
Bola.net - - Gaji yang tertunggak masih menjadi masalah yang melanda klub-klub di Indonesia. Klub Persepam Madura Utama diketahui menunggak gaji 10 punggawa mereka di tahun 2016.
Persepam tampil di ajang Indonesian Soccer Championship (ISC) B di tahun 2016. Tim yang berjulukan Laskar Sape Ngamok ini mampu mencapai babak delapan besar.
Kabar keterlambatan gaji ini dikatakan oleh beberapa penggawa Persepam kepada media. Pemain yang meminta namanya tidak dipublikasikan ini mengaku bahwa ada 10 pemain yang belum menerima gaji pada bulan Oktober.
"Sampai sekarang, 10 pemain belum mendapat hak yang dijanjikan manajemen. Saya bingung kenapa hanya 10 pemain ini yang belum mendapatkan gaji sementara yang lainnya sudah," katanya.
Para pemain Persepam ini sebenarnya tidak ingin membuka kasus tunggakan gaji ini kepada media. Pasalnya, mereka ingin hubungan baik dengan pihak manajemen Persepam tetap terjaga dengan baik.
Namun, dua kali janji pembayaran gaji yang dikatakan manajemen rupanya berujung ingkar.
"Kami masuk baik-baik, tentu kalau kami harus keluar dengan cara yang baik pula. Mereka menjanjikan setelah launching stadion, tapi ternyata nihil. Begitu juga dengan janji mereka di tanggal 25 Desember, itu juga nihil. Tanpa ada kejelasan," tambahnya.
Daftar pemain yang gajinya belum terbayar:
Faris Aditama, Qischil Gandrum Mini, Miftahul Huda, Feri Eko Prasetyo, Rizky Dwi Febrianto, Boy Jati Asmara, Guntur Pranata, Chairul Rifan, Dibyo Previan Caesario, Fandi Edi.
Terkait hal ini, manajemen Persepam saat dikonfirmasi mengakui bahwa mereka masih memiliki tunggakan gaji kepada para pemain. Namun, mereka sudah berupaya untuk memberi penjelasan dan berupaya untuk membayar secara bertahap.
"Kami memang mengakui ada tunggakan gaji pemain selama satu bulan terakhir," kata Manajer Persepam, Nadi Mulyadi.
"Tapi kami sudah memberikan pengertian kepada mereka bahwa pembayaran gaji memang dibayarkan secara bertahap kepada beberapa pemain, tidak langsung semuanya. Kami akan segera melunasi gaji mereka dalam bulan ini. Jadi sebelum kompetisi resmi musim depan, Persepam sudah tidak memiliki tanggungan."
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 9 Oktober 2017 16:42Solo Siap Gelar Play Off Grup E Liga 2
-
Bola Indonesia 11 Agustus 2017 03:23Persepam Layangkan Protes ke PT LIB Soal Kepemimpinan Wasit
-
Bola Indonesia 11 Agustus 2017 01:52Persepam Keluhkan Kepemimpinan Wasit
-
Bola Indonesia 10 Agustus 2017 17:46Perangkat Pertandingan Persepam vs Persebaya Diamankan
-
Bola Indonesia 10 Agustus 2017 17:30Persepam Berbagi Angka Dengan Persebaya
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
