Review: Laskar Wong Kito Hancurkan Perseru Serui
Editor Bolanet | 19 Januari 2014 21:01
- Sriwijaya FC meraih kemenangan telak di laga kedua mereka pada ajang Inter Island Cup 2014. Menghadapi Perseru Serui, di Stadion Kanjuruhan, Minggu (19/01), Laskar Wong Kito menang delapan gol tanpa balas.
Sriwijaya unggul cepat di laga ini. Laga belum genap berjalan dua menit ketika bola hasil tendangan bebas Lancine Kone meluncur deras ke gawang Perseru Serui. Galih Firmansyah yang berupaya menjangkau bola gagal melindungi gawangnya.
Menit 10, Kone nyaris menggandakan keunggulan Sriwijaya FC. Namun, kali ini Galih Firmansyah bisa menepis eksekusi tendangan bebas kapten Sriwijaya tersebut.
Galih kembali menyelamatkan gawangnya empat menit kemudian. Kali ini giliran sepakan Vendri Mofu yang membuatnya harus jatuh bangun menghalau bola.
Lancine Kone benar-benar menjadi momok lini belakang Perseru Serui. Aksi individunya di menit 22 sukses menggandakan keunggulan Laskar Wong Kito.
Unggul dua gol, Sriwijaya FC terus menggempur pertahanan Perseru Serui. Sepakan Asri Akbar di menit 25 nyaris menambah keunggulan tim asuhan Subangkit ini. Namun, bola masih tipis melenceng di samping gawang Kuda Laut Oranye -julukan Perseru.
Ogah jadi bulan-bulanan, Perseru mengubah komposisi pemain. Stevie Bonsapia ditarik dan digantikan oleh Okto Maniani.
Perubahan komposisi pemain ini tak mengubah jalannya permainan. Bahkan, Serui kian terbenam usai Lancine Kone mencetak gol ketiganya di menit 38.
Sepakan keras keras dari luar kotak penalti yang dilakukan pemain asal Pantai Gading ini tak bisa diantisipasi Galih Firmansyah.
Di babak kedua, Sriwijaya mengubah susunan pemain. Rizky Dwi Ramadhana dimasukkan mengisi posisi Siswanto, yang ditarik keluar.
Masuknya pemain terbaik ISL U-21 musim lalu ini sukses menambah daya gedor Sriwijaya. Bahkan, pergerakannya di menit 48 memaksa penggawa Perseru melakukan pelanggaran di kotak penalti.
Alhasil, wasit Thoriq Alkatiri memberikan hadiah penalti bagi Sriwijaya. Kone, yang dipercaya sebagai eksekutor, tak menyia-nyiakan peluang dan menambah keunggulan timnya empat gol tanpa balas.
Unggul empat gol, Sriwijaya terus menggempur benteng pertahanan Perseru. Akibatnya, Seme Patrick dan kawan-kawan harus jatuh bangun menghalau serbuan Laskar Wong Kito.
Menit 56, Perseru mendapat peluang pertama mereka di laga ini. Namun, tendangan bebas Seme masih melenceng dari gawang Fauzi Toldo.
Petaka kembali menghampiri Perseru kala gawang mereka kebobolan kelima kalinya di menit 68. Kali ini giliran Yohanis Nabar yang membobol gawang Galih Firmansyah.
Menit 72, Lancine Kone kembali mencetak gol spektakuler. Tendangan bebasnya dari jarak jauh tak bisa diantisipasi kiper Perseru.
Empat menit kemudian, Galih Firmansyah lagi-lagi harus memungut bola dari gawangnya. Memanfaatkan kemelut di kotak penalti Perseru, Nabar mencetak gol keduanya di laga ini.
Jelang laga usai, Sriwijaya mencetak gol tambahan. Tendangan Diogo Rangel menembus pojok kanan atas gawang Perseru. Alhasil, kala wasi meniup peluit panjang, delapan gol bersarang di gawang Perseru. (den/dzi)
Sriwijaya unggul cepat di laga ini. Laga belum genap berjalan dua menit ketika bola hasil tendangan bebas Lancine Kone meluncur deras ke gawang Perseru Serui. Galih Firmansyah yang berupaya menjangkau bola gagal melindungi gawangnya.
Menit 10, Kone nyaris menggandakan keunggulan Sriwijaya FC. Namun, kali ini Galih Firmansyah bisa menepis eksekusi tendangan bebas kapten Sriwijaya tersebut.
Galih kembali menyelamatkan gawangnya empat menit kemudian. Kali ini giliran sepakan Vendri Mofu yang membuatnya harus jatuh bangun menghalau bola.
Lancine Kone benar-benar menjadi momok lini belakang Perseru Serui. Aksi individunya di menit 22 sukses menggandakan keunggulan Laskar Wong Kito.
Unggul dua gol, Sriwijaya FC terus menggempur pertahanan Perseru Serui. Sepakan Asri Akbar di menit 25 nyaris menambah keunggulan tim asuhan Subangkit ini. Namun, bola masih tipis melenceng di samping gawang Kuda Laut Oranye -julukan Perseru.
Ogah jadi bulan-bulanan, Perseru mengubah komposisi pemain. Stevie Bonsapia ditarik dan digantikan oleh Okto Maniani.
Perubahan komposisi pemain ini tak mengubah jalannya permainan. Bahkan, Serui kian terbenam usai Lancine Kone mencetak gol ketiganya di menit 38.
Sepakan keras keras dari luar kotak penalti yang dilakukan pemain asal Pantai Gading ini tak bisa diantisipasi Galih Firmansyah.
Di babak kedua, Sriwijaya mengubah susunan pemain. Rizky Dwi Ramadhana dimasukkan mengisi posisi Siswanto, yang ditarik keluar.
Masuknya pemain terbaik ISL U-21 musim lalu ini sukses menambah daya gedor Sriwijaya. Bahkan, pergerakannya di menit 48 memaksa penggawa Perseru melakukan pelanggaran di kotak penalti.
Alhasil, wasit Thoriq Alkatiri memberikan hadiah penalti bagi Sriwijaya. Kone, yang dipercaya sebagai eksekutor, tak menyia-nyiakan peluang dan menambah keunggulan timnya empat gol tanpa balas.
Unggul empat gol, Sriwijaya terus menggempur benteng pertahanan Perseru. Akibatnya, Seme Patrick dan kawan-kawan harus jatuh bangun menghalau serbuan Laskar Wong Kito.
Menit 56, Perseru mendapat peluang pertama mereka di laga ini. Namun, tendangan bebas Seme masih melenceng dari gawang Fauzi Toldo.
Petaka kembali menghampiri Perseru kala gawang mereka kebobolan kelima kalinya di menit 68. Kali ini giliran Yohanis Nabar yang membobol gawang Galih Firmansyah.
Menit 72, Lancine Kone kembali mencetak gol spektakuler. Tendangan bebasnya dari jarak jauh tak bisa diantisipasi kiper Perseru.
Empat menit kemudian, Galih Firmansyah lagi-lagi harus memungut bola dari gawangnya. Memanfaatkan kemelut di kotak penalti Perseru, Nabar mencetak gol keduanya di laga ini.
Jelang laga usai, Sriwijaya mencetak gol tambahan. Tendangan Diogo Rangel menembus pojok kanan atas gawang Perseru. Alhasil, kala wasi meniup peluit panjang, delapan gol bersarang di gawang Perseru. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Liga 2 Hari Ini: Semen Padang vs Sriwijaya FC di Vidio
Bola Indonesia 10 November 2021, 11:16
-
Jadwal Siaran Langsung Liga 2 Hari Ini, Kamis 4 November 2021
Bola Indonesia 4 November 2021, 09:40
-
6 Klub Indonesia yang Pernah Main di Jepang, Tuan Rumah Olimpiade 2020
Bola Indonesia 23 Juli 2021, 21:49
-
8 Klub Ingin Jadi Tuan Rumah Babak Penyisihan Grup Liga 2
Bola Indonesia 16 Juni 2021, 00:38
-
Arema FC Relakan Ikhwan Ciptady Gabung Sriwijaya FC
Bola Indonesia 9 Juni 2021, 19:39
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton AZ vs Juventus di Liga Europa, 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 00:35
-
Link Live Streaming AZ vs Juventus di Liga Europa, 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 6 November 2026, 00:05
-
Cristiano Ronaldo Pensiun, Pelatih Portugal Ungkap Permintaan Terakhirnya kepada CR7
Piala Eropa 5 November 2026, 23:44
-
Jose Mourinho Berhasil Pulihkan Performa Jude Bellingham di Real Madrid
Liga Champions 5 November 2026, 23:30
-
Tempat Menonton Milan vs Ferencvaros di Liga Europa, 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 5 November 2026, 23:06
-
Usai Perpanjang Kontrak, Raphinha Tegaskan Ingin Pensiun di Barcelona
Liga Spanyol 5 November 2026, 23:04
-
Juventus Punya Dana 100 Juta Euro, Lima Striker Masuk Daftar Belanja
Liga Italia 5 November 2026, 22:36
-
Link Live Streaming Milan vs Ferencvaros di Liga Europa, 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 5 November 2026, 22:06
-
Cemerlang Lawan AS Roma, Youri Tielemans Dituntut Main Lebih Konsisten di MU
Liga Inggris 5 November 2026, 21:45
-
Wow! Didier Deschamps Masuk Bursa Manajer Baru Manchester United
Liga Inggris 5 November 2026, 21:28
-
Lawan Aston Villa, Michael Carrick Bakal Mainkan Wonderkid MU Ini?
Liga Inggris 5 November 2026, 21:17
-
Deretan Gelar Cristiano Ronaldo Bersama Timnas Portugal: 3 Trofi Bergengsi
Piala Eropa 5 November 2026, 21:04
-
Resmi! Barcelona Perpanjang Kontrak Raphinha
Liga Spanyol 5 November 2026, 20:53
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


