Review: Hujan Gol di Battle of Red
Editor Bolanet | 23 Oktober 2013 22:19
- Laga persahabatan Indonesia Red melawan United Red menghadirkan hujan gol. Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (23/10) malam, Indonesia Red mampu menang 7-6 atas United Red.
Indonesia Red yang dimotori Bambang Pamungkas mampu unggul cepat lewat gol Elie Aiboy saat pertandingan baru berjalan enam menit. Tak berselang lama, Indonesia kembali mencetak gol. Kali ini giliran Firman Utina yang mampu mengelabui kiper United Red, Nick Culkin.
Unggul dua gol Indonesia semakin nyaman membangun serangan. Pada menit ke-21 Elie Aiboy kembali mencetak gol. Indonesia semakin di atas angin setelah Muhammad Ridwan juga tak mau tertinggal mencetak gol pada menit ke-32.
Namun keunggulan empat gol tanpa balas itu tak berlangsung sama. Louis Saha memperkecil kedudukan pada menit ke-35 dan 38. Sementara Michael Owen mencetak gol pada menit ke-40 yang juga menjadi gol terakhir di babak pertama.
Di paruh kedua hujan gol tak berhenti. Di awali oleh gol Zaenal Arif pada menit 45 setelah memanfaatkan umpan Kurniawan Dwi Yulianto.
Skor kembali berubah pada menit 50 setelah Saha mencetak hattrick setelah memanfaatkan kemelut di mulut gawang, Saha yang mendapat umpan lambung segera mengontrol bola dan menjebol gawang yang dikawal Hendro Kartiko.
Pada menit ke-65, Kurniawan mencetak gol lewat tendangan penalti setelah ia dilanggar pemain United Red. Tiga menit kemudian Kurniawan kembali mencetak gol lewat sontekan yang mengubah skor menjadi 7-4.
Namun United Red tak menyerah. Di sisa pertandingan, Owen mencetak gol keduanya pada menit ke-73 dan hujan gol pada laga tersebut ditutup oleh Ben Thornley lewat golnya pada menit ke 76.
Hingga wasit meniup peluit tanda selesainya pertandingan yang berdurasi total 80 menit tersebut, kedudukan 7-6 untuk keunggulan Indonesia Red tetap tak mengalami perubahan. (bola/dzi)
Indonesia Red yang dimotori Bambang Pamungkas mampu unggul cepat lewat gol Elie Aiboy saat pertandingan baru berjalan enam menit. Tak berselang lama, Indonesia kembali mencetak gol. Kali ini giliran Firman Utina yang mampu mengelabui kiper United Red, Nick Culkin.
Unggul dua gol Indonesia semakin nyaman membangun serangan. Pada menit ke-21 Elie Aiboy kembali mencetak gol. Indonesia semakin di atas angin setelah Muhammad Ridwan juga tak mau tertinggal mencetak gol pada menit ke-32.
Namun keunggulan empat gol tanpa balas itu tak berlangsung sama. Louis Saha memperkecil kedudukan pada menit ke-35 dan 38. Sementara Michael Owen mencetak gol pada menit ke-40 yang juga menjadi gol terakhir di babak pertama.
Di paruh kedua hujan gol tak berhenti. Di awali oleh gol Zaenal Arif pada menit 45 setelah memanfaatkan umpan Kurniawan Dwi Yulianto.
Skor kembali berubah pada menit 50 setelah Saha mencetak hattrick setelah memanfaatkan kemelut di mulut gawang, Saha yang mendapat umpan lambung segera mengontrol bola dan menjebol gawang yang dikawal Hendro Kartiko.
Pada menit ke-65, Kurniawan mencetak gol lewat tendangan penalti setelah ia dilanggar pemain United Red. Tiga menit kemudian Kurniawan kembali mencetak gol lewat sontekan yang mengubah skor menjadi 7-4.
Namun United Red tak menyerah. Di sisa pertandingan, Owen mencetak gol keduanya pada menit ke-73 dan hujan gol pada laga tersebut ditutup oleh Ben Thornley lewat golnya pada menit ke 76.
Hingga wasit meniup peluit tanda selesainya pertandingan yang berdurasi total 80 menit tersebut, kedudukan 7-6 untuk keunggulan Indonesia Red tetap tak mengalami perubahan. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


















