
Bola.net - Kapten Timnas Korea Selatan, Son Heung-Min, bersiap menambah babak penting dalam karier internasionalnya saat memimpin tim menghadapi Ceko pada laga pembuka Grup A Piala Dunia. Pertandingan itu akan digelar di Estadio Guadalajara pada Jumat (12/6/2026), dan menjadi langkah awal Korea Selatan dalam perburuan hasil terbaik di turnamen.
Edisi kali ini menjadi penampilan keempat Son di ajang sepak bola paling bergengsi dunia. Penyerang LAFC itu tetap menjadi figur sentral dalam skuad Taegeuk Warriors, sosok yang diharapkan mampu memimpin tim baik di dalam maupun di luar lapangan.
Dengan koleksi 144 caps, Son merupakan pemain paling berpengalaman di skuad saat ini. Selama lebih dari satu dekade, ia menjadi andalan Korea Selatan dan unggul jauh dari rekan setim terdekatnya, Lee Jae-Sung.
Meski akan berusia 34 tahun bulan depan, semangat Son tidak menunjukkan tanda-tanda menurun. Antusiasmenya terlihat jelas dalam konferensi pers pralaga pada Rabu, ketika ia berbicara tentang kesempatan kembali tampil di panggung terbesar sepak bola dunia.
Jiwa Muda Son Heung-min

Pengalaman panjang di level tertinggi tidak membuat Son kehilangan rasa antusias terhadap turnamen besar. Justru sebaliknya, atmosfer Piala Dunia masih mampu membangkitkan gairah yang sama seperti saat ia pertama kali memimpikannya.
Selain menjaga motivasinya sendiri, penyerang LAFC itu juga memperhatikan kondisi mental rekan-rekan setimnya. Menurutnya, persiapan yang berjalan baik membuat suasana tim sangat positif dan memberi keyakinan bahwa Korea Selatan siap menghadapi pertandingan perdana.
"Saya sangat senang bisa kembali ke lapangan Piala Dunia, sesuatu yang saya impikan sejak usia sangat muda. Baik itu Piala Dunia pertama atau keempat saya, saya merasa seperti anak laki-laki lagi, ini adalah panggung impian," kata Son Heung-Min.
"Atmosfernya, sejak awal sekarang, tidak ada masalah sama sekali. Dan setiap kali saya melihat rekan-rekan setim bekerja keras untuk tim, untuk Korea, terkadang saya bahkan harus menenangkan mereka," tambahnya.
Tantangan di Laga Perdana
Korea Selatan datang dengan catatan yang belum sepenuhnya memuaskan. Mereka gagal memenangkan pertandingan pembuka dalam tiga edisi terakhir, sebuah tren yang ikut berkontribusi pada kegagalan lolos dari fase grup pada 2014 dan 2018.
Situasi itu sedikit berubah pada Piala Dunia 2022 di Qatar. Saat itu, Korea Selatan berhasil menembus babak 16 besar setelah meraih kemenangan dramatis atas Portugal lewat gol menit ke-91 yang lahir dari assist Son.
"Ketika berbicara tentang pentingnya pertandingan pertama, saya tidak hidup untuk hari esok. Hari ini adalah hari terpenting bagi saya dan saya perlu mengembangkan diri saya sendiri, hari ini saya akan fokus pada latihan," jelas Son Heung-Min.
"Kami memiliki tiga pertandingan selama babak penyisihan grup dan setiap pertandingan akan sangat penting. Kami akan bermain demi hidup kami dan kami akan mencoba melampaui kapasitas serta kemampuan kami," tegasnya.
Misi Penebusan Dosa Hong Myung-Bo
Turnamen ini juga memiliki makna khusus bagi pelatih kepala Hong Myung-Bo. Ia kembali memimpin tim nasional dengan membawa pengalaman dan pelajaran dari masa yang tidak mudah dalam karier kepelatihannya.
Hong sebelumnya menangani Korea Selatan pada Piala Dunia 2014, ketika tim hanya mengumpulkan satu poin. Hasil itu menjadi pencapaian terburuk negara tersebut di turnamen sejak 1998. Kini, setelah melewati perjalanan panjang, ia menilai skuad yang dimilikinya datang dengan persiapan yang jauh lebih matang.
"Saya sangat merasa terhormat ini adalah Piala Dunia kedua saya sebagai pelatih kepala. Pada tahun 2014, kami mengalami kegagalan, tetapi sejak saat itu hingga hari ini, kami telah mengumpulkan banyak pengalaman dan kami mempersiapkan diri dengan baik untuk Piala Dunia ini," ungkap Hong Myung-Bo.
"Anda tidak pernah bisa mengharapkan bagaimana hasilnya nanti, jadi saya hanya berharap para pemain saya akan menikmati pertandingan besok," pungkas Myung-Bo.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 24 Juli 2026 08:09Nicolas Otamendi Pensiun dari Timnas Argentina usai Piala Dunia 2026
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 24 Juli 2026 18:32Gak Dulu! Pep Guardiola Tolak Latih Timnas Italia
SOROT
-
Liputan6 26 Juli 2026 15:22Mendagri Tito Minta Lulusan IPDN Jaga Integritas hingga Akhir Karier
-
Liputan6 26 Juli 2026 15:00Momen Pilu Anak Tangisi Ayahnya Tewas Dikeroyok Usai Dituduh Curi Ayam
-
Liputan6 26 Juli 2026 10:30Bom Rakitan Ditemukan Dekat Rumah Kades Pascakonflik Adonara
-
Liputan6 26 Juli 2026 08:56Gudang Konveksi di Jakut Kebakaran
-
Liputan6 26 Juli 2026 08:47Aktivitas Terakhir Jubir Otorita IKN Sebelum Ditemukan Meninggal
MOST VIEWED
Lamine Yamal Ungkap Pesan Lionel Messi usai Final Piala Dunia 2026, Nilainya Lebih Berharga dari Medali
Tolak Tawaran Fantastis Italia, Pep Guardiola Pilih Dekat dengan Keluarga
Kata-Kata Pertama Jurgen Klopp usai Jadi Pelatih Jerman: Jangan Ganggu Keluarga Saya atau Saya Mundur!
Gavi dan Fabian Ruiz Dapat Hadiah Tomat Sesuai Berat Badan Usai Antar Spanyol Juara Piala Dunia
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307656/original/042046300_1785054173-WhatsApp_Image_2026-07-26_at_14.53.35.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307633/original/044309400_1785052852-Anak_terduga_pencuri_ayam_tangisi_ayahnya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307571/original/098924700_1785047581-Terduga_Pencuri_Ayam_Tewas_Dikeroyok_Massa_di_Tabanan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307459/original/072669200_1785036834-197514.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5256535/original/073242500_1750241429-kebakaran5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307259/original/046197500_1784972877-email-attachment_2026_07_25_ariefhakim-at-klyid_juru-bicara-ikn-troy-pantouw-meninggal-dunia_1000387845.jpg)

