Semen Padang Terus Gerilya Sponsor Baru

Editor Bolanet | 17 Januari 2012 14:44
Semen Padang Terus Gerilya Sponsor Baru
- CEO PT Kabau Sirah Semen Padang, Erizal Anwar, menyatakan bahwa pihaknya terus gencar mencari sponsor untuk menjadi klub profesional yang menguntungkan.

Setiap klub profesional memang inginnya punya pendapatan yang sebesar-besarnya. Untuk itulah kami di manajemen mencoba berpikir dan berusaha menjalankan organisasi agar bisa menjadi perusahaan yang menguntungkan, kata Erizal dikutip dari situs resmi ligaprima, Selasa (17/01).

Semen Padang adalah klub milik pabrik semen tertua di Indonesia, memang pasokan dana dari perusahaan tak masalah. Namun di sisi lain ia dituntut berkreasi untuk mendapatkan pendapatan tambahan. Salah satu impiannya adalah klub ini bisa mempunyai stadion sendiri yang bisa menjadi kebanggaan masyarakat Kota Padang dan sekitarnya. Dan tentu, untuk mencapai cita-cita tersebut butuh dana yang tidak sedikit dan tidak bisa mengandalkan bantuan dari induk perusahaan.

Suatu saat memang Semen Padang FC harus punya stadion yang dibanggakan, katanya.

Saat ini, menurut dia, klub ini tengah melakukan promosi yang cukup gencar di masyarakat. Mereka berupaya untuk menggaet penonton untuk datang ke stadion sebanyak-banyaknya. Pasalnya, pendukung Semen Padang FC tak hanya berasal dari Padang dan sekitarnya. Mereka juga berasal dari berbagai daerah, seperti Pariaman, Bukitinggi, Solok, Padang Panjang, dan sebagainya.

Kami juga jualan merchandise yang terjangkau, ungkapnya.

Disinggung soal potensi menggaet sponsor lain di Padang maupun di Sumatera Barat, Erizal mengungkapkan tetap ada namun nilainya tak terlalu besar.

Ya, ada tapi sekitar Rp200 juta ke bawah. Ada juga yang dari Jakarta, katanya.

Selain itu, manajemen Semen Padang FC juga menjalin kerja sama dengan maskapai penerbangan Lion Air.

Dengan kerja sama ini, jika tim berjuluk Kabau Sirah akan menggelar pertandingan tandang, maka bisa mendapatkan opsi untuk memilih tiket yang harganya lebih murah. 'Kompensasi dari mereka tidak ada. Hanya saja mereka memberikan training kepada orang kita dan kami memberikan deposit sekitar Rp50 juta tiap bulan, kata Erizal.  (ant/mac)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT

LATEST UPDATE