Review Menpora Cup: Loyola Jungkalkan Perlawanan Persepam
Editor Bolanet | 23 September 2013 17:40
Loyola tampil menekan begitu laga dimulai. Tim asal Filipina ini bahkan langsung memiliki peluang ketika laga belum genap semenit berjalan.
Memanfaatkan tendangan bebas Phill Younghusband, Gould menyundul bola ke arah gawang Persepam. Sayang bola masih tipis melenceng di sisi kanan gawang Alfonsius Kelyan.
Tak mau dijadikan bulan-bulanan, Persepam balik menyerang. Upaya ini nyaris membuahkan hasil pada menit ketiga. Sayang bola hasil sepakan Busari masih membentur tiang gawang dan bergulir ke luar lapangan.
Semenit kemudian, anak asuh Daniel Roekito ini kembali memiliki peluang mencetak gol. Namun, kali ini bola hasil tendangan first time Rossi Noprihanis masih melebar.
Laga memasuki menit 10, Persepam nyaris kebobolan. Pergerakan Marchell gagal dihadang barisan belakang Loyola. Beruntung bola masih bisa diamankan Sampana.
Semenit kemudian, giliran Persepam nyaris kebobolan. Namun, bola tendangan bebas James Younghusband masih bisa ditepis Kelyan.
Menit 18, gawang Persepam bobol. Tendangan keras Lee dari luar kotak penalti tak bisa diantisipasi Kelyan.
Keunggulan Loyola tak bertahan lama. Aksi Denny Rumba menit 20 gagal dibendung barisan pertahanan Loyola. Melalui tendangan kerasnya, pemain nomor punggung 16 ini membobol gawang Sampana.
Kebobolan, Loyola berusaha kembali memburu gol. Sayang peluang mereka menit 26 melalui sundulan Bonney masih gagal menjadi gol. Bola hanya melenceng ke samping kiri gawang Persepam.
Sepuluh menit kemudian giliran Phill Younghusband memiliki peluang membawa timnya unggul. Sayang sepakannya masih terlalu lemah dan mengarah tepat ke pelukan Kelyan.
Di penghujung babak pertama, Loyola unggul. Memanfaatkan skema sepak pojok, James Younghusband berhasil membobol gawang Kelyan.
Babak kedua, Loyola bermain agresif. Dengan organisasi permainan lebih rapi mereka menyerbu pertahanan Persepam.
Peluang pertama dimiliki Loyola menit 48. Sayang tendangan bebas Phil Younghusband masih bisa diantisipasi dengan apik oleh Kelyan.
Persepam yang ogah menanggung malu di laga ini berupaya menambah daya dobrak mereka. Menit 50, pelatih Daniel Roekito memasukkan Zainal Arif, menggantikan Marcell.
Alih-alih mengejar ketinggalan, Persepam justru kembali kebobolan. Upaya M. Fachrudin menghalau umpan silang Lee pada menit 54 justru menyebabkan bola berbelok ke gawangnya sendiri.
Kian jauh tertinggal, Persepam kian gencar melancarkan serangan. Sayang, kali ini lini belakang Loyola tampil solid menghalau setiap serbuan ke benteng pertahanan mereka.
Ketatnya permainan membuat suhu pertandingan memanas. Beberapa kali wasit Prasetyo Hadi dari Surabaya menghentikan permainan karena terjadi perselisihan pemain dari kedua tim.
Memasuki lima belas menit akhir laga, tempo permainan mulai menurun. Tak nampak lagi jual beli serangan seperti sebelumnya. Bola juga banyak berkutat di lini tengah.
Jelang laga mendekati usai, Loyola berusaha mempertahankan keunggulan mereka. Mengantisipasi serangan-serangan Persepam, mereka menumpuk pemain bertipe bertahan. Bahkan sejak menit 80, mereka bermain tanpa sosok striker murni ketika Lee ditarik dan digantikan oleh Hartmann, yang merupakan seorang gelandang.
Upaya Loyola ini membuahkan hasil. Sampai laga usai, kedudukan tetap bertahan bagi keunggulan tim yang disebut sebagai bayangan Timnas Filipina ini.
Sayangnya, kemenangan ini harus ditebus mahal oleh Loyola. Mereka harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit 87, usai diusirnya James Younghusband. Skipper Loyola ini menerima kartu kuning keduanya karena dianggap wasit mengulur waktu. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain Persebaya Merasa Lebih Enjoy Tanpa Iwan Setiawan
Bola Indonesia 12 Mei 2017, 02:27
-
Persepam Akan Bikin Persebaya Frustasi
Bola Indonesia 10 Mei 2017, 16:07
-
Persepam: Persebaya Bukan Manchester United
Bola Indonesia 8 Mei 2017, 23:55
-
Rudy Keltjes Tak Khawatir Persiapan Persepam MU
Bola Indonesia 29 Maret 2017, 20:16
-
Persepam MU Tunggak Gaji 10 Pemainnya
Bola Indonesia 2 Januari 2017, 17:28
LATEST UPDATE
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
-
Lawan Arsenal, Inter Kebobolan Tiga Gol Terlalu Mudah
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:36
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:34

-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Malam Gemilang Vinicius Junior, Bungkam Siulan Bernabeu
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:17
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


