Sanksi 1 Tahun dan Denda Rp 100 Juta Untuk Romaropen
Editor Bolanet | 23 Mei 2013 17:28
- Komisi Banding (Komding) PSSI akhirnya menggelar sidang terkait pemain Persiwa Wamena, Edison Pieter Romaropen, di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Kamis (23/5) pagi.
Ketua Komding PSSI, Muhammad Muhdar, mengeluarkan keputusan yang cukup mengejutkan namun melegakan bagi pihak Pieter dan Persiwa Wamena, selaku pemohon banding.
Berdasarkan pemeriksaan kembali dan pertimbangan hukum yang diambil Komisi Disiplin (Komdis) serta Pasal 150, kami menjatuhkan sanksi bagi Pieter berupa larangan aktif di pentas sepakbola selama satu tahun dan wajib membayar denda materi sebesar Rp100 juta, kata Muhdar.
Muhdar melanjutkan, denda tersebut harus dibayarkan pihak Persiwa, selaku pemohon banding Pieter. Jika manajemen Persiwa menolak atau tidak membayar hingga batas waktu 31 Mei, maka Pieter akan dianggap sebagai pemain ilegal.
Otomatis, Pieter akan mendapatkan sanksi tambahan. Hukum tersebut, digagas untuk memberikan aspek keselarasan, termasuk dalam sepak bola, sambungnya.
Dalam mengeluarkan keputusan yang sekaligus menganulir putusan Komdis, Muhdar beralasan jika pihaknya mengedepankan aspek kemanusiaan. Salah satunya mempertimbangkan usia mantan skuad Timnas U-23 di SEA Games 2005, yang mustahil jika tetap dijatuhkan sanksi berupa larangan aktif di pentas sepakbola seumur hidup.
Pertimbangan lainnya, dia sebagai kepala rumah tangga dan harus memberikan nafkah. Setahun dia menjalani sanksi, namun di tahun berikutnya bisa kembali aktif sebagai pemain maupun pelatih, imbuhnya.
Selain itu, pertimbangan sanksi yang kami putuskan karena harus diimbangi perbaikan dari hulu ke hilir. Misalnya saja, tidak hanya menuntut perbaikan dari pemain, namun juga wasit. Sebab sejauh ini, tidak ada pemeriksaan untuk wasit yang dianggap memicu keributan dalam pertandingan, ujarnya.
Sebelumnya, pemain kelahiran Biak Numfor, Papua, 13 November 1983 tersebut, dijatuhi sanksi dari Komdis PSSI, berupa larangan beraktivitas di pentas sepakbola nasional semur hidup akibat melakukan pemukulan kepada wasit Muhaimin.
Kejadian ini berlangsung, ketika Persiwa melawan Pelita Bandung Raya (PBR), dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012/2013, pada 21 April lalu.
Kasus tersebut, bahkan menjadi sorotan dari media-media olahraga terkenal seperti Guardian.
Sebelumnya, Komding merencanakan menggelar sidang pada Jumat (17/5). Sayangnya, sidang tersebut mengalami penundaan dan baru kembali digelar Kamis (23/5) pagi. (esa/dzi)
Ketua Komding PSSI, Muhammad Muhdar, mengeluarkan keputusan yang cukup mengejutkan namun melegakan bagi pihak Pieter dan Persiwa Wamena, selaku pemohon banding.
Berdasarkan pemeriksaan kembali dan pertimbangan hukum yang diambil Komisi Disiplin (Komdis) serta Pasal 150, kami menjatuhkan sanksi bagi Pieter berupa larangan aktif di pentas sepakbola selama satu tahun dan wajib membayar denda materi sebesar Rp100 juta, kata Muhdar.
Muhdar melanjutkan, denda tersebut harus dibayarkan pihak Persiwa, selaku pemohon banding Pieter. Jika manajemen Persiwa menolak atau tidak membayar hingga batas waktu 31 Mei, maka Pieter akan dianggap sebagai pemain ilegal.
Otomatis, Pieter akan mendapatkan sanksi tambahan. Hukum tersebut, digagas untuk memberikan aspek keselarasan, termasuk dalam sepak bola, sambungnya.
Dalam mengeluarkan keputusan yang sekaligus menganulir putusan Komdis, Muhdar beralasan jika pihaknya mengedepankan aspek kemanusiaan. Salah satunya mempertimbangkan usia mantan skuad Timnas U-23 di SEA Games 2005, yang mustahil jika tetap dijatuhkan sanksi berupa larangan aktif di pentas sepakbola seumur hidup.
Pertimbangan lainnya, dia sebagai kepala rumah tangga dan harus memberikan nafkah. Setahun dia menjalani sanksi, namun di tahun berikutnya bisa kembali aktif sebagai pemain maupun pelatih, imbuhnya.
Selain itu, pertimbangan sanksi yang kami putuskan karena harus diimbangi perbaikan dari hulu ke hilir. Misalnya saja, tidak hanya menuntut perbaikan dari pemain, namun juga wasit. Sebab sejauh ini, tidak ada pemeriksaan untuk wasit yang dianggap memicu keributan dalam pertandingan, ujarnya.
Sebelumnya, pemain kelahiran Biak Numfor, Papua, 13 November 1983 tersebut, dijatuhi sanksi dari Komdis PSSI, berupa larangan beraktivitas di pentas sepakbola nasional semur hidup akibat melakukan pemukulan kepada wasit Muhaimin.
Kejadian ini berlangsung, ketika Persiwa melawan Pelita Bandung Raya (PBR), dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012/2013, pada 21 April lalu.
Kasus tersebut, bahkan menjadi sorotan dari media-media olahraga terkenal seperti Guardian.
Sebelumnya, Komding merencanakan menggelar sidang pada Jumat (17/5). Sayangnya, sidang tersebut mengalami penundaan dan baru kembali digelar Kamis (23/5) pagi. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





