Review ISL: Persebaya Menang Susah Payah
Editor Bolanet | 5 Februari 2014 17:36
- Persebaya Surabaya dibuat kesulitan saat menghadapi Putra Samarinda di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Rabu (5/2) sore. Satu gol Greg Nwokolo membuat pasukan Rahmad Darmawan menang tipis 1-0.
Pertandingan babak pertama berlangsung membosankan, Pusam hanya mendapat dua kesempatan melalui Bayu Gatra di menit kelima. Pertama tembakannya yang dapat dibaca oleh Ferry Rotinsulu dan menghasilkan tendangan sudut. Bola muntah hasil corner kick kembali jatuh di kaki Bayu. Sayang tendangan first time pemain Timnas U-23 ini masih membentur mistar gawang.
Sedangkan Persebaya mendapat kesempatan emas melalui titik penalti. Wasit menganggap Ilija Spasojevic handball di kotak terlarang. Namun Emmanuel Kenmogne gagal mengonversi menjadi gol karena tembakan Pacho, sapaan akrabnya, dibaca dengan sempurna oleh kiper Putra Samarinda, Rivky Mokodompit.
Di samping peluang Bayu dan Pacho, kedua tim hampir tak pernah mendapat kesempatan emas. Bola lebih banyak bergulir di lapangan tengah. Tempo yang lambat membuat Pertandingan cenderung membosankan. Skor kaca mata bertahan hingga babak pertama usai.
Pada paruh kedua, Persebaya memasukkan Fandi Eko Utomo menggantikan M Ilham. Peluang pertama di paruh kedua lahir di menit ke-63. Meneruskan crossing Ricardo Salampessy, heading Greg Nwokolo masih menyamping di kiri gawang Rivky Mokodompit.
Kelincahan dan kecepatan Bayu Gatra menjadi kekuatan Persisam hingga menit ke-75, Bayu lah yang mengobrak-abrik pertahanan Persebaya. Untuk menghentikan laju Bayu, para pemain belakang sampai harus mengasarinya. Satu kartu kuning diterima Salampessy akibat mengganjal alumni Timnas U-23 ini.
Persebaya akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-82. Memanfaatkan bola pantul hasil tendangan Fandi yang gagal ditepis kiper Rivky, Greg Nwokolo dengan mudah menggetarkan jala Pesut Mahakam. Persebaya unggul 1-0. (faw/dzi)
Pertandingan babak pertama berlangsung membosankan, Pusam hanya mendapat dua kesempatan melalui Bayu Gatra di menit kelima. Pertama tembakannya yang dapat dibaca oleh Ferry Rotinsulu dan menghasilkan tendangan sudut. Bola muntah hasil corner kick kembali jatuh di kaki Bayu. Sayang tendangan first time pemain Timnas U-23 ini masih membentur mistar gawang.
Sedangkan Persebaya mendapat kesempatan emas melalui titik penalti. Wasit menganggap Ilija Spasojevic handball di kotak terlarang. Namun Emmanuel Kenmogne gagal mengonversi menjadi gol karena tembakan Pacho, sapaan akrabnya, dibaca dengan sempurna oleh kiper Putra Samarinda, Rivky Mokodompit.
Di samping peluang Bayu dan Pacho, kedua tim hampir tak pernah mendapat kesempatan emas. Bola lebih banyak bergulir di lapangan tengah. Tempo yang lambat membuat Pertandingan cenderung membosankan. Skor kaca mata bertahan hingga babak pertama usai.
Pada paruh kedua, Persebaya memasukkan Fandi Eko Utomo menggantikan M Ilham. Peluang pertama di paruh kedua lahir di menit ke-63. Meneruskan crossing Ricardo Salampessy, heading Greg Nwokolo masih menyamping di kiri gawang Rivky Mokodompit.
Kelincahan dan kecepatan Bayu Gatra menjadi kekuatan Persisam hingga menit ke-75, Bayu lah yang mengobrak-abrik pertahanan Persebaya. Untuk menghentikan laju Bayu, para pemain belakang sampai harus mengasarinya. Satu kartu kuning diterima Salampessy akibat mengganjal alumni Timnas U-23 ini.
Persebaya akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-82. Memanfaatkan bola pantul hasil tendangan Fandi yang gagal ditepis kiper Rivky, Greg Nwokolo dengan mudah menggetarkan jala Pesut Mahakam. Persebaya unggul 1-0. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs PSS 18 Oktober 2026
Bola Indonesia 17 Oktober 2026, 10:16
-
Link Streaming Isenmulang FC vs Persebaya di BRI Super League, 9 Oktober 2026
Bola Indonesia 9 Oktober 2026, 18:00
-
Prediksi BRI Super League: Isenmulang FC vs Persebaya 9 Oktober 2026
Bola Indonesia 8 Oktober 2026, 19:45
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



