Review: Persik Pulangkan Persebaya
Editor Bolanet | 15 Januari 2014 17:46
- Pelatih Persik Kediri, Aris Budi Sulistyo membuktikan janjinya bahwa sang semut bisa menjungkalkan gajah. Melalui gol tunggal Faris Aditama di menit ke-75, Macan Putih mengirim pulang tim yang sudah membelanjakan Rp 20 miliar untuk mendatangkan pemain bintang itu.
Gol Faris tercipta di menit ke-75. Mendapatkan umpan pendek dari Rendi Irwan Saputra, Faris dengan cerdik melewatu Ricardo Salampessy dan lepas dari kawalan Hasim Kipuw, Faris pun melewati Jandri Pitoy sebelum mencocorkan bola ke gawang yang sudah melompong.
Gol Faris sekaligus mengantarkan Macan Putih lolos ke babak delapan besar Inter Island Cup (IIC) 2014. Persik akan bergabung dengan Persiram Raja Ampat (Juara Zona Papua-Sulawesi), Mitra Kukar (Runner-up zona Kalimantan) dan juara Grup Jawa-1. Mereka tanding di Stadion Manahan, Solo.
Bermain di kandang sendiri membuat Persik tampil ekstra semangat. Rendi Irwan Saputra, Dicky Firasat serta Tamsil menjadi andalan pelatih Aris untuk mengacak-acak pertahanan Persebaya. Persebaya juga memiliki banyak peluang lewat Greg Nwokolo dan Hasim Kipuw.
Tak kunjung mencetak gol hingga setengah jam babak pertama bergulir, Persik memasukkan Faris Aditama. Sayang hingga turun minum, skor masih imbang tanpa gol. Memasuki babak kedua, Persebaya menurunkan Fandi Eko Utomo dan Pacho Kenmogne.
Meski sudah menampilkan dua pemain dengan tipikal menyerang, pasukan Rahmad Darmawan tetap kesulitan untuk membongkar pertahanan Persik. Ditambah lagi penampilan apik dari kiper Tedi Heri. Tedi berulang kali melakukan penyelamatan gemilang.
Pada menit ke-67, Hasim Kipuw melepaskan tendangan spekulasi. Namun arah bola masih tipis di kanan gawang. Dua menit kemudian, Greg bermaksud mengirimkan umpan ke arah Agu Casmir. Tapi kiper Tedi Hari sigap memotong arah bola.
Setelah Faris mencetak gol di menit ke-75, Persebaya mengurung pertahanan Persik. Sedangkan tuan rumah lebih banyak melakukan serangan balik. Menit ke-85, wasit Eky Dwi Putra mengganjar Greg Nwokolo dengan kartu kuning. Greg dianggap melakukan diving. Skor 1-0 bertahan hingga pluit panjang. (faw/dzi)
Gol Faris tercipta di menit ke-75. Mendapatkan umpan pendek dari Rendi Irwan Saputra, Faris dengan cerdik melewatu Ricardo Salampessy dan lepas dari kawalan Hasim Kipuw, Faris pun melewati Jandri Pitoy sebelum mencocorkan bola ke gawang yang sudah melompong.
Gol Faris sekaligus mengantarkan Macan Putih lolos ke babak delapan besar Inter Island Cup (IIC) 2014. Persik akan bergabung dengan Persiram Raja Ampat (Juara Zona Papua-Sulawesi), Mitra Kukar (Runner-up zona Kalimantan) dan juara Grup Jawa-1. Mereka tanding di Stadion Manahan, Solo.
Bermain di kandang sendiri membuat Persik tampil ekstra semangat. Rendi Irwan Saputra, Dicky Firasat serta Tamsil menjadi andalan pelatih Aris untuk mengacak-acak pertahanan Persebaya. Persebaya juga memiliki banyak peluang lewat Greg Nwokolo dan Hasim Kipuw.
Tak kunjung mencetak gol hingga setengah jam babak pertama bergulir, Persik memasukkan Faris Aditama. Sayang hingga turun minum, skor masih imbang tanpa gol. Memasuki babak kedua, Persebaya menurunkan Fandi Eko Utomo dan Pacho Kenmogne.
Meski sudah menampilkan dua pemain dengan tipikal menyerang, pasukan Rahmad Darmawan tetap kesulitan untuk membongkar pertahanan Persik. Ditambah lagi penampilan apik dari kiper Tedi Heri. Tedi berulang kali melakukan penyelamatan gemilang.
Pada menit ke-67, Hasim Kipuw melepaskan tendangan spekulasi. Namun arah bola masih tipis di kanan gawang. Dua menit kemudian, Greg bermaksud mengirimkan umpan ke arah Agu Casmir. Tapi kiper Tedi Hari sigap memotong arah bola.
Setelah Faris mencetak gol di menit ke-75, Persebaya mengurung pertahanan Persik. Sedangkan tuan rumah lebih banyak melakukan serangan balik. Menit ke-85, wasit Eky Dwi Putra mengganjar Greg Nwokolo dengan kartu kuning. Greg dianggap melakukan diving. Skor 1-0 bertahan hingga pluit panjang. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dominasi Pelatih Asal Portugal di Super League 2026/2027
Bola Indonesia 11 Agustus 2026, 20:52
LATEST UPDATE
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
-
Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:30
-
MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:00
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51





