Review: Pedro Javier Bawa Persela Bekuk Persipura
Editor Bolanet | 18 Januari 2015 20:55
- Persipura Jayapura harus menelan kekalahan pada laga perdana mereka di SCM Cup 2015. Menghadapi Persela Lamongan di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (18/01), anak asuh Osvaldo Lesa ini dipaksa menyerah melalui gol semata wayang Pedro Javier.
Persipura langsung menekan pertahanan Persela sejak laga dimulai. Melalui trio Zulham Zamrun, Boaz Salossa dan Lancine Kone, Mutiara Hitam langsung menyerbu pertahanan Persela Lamongan.
Asyik menyerang, Persipura justru nyaris kebobolan kala laga berjalan enam menit. Tendangan spekulasi M. Yogi Novrian menukik ke pojok kanan atas gawang Persipura. Beruntung bagi Persipura, Dede Sulaiman mampu meninju bola keluar lapangan.
Menit 20, gawang Persipura akhirnya bobol. Melalui skema serangan balik, Pedro Javier melakukan aksi individu melewati barisan belakang Persipura. Tanpa kesulitan, eks striker Gresik United ini membobol gawang Dede Sulaiman.
Delapan menit berselang, Persela memiliki kesempatan menggandakan keunggulan mereka. Pedro berhasil mencuri bola dari pemain belakang Persipura dan tinggal berhadapan dengan Dede Sulaiman. Namun, alih-alih mengeksekusi sendiri, Pedro mengumpan bola pada Zainal Arifin. Namun, sepakan Zainal justru melambung di atas gawang Persipura.
Tertinggal, Persipura kian gencar melancarkan serbuan ke pertahanan Persela. Namun, karena buruknya koordinasi lini depan, serangan demi serangan itu gagal menembus pertahanan rapat David Pagbe dan kawan-kawan.
Sementara, meski hanya mengandalkan serangan balik, Persela kerap membuat lini pertahanan Persipura pontang-panting. Namun, sampai babak pertama usai, tak ada gol tambahan tercipta.
Pada babak kedua, gantian Persela yang mendominasi penyerangan. Mengandalkan kreativittas Balsa Bozovic, Laskar Joko Tingkir menekan pertahanan Persipura.
Sementara, Persipura mengubah taktik. Tak lagi berupaya mempertahankan penguasaan bola, mereka justru lebih mengandalkan serangan balik cepat ke pertahanan Persela.
Menit 62, Fernando Pahabol nyaris menyamakan kedudukan. Namun, sepakannya melambung tinggi di atas mistar gawang Choirul Huda.
Tiga menit berselang giliran Boas Salossa yang mengancam gawang Persela. Namun, sepakannya lemah dan mengarah tepat ke penjaga gawang Persela.
Menit 71, Pahabol menunjukkan aksi individunya meliuk-liuk melewati benteng pertahanan Persela. Namun, Choirul Huda tampil cekatan dan sigap berjibaku merebut bola dari kaki penyerang gesit ini.
Choirul Huda kembali berjibaku mengamankan gawangnya sepuluh menit sebelum laga usai. Eks penggawa Timnas Indonesia ini memotong umpan silang Boas ke Pahabol.
Menit 87, Huda kembali mengamankan gawangnya dari kebobolan. Kapten tim Persela ini cekatan menepis sepakan keras Boaz yang mengarah ke pojok kanan gawangnya.
Persipura terus menggempur pertahanan Persela. Namun, sampai wasit Najamudin Aspiran meniup peluit panjang, kedudukan tetap bagi kemenangan Persela Lamongan. (den/dim)
Persipura langsung menekan pertahanan Persela sejak laga dimulai. Melalui trio Zulham Zamrun, Boaz Salossa dan Lancine Kone, Mutiara Hitam langsung menyerbu pertahanan Persela Lamongan.
Asyik menyerang, Persipura justru nyaris kebobolan kala laga berjalan enam menit. Tendangan spekulasi M. Yogi Novrian menukik ke pojok kanan atas gawang Persipura. Beruntung bagi Persipura, Dede Sulaiman mampu meninju bola keluar lapangan.
Menit 20, gawang Persipura akhirnya bobol. Melalui skema serangan balik, Pedro Javier melakukan aksi individu melewati barisan belakang Persipura. Tanpa kesulitan, eks striker Gresik United ini membobol gawang Dede Sulaiman.
Delapan menit berselang, Persela memiliki kesempatan menggandakan keunggulan mereka. Pedro berhasil mencuri bola dari pemain belakang Persipura dan tinggal berhadapan dengan Dede Sulaiman. Namun, alih-alih mengeksekusi sendiri, Pedro mengumpan bola pada Zainal Arifin. Namun, sepakan Zainal justru melambung di atas gawang Persipura.
Tertinggal, Persipura kian gencar melancarkan serbuan ke pertahanan Persela. Namun, karena buruknya koordinasi lini depan, serangan demi serangan itu gagal menembus pertahanan rapat David Pagbe dan kawan-kawan.
Sementara, meski hanya mengandalkan serangan balik, Persela kerap membuat lini pertahanan Persipura pontang-panting. Namun, sampai babak pertama usai, tak ada gol tambahan tercipta.
Pada babak kedua, gantian Persela yang mendominasi penyerangan. Mengandalkan kreativittas Balsa Bozovic, Laskar Joko Tingkir menekan pertahanan Persipura.
Sementara, Persipura mengubah taktik. Tak lagi berupaya mempertahankan penguasaan bola, mereka justru lebih mengandalkan serangan balik cepat ke pertahanan Persela.
Menit 62, Fernando Pahabol nyaris menyamakan kedudukan. Namun, sepakannya melambung tinggi di atas mistar gawang Choirul Huda.
Tiga menit berselang giliran Boas Salossa yang mengancam gawang Persela. Namun, sepakannya lemah dan mengarah tepat ke penjaga gawang Persela.
Menit 71, Pahabol menunjukkan aksi individunya meliuk-liuk melewati benteng pertahanan Persela. Namun, Choirul Huda tampil cekatan dan sigap berjibaku merebut bola dari kaki penyerang gesit ini.
Choirul Huda kembali berjibaku mengamankan gawangnya sepuluh menit sebelum laga usai. Eks penggawa Timnas Indonesia ini memotong umpan silang Boas ke Pahabol.
Menit 87, Huda kembali mengamankan gawangnya dari kebobolan. Kapten tim Persela ini cekatan menepis sepakan keras Boaz yang mengarah ke pojok kanan gawangnya.
Persipura terus menggempur pertahanan Persela. Namun, sampai wasit Najamudin Aspiran meniup peluit panjang, kedudukan tetap bagi kemenangan Persela Lamongan. (den/dim)
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51







