Secara Statistik, Persebaya Lebih Superior Dibanding Persepam MU
Editor Bolanet | 21 Agustus 2014 12:01
- Secara statistik, Persepam MU akan sangat kesulitan untuk mendapatkan kemenangan saat menghadapi , Jumat (22/8) malam di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Sebab, head to head kedua tim membuktikan bahwa Persebaya lebih super dibanding pasukan Arcan Iurie.
Sebagai pemuncak klasemen sementara wilayah timur, Persebaya adalah tim yang tampil sangat superior di musim ini. Dari 17 pertandingan, mereka hanya dua kali kalah, tiga kali imbang dan 12 kali menang. Rekor kandangnya juga mendekati sempurna. Dari sembilan laga home, Persebaya mencatat tujuh kemenangan dan dua kali seri.
Itu artinya, belum ada satupun tim yang bisa mengalahkan Persebaya di Stadion GBT. Kedigdayaan Persebaya di kandang sendiri juga nampak dari jumlah gol yang mereka ciptakan. Mereka sudah menceploskan 24 gol dan gawang mereka hanya empat kali kebobolan.
Yang lebih mengerikan, sejak kalah dari Persipura dengan skor 1-2 di Stadion Mandala, April 2014 lalu, Persebaya belum tersentuh satu kekalahan pun hingga saat ini. Mereka bahkan mencetak rekor clean sheet dalam lima laga terakhir.
Sebaliknya, Laskar Sape Kerap bukan tim yang bagus ketika tampil di kandang lawan. Pada musim ini, dari sembilan kali pertandingan away, enam di antaranya berakhir dengan kekalahan. Sedangkan tiga pertandingan sisanya berujung dua skor seri dan sekali imbang.
Dari lima pertandingan tandang terakhirnya, Persepam MU hanya mampu meraih satu kemenangan di kandang Persiba Bantul dengan skor tipis 2-0. Mereka juga tengah terluka setelah ditaklukkan PSM Makassar dengan skor tipis 1-0.
Sebanyak 19 gol sudah bersarang ke gawang Persepam MU ketika mereka bertindak sebagai away. Dengan demikian, Persepam MU selalu kebobolan satu gol di setiap laga tandangnya. Mereka juga hanya mampu mencetak sembilan gol ketika away.
Dalam pertemuan pertama di Stadion Gelora Bangkalan, 14 Maret lalu, Persebaya mencukur Persepam MU dengan skor telak 4-1. Striker Emmanuel Kenmogne mencetak hattrick dalam laga yang disaksikan 12 ribu penonton itu. Saat ini Persepam MU berada di posisi ketujuh. [initial]
(faw/pra)
Sebagai pemuncak klasemen sementara wilayah timur, Persebaya adalah tim yang tampil sangat superior di musim ini. Dari 17 pertandingan, mereka hanya dua kali kalah, tiga kali imbang dan 12 kali menang. Rekor kandangnya juga mendekati sempurna. Dari sembilan laga home, Persebaya mencatat tujuh kemenangan dan dua kali seri.
Itu artinya, belum ada satupun tim yang bisa mengalahkan Persebaya di Stadion GBT. Kedigdayaan Persebaya di kandang sendiri juga nampak dari jumlah gol yang mereka ciptakan. Mereka sudah menceploskan 24 gol dan gawang mereka hanya empat kali kebobolan.
Yang lebih mengerikan, sejak kalah dari Persipura dengan skor 1-2 di Stadion Mandala, April 2014 lalu, Persebaya belum tersentuh satu kekalahan pun hingga saat ini. Mereka bahkan mencetak rekor clean sheet dalam lima laga terakhir.
Sebaliknya, Laskar Sape Kerap bukan tim yang bagus ketika tampil di kandang lawan. Pada musim ini, dari sembilan kali pertandingan away, enam di antaranya berakhir dengan kekalahan. Sedangkan tiga pertandingan sisanya berujung dua skor seri dan sekali imbang.
Dari lima pertandingan tandang terakhirnya, Persepam MU hanya mampu meraih satu kemenangan di kandang Persiba Bantul dengan skor tipis 2-0. Mereka juga tengah terluka setelah ditaklukkan PSM Makassar dengan skor tipis 1-0.
Sebanyak 19 gol sudah bersarang ke gawang Persepam MU ketika mereka bertindak sebagai away. Dengan demikian, Persepam MU selalu kebobolan satu gol di setiap laga tandangnya. Mereka juga hanya mampu mencetak sembilan gol ketika away.
Dalam pertemuan pertama di Stadion Gelora Bangkalan, 14 Maret lalu, Persebaya mencukur Persepam MU dengan skor telak 4-1. Striker Emmanuel Kenmogne mencetak hattrick dalam laga yang disaksikan 12 ribu penonton itu. Saat ini Persepam MU berada di posisi ketujuh. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Reza Arya Jadi Pahlawan!
Bola Indonesia 6 Agustus 2026, 23:18
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 18:30
-
Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:45
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
-
Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:28
-
Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
Liga Inggris 6 September 2026, 16:47
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51






