Review: Pelajaran Berharga Dari Para Legenda
Editor Bolanet | 9 Februari 2013 18:51
- AC Milan Glorie masih terlalu tangguh bagi skuad Indonesia All Star. Bambang Pamungkas dkk dipaksa takluk dengan skor 4-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (09/2) petang.
Pertandingan sendiri berlangsung menarik sejak menit pertama. Bahkan dalam 10 menit laga berjalan, AC Milan mampu menciptakan dua peluang emas melalui sundulan Stefano Eranio dan tendangan Massimo Oddo.
Milanisti yang memenuhi Gelora Bung Karno akhirnya bersorak Serginho mencetak gol pertama. Sebuah akselerasi dari sisi kiri pertahanan Indonesia All Star mampu diakhiri dengan sebuah tendangan melengkung ke tiang jauh yang gagal diamankan Hendro Kartiko.
Indonesia mencoba membalas usai gol tersebut, hasilnya pada menit ke-34 sebuah tendangan keras dari Bambang Pamungkas gagal diantisipasi dengan baik oleh Massimo Taibi.
Di penghujung babak pertama, Indonesia All Star harus kembali tertinggal melalui tendangan Andriy Shevchenko. Gol tersebut menjadi gol terakhir di babak pertama.
Pertandingan seakan tak mengendur di babak kedua. Lima menit babak kedua berjalan Maurizio Ganz masuk menggantikan Shevchenko.
Bambang Pamungkas benar-benar menjadi momok pertahanan AC Milan Glorie pada laga ini. Kali ini giliran sundulan mantan pemain Persija Jakarta pada menit ke-57 yang gagal diantisipasi Taibi sekaligus menyamakan kedudukan.
Namun lagi-lagi AC Milan Glorie berhasil kembali menjauh. Kali ini giliran pemain yang baru masuk, Maurizio Ganz yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-66.
Pesta AC Milan Glorie akhirnya di tutup oleh gol kedua Serginho pada akhir laga. Gol kedua Serginho ini juga merupakan gol keenamnya ke gawang Indonesia setelah empat gol ia cetak pada pertemuan di 2011 silam. (bola/dzi)
Pertandingan sendiri berlangsung menarik sejak menit pertama. Bahkan dalam 10 menit laga berjalan, AC Milan mampu menciptakan dua peluang emas melalui sundulan Stefano Eranio dan tendangan Massimo Oddo.
Milanisti yang memenuhi Gelora Bung Karno akhirnya bersorak Serginho mencetak gol pertama. Sebuah akselerasi dari sisi kiri pertahanan Indonesia All Star mampu diakhiri dengan sebuah tendangan melengkung ke tiang jauh yang gagal diamankan Hendro Kartiko.
Indonesia mencoba membalas usai gol tersebut, hasilnya pada menit ke-34 sebuah tendangan keras dari Bambang Pamungkas gagal diantisipasi dengan baik oleh Massimo Taibi.
Di penghujung babak pertama, Indonesia All Star harus kembali tertinggal melalui tendangan Andriy Shevchenko. Gol tersebut menjadi gol terakhir di babak pertama.
Pertandingan seakan tak mengendur di babak kedua. Lima menit babak kedua berjalan Maurizio Ganz masuk menggantikan Shevchenko.
Bambang Pamungkas benar-benar menjadi momok pertahanan AC Milan Glorie pada laga ini. Kali ini giliran sundulan mantan pemain Persija Jakarta pada menit ke-57 yang gagal diantisipasi Taibi sekaligus menyamakan kedudukan.
Namun lagi-lagi AC Milan Glorie berhasil kembali menjauh. Kali ini giliran pemain yang baru masuk, Maurizio Ganz yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-66.
Pesta AC Milan Glorie akhirnya di tutup oleh gol kedua Serginho pada akhir laga. Gol kedua Serginho ini juga merupakan gol keenamnya ke gawang Indonesia setelah empat gol ia cetak pada pertemuan di 2011 silam. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
-
Shevchenko Nilai Milan Lebih Rentan Dibanding Inter di Derby della Madonnina
Liga Italia 23 November 2025, 06:48
-
Eksel Runtukahu dan Sundulan ala Bambang Pamungkas di Pekan ke-12 BRI Super League
Bola Indonesia 9 November 2025, 15:11
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













