Rusuh Sempat Warnai Laga Final Piala Indonesia
Editor Bolanet | 2 Agustus 2010 06:00
Kondisi geografis yang amat menguntungkan membuat Stadion Manahan sebagian besar memang didominasi oleh Aremania, pendukung setia Arema. Sementara pendukung Sriwijaya FC hanya berjumlah ratusan orang saja.
Namun situasi antar suporter berlangsung kondusif sebelum laga dimulai. Kedua kubu memasuki stadion dengan tertib dan tak ada gesekan berarti antar suporter
Masalah baru terjadi ketika kapasitas stadion tak menampung jumlah suporter yang datang sehingga sejumlah suporter tak bisa masuk mendukung tim kesayangan mereka. Akibatnya beberapa saat sebelum laga dimulai, sempat terjadi aksi pelemparan dari suporter yang tertahan di luar stadion.
Aksi pelemparan juga terjadi saat pertandingan berjalan. Beberapa keputusan wasit Jimmy Napitupulu yang dianggap kontroversial menyebabkan suporter yang tak puas melemparkan benda apa saja ke dalam lapangan - mulai dari batu, botol minuman, sepatu bahkan botol berisi air seni!
Tindakan tersebut rupanya yang memicu Kapolda Jateng Irjen Alex Bambang Riatmodjo berkeras menghentikan pertandingan jika wasit tak diganti, di tengah kekhawatiran akan terjadinya amuk penonton yang tak puas dengan jalannya pertandingan.
Pertandingan akhirnya dilanjutkan setelah tertunda hampir satu jam dan dimenangkan oleh Sriwijaya FC dengan skor 2-1.
Di akhir pertandingan, terlihat beberapa suporter Arema yang tak puas membakar spanduk di tribun stadion namun secara keseluruhan situasi keamanan sendiri bisa ditangani dengan cukup baik.
Aremania sendiri dengan tertib bertolak kembali ke Malang setelah pertandingan usai. (bola/den/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
Tim Nasional 10 Juni 2026, 04:57
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19















