Review IPL: Semen Padang Remukkan Laskar Ken Arok
Editor Bolanet | 26 Juni 2013 17:11
- Semen Padang sukses menunjukkan kedigdayaan mereka. Pasukan Kabau Sirah -julukan Semen Padang- berhasil menang lima gol tanpa balas kala dijamu Persema Malang, di Stadion Gajayana Malang, Rabu (26/6).
Persema mengawali laga dengan berhati-hati. Mereka lebih banyak memainkan bola di area sendiri. Sementara, para penggawa Semen Padang berusaha langsung tampil agresif dan menekan pertahanan tuan rumah.
Menit ke-8, Persema mendapat peluang pertama. Melalui serangan balik, Pandi Widiarto mampu lolos dari kawalan David Pagbe. Sayang, tendangan gelandang muda Persema ini masih bisa ditangkap dengan mudah oleh Fahrul Rozi, yang mengawal gawang Semen Padang.
Semen Padang sendiri terus berusaha menekan pertahanan Persema. Namun mereka kesulitan untuk menembus barisan pertahanan Persema, yang tampil disiplin sampai 15 menit laga berjalan.
Upaya Semen Padang kembali kandas di menit ke-36. Sundulan Edward Wilson Junior hanya menghantam tiang gawang Persema, meski kiper Persema sudah mati langkah.
Persema sendiri sempat memiliki satu lagi peluang di babak pertama. Namun kali ini tendangan Pandi di menit ke-42 masih melenceng dari sasaran. Namun, sampai babak pertama usai, kedudukan tetap bertahan tanpa gol.
Di babak kedua, Semen Padang kembali menunjukkan dominasi mereka. 30 detik laga dimulai, umpan silang Elie Aiboy mampu disambut Vendry Mofu dengan sundulan yang mengarah gawang. Namun, Ruhanda masih sigap dan mampu menangkap bola dengan sempurna.
Pada menit 51, Semen Padang sebenarnya mampu mencetak gol melalui sundulan Esteban Vizcarra. Namun, wasit menganulir karena Esteban berada dalam posisi offside.
Semenit kemudian, Semen Padang akhirnya mencetak gol melalui Edward Wilson Junior. Menerima umpan matang Titus Bonai, Edward tanpa kesulitan menaklukkan Ruhanda. Hanya butuh dua menit bagi Semen Padang untuk menggandakan kedudukan. Kali ini Edward Wilson memaksimalkan umpan Elie Aiboy.
Menit 58 sempat terjadi keributan antara pemain kedua tim. Ricky Ohorella yang emosi akhirnya ditarik oleh tim pelatih Semen Padang dan diganti Jajang Paliama.
Pergantian pemain di Semen Padang tak mengubah dominasi mereka. Serangan demi serangan terus dilakukan anak asuh Jafri Sastra ini ke jantung pertahanan tuan rumah.
Pada menit ke-67, Kabau Sirah berhasil menambah keunggulan mereka. Yu-HyunKoo membobol gawang Ruhanda melalui tendangan bebas, yang menembus pojok kiri atas gawang.
Menit ke-73, gawang Persema akhirnya kembali bobol. Kali ini Esteban Vizcarra yang membobol gawang Ruhanda dengan sundulannya.
Tak puas dengan empat gol, pada menit 76, Pelatih Semen Padang memasukkan M. Nur Iskandar menggantikan Elie Aiboy untuk menambah daya dobrak anak asuhnya.
Masuknya Nur Iskandar meningkatkan tekanan ke pertahanan Persema. Tusukan Nur Iskandar di penghujung laga harus dihadang penggawa Persema di kotak penalti. Alhasil, wasit Saripudin menghadiahkan tendangan penalti bagi Semen Padang.
Edward Wilson Junior yang ditunjuk menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya. Sepakan keras Edu -sapaan karib Edward Wilson- gagal diantisipasi Ruhanda.
Unggul lima gol, tak membuat Semen Padang mengendurkan serangannya. Namun, sampai laga berakhir, kedudukan tetap tak berubah bagi keunggulan Semen Padang. (den/dzi)
Persema mengawali laga dengan berhati-hati. Mereka lebih banyak memainkan bola di area sendiri. Sementara, para penggawa Semen Padang berusaha langsung tampil agresif dan menekan pertahanan tuan rumah.
Menit ke-8, Persema mendapat peluang pertama. Melalui serangan balik, Pandi Widiarto mampu lolos dari kawalan David Pagbe. Sayang, tendangan gelandang muda Persema ini masih bisa ditangkap dengan mudah oleh Fahrul Rozi, yang mengawal gawang Semen Padang.
Semen Padang sendiri terus berusaha menekan pertahanan Persema. Namun mereka kesulitan untuk menembus barisan pertahanan Persema, yang tampil disiplin sampai 15 menit laga berjalan.
Upaya Semen Padang kembali kandas di menit ke-36. Sundulan Edward Wilson Junior hanya menghantam tiang gawang Persema, meski kiper Persema sudah mati langkah.
Persema sendiri sempat memiliki satu lagi peluang di babak pertama. Namun kali ini tendangan Pandi di menit ke-42 masih melenceng dari sasaran. Namun, sampai babak pertama usai, kedudukan tetap bertahan tanpa gol.
Di babak kedua, Semen Padang kembali menunjukkan dominasi mereka. 30 detik laga dimulai, umpan silang Elie Aiboy mampu disambut Vendry Mofu dengan sundulan yang mengarah gawang. Namun, Ruhanda masih sigap dan mampu menangkap bola dengan sempurna.
Pada menit 51, Semen Padang sebenarnya mampu mencetak gol melalui sundulan Esteban Vizcarra. Namun, wasit menganulir karena Esteban berada dalam posisi offside.
Semenit kemudian, Semen Padang akhirnya mencetak gol melalui Edward Wilson Junior. Menerima umpan matang Titus Bonai, Edward tanpa kesulitan menaklukkan Ruhanda. Hanya butuh dua menit bagi Semen Padang untuk menggandakan kedudukan. Kali ini Edward Wilson memaksimalkan umpan Elie Aiboy.
Menit 58 sempat terjadi keributan antara pemain kedua tim. Ricky Ohorella yang emosi akhirnya ditarik oleh tim pelatih Semen Padang dan diganti Jajang Paliama.
Pergantian pemain di Semen Padang tak mengubah dominasi mereka. Serangan demi serangan terus dilakukan anak asuh Jafri Sastra ini ke jantung pertahanan tuan rumah.
Pada menit ke-67, Kabau Sirah berhasil menambah keunggulan mereka. Yu-HyunKoo membobol gawang Ruhanda melalui tendangan bebas, yang menembus pojok kiri atas gawang.
Menit ke-73, gawang Persema akhirnya kembali bobol. Kali ini Esteban Vizcarra yang membobol gawang Ruhanda dengan sundulannya.
Tak puas dengan empat gol, pada menit 76, Pelatih Semen Padang memasukkan M. Nur Iskandar menggantikan Elie Aiboy untuk menambah daya dobrak anak asuhnya.
Masuknya Nur Iskandar meningkatkan tekanan ke pertahanan Persema. Tusukan Nur Iskandar di penghujung laga harus dihadang penggawa Persema di kotak penalti. Alhasil, wasit Saripudin menghadiahkan tendangan penalti bagi Semen Padang.
Edward Wilson Junior yang ditunjuk menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya. Sepakan keras Edu -sapaan karib Edward Wilson- gagal diantisipasi Ruhanda.
Unggul lima gol, tak membuat Semen Padang mengendurkan serangannya. Namun, sampai laga berakhir, kedudukan tetap tak berubah bagi keunggulan Semen Padang. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming BRI Super League: Semen Padang vs Persebaya
Bola Indonesia 15 Mei 2026, 13:07
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persebaya 15 Mei 2026
Bola Indonesia 14 Mei 2026, 11:27
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persik 8 Mei 2026
Bola Indonesia 7 Mei 2026, 22:08
-
RESMI: Semen Padang Degradasi dari BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 3 Mei 2026, 21:05
LATEST UPDATE
-
Peluang Debut Emil Audero di Rayo Vallecano: 2 Sesi Latihan Jadi Penentu
Tim Nasional 4 September 2026, 15:46
-
Prediksi Susunan Pemain Ipswich vs Liverpool: Barcola Berpeluang Debut
Liga Inggris 4 September 2026, 15:35
-
Marc Klok dan Laga Emosional Persib vs PSM Makassar
Bola Indonesia 4 September 2026, 15:14
-
Gabung Al-Hilal, Gabriel Martinelli Jadi Penjualan Termahal Arsenal
Liga Inggris 4 September 2026, 15:00
-
Target Persib di ACL Two 2026/2027, Umuh Muchtar: Mudah-mudahan Juara
Bola Indonesia 4 September 2026, 14:44
-
Link Nonton Siaran Langsung Bali United vs PSS Sleman FC di Indosiar dan Vidio
Bola Indonesia 4 September 2026, 13:42
-
Prediksi Arsenal vs Chelsea Versi Gary Neville: The Gunners Menang 2-0
Liga Inggris 4 September 2026, 13:36
-
Xabi Alonso Siapkan Perubahan pada 2 Sektor Chelsea untuk Hadapi Arsenal
Liga Inggris 4 September 2026, 13:29
-
Dusan Vlahovic Akhirnya Ungkap Alasan di Balik Kepergiannya dari Juventus
Liga Italia 4 September 2026, 13:20
-
Ruben Amorim Berpeluang Cetak Sejarah di Laga Juventus vs Milan
Liga Italia 4 September 2026, 13:12
-
Link Nonton Siaran Langsung Arema FC vs Insenmulang FC di Indosiar dan Vidio
Bola Indonesia 4 September 2026, 13:10
-
KapanLagi Book Club Gelar Silent Reading di Tengah Karya Seni Museum MACAN
Lain Lain 4 September 2026, 12:38
-
Julian Alvarez Hadapi Kenyataan Pahit Usai Gagal Tinggalkan Atletico
Liga Spanyol 4 September 2026, 11:05
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



