya mereka akhirnya membuahkan gol pada menit ke-29. Berdiri tanpa kawalan, sontekan Sholehudin gagal diantisipasi kiper Persik, Usman Pribadi.
Namun pada menit ke-31, Persiba harus bermain dengan 10 orang setelah Rian Wahyu menerima kartu kuning kedua dari wasit. Unggul personel membuat Persik bermain kian percaya diri dan agresif. Masuknya Khusnul Yuli membuat Rendi Irwan menggila dan kembali menjadi motor serangan Persik.
Dua peluang diciptakan Claudio Luis dan Michael Ndubuisi. Sayang bola masih dapat digagalkan kiper Persiba, M Yasir. Skor 1-0 untuk Persiba bertahan hingga turun minum. Babak kedua baru memasuki menit ke-47, Persik sukses membuat skor menjadi 1-1. Diawali kemelut di depan gawang Persiba, tandukan Dicky Firasat menghujam gawang M Yasir.
Selepas gol Dicky, Persik masih menguasai jalannya pertandingan. Namun mereka kesulitan untuk membongkar rapatnya tembok pertahanan Persiba. Persik juga tak memiliki taring mematikan yang dapat mengonversi peluang menjadi sebuah gol. Pelatih Aris Budi Sulistyo coba menambah daya gedor.
Dua pemain dengan nasfu menyerang cukup tinggi, Faris Aditama dan Dimas Galih Gumilang, dimainkan. Namun hingga menit ke-75, Macan Putih tak mampu menambah skor. Sebaliknya, Persiba Bantul mempertebal tembok pertahanan dengan masuknya Eduardo Bizzaro menit ke-78. Bizzaro masuk menggantikan Aidin Elmi.
Pada 10 menit akhir pertandingan, Persik masih belum mampu untuk memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Meski aktif menyerang, namun finishing touch sangat lemah. Persik akhirnya mengunci kemenangan setelah Asep Budi Santoso mencetak gol penentu di masa injury time. Persik menang 2-1. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persik 8 Mei 2026
Bola Indonesia 7 Mei 2026, 22:08
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

















