Sempat Ricuh, Persegres Ditahan PS TNI
Editor Bolanet | 22 Mei 2016 18:43
Pertandingan sebenarnya kick off sesuai jadwal, yakni pukul 16.00. Namun, wasit Fariq Hitara terpaksa menghentikan laga ketika baru berusia tiga menit. Penyebabnya adalah ribut antara suporter kedua kesebelasan. Berawal dari aksi saling ejek, Ultras Gresik justru terlibat ricuh dengan pendukung PS TNI. Kebrutalan ini bahkan meluber hingga lapangan. Setelah terhenti selama kurang lebih lima menit, partai ini akhirnya dilanjutkan.
Kedua tim bermain dengan tempo tinggi. Hanya saja hingga 15 menit pertama, belum ada gol yang tercipta. Pada menit ke-19, bek PS TNI, Wanda Syahputra hampir saja melakukan gol bunuh diri. Beruntung back pass-nya ke kiper Dhika Bhayangkara masih menyamping di kiri gawang.
Lewat menit ke-25, Persegres mendominasi pertandingan. Mereka banyak membahayakan gawang Dhika Bhayangkara. Pemain anyar asal Brasil, Patrick da Silva belum banyak berperan di tim Persegres. Hingga babak pertama, ia baru menciptakan satu peluang untuk tim anyarnya tersebut.
Sementara itu, PS TNI juga sesekali membahayakan Persegres melalui pergerakan Tambun Naibaho. Menjelang turun minum, kemelut terjadi di muka gawang PS TNI. Sayang kesempatan ini gagal dimaksimalkan Eduardo Da maupun On In-Kyun. Skor kacamata bertahan hingga kedua kesebelasan memasuki ruang ganti.
Permainan kedua kesebelasan tak banyak berubah pada paruh kedua. Sebagai tuan rumah, Persegres memang dominan. Mereka memaksa PS TNI lebih banyak bermain di daerahnya sendiri. Persegres bisa saja unggul pada menit ke-75. Sayang, umpan In-Kyun gagal dituntaskan Patrick. Tendangan saltonya hanya menghempaskan angin.
Pelatih Liestiadi melakukan sejumlah pergantian pemain dengan menurunkan Ahmad Faris Ardiansyah dan Reza Mustofa. Namun perubahan komposisi pemain tak berdampak pada hasil akhir. Kedua kesebelasan harus puas bermain imbang 0-0. [initial]
Baca Juga:
Evan Dimas Starter Lawan Sriwijaya FC
PS TNI Siapkan Kejutan untuk Persegres
Sriwijaya FC Pantang Remehkan Bhayangkara SU
Hadapi Semen Padang, Bali United Berharap Bisa Bangkit
Sriwijaya FC Tanpa Jupe Lawan Bhayangkara SU
BSU Lebih Muda, Sriwijaya FC Lebih Matang
Kekalahan Arema Cronus Bukan Karena Gonzales Absen
Awas, Bhayangkara SU Bisa Terlepeset di Kandang
Kalahkan Arema Cronus, Subangkit Puji Kerja Keras Penggawa Mitra Kukar
Evan Dimas Akan Dimainkan Lawan Sriwijaya FC
Pelatih Arema Cronus Nilai Mitra Kukar Layak Menang
Banyak Muka Baru, Semen Padang Dinilai Kian Kuat
Kontra Semen Padang, Persipura Jayapura Berbenah Total
Atep: Hasil Imbang Lawan PBFC, Kerugian Bagi Persib
Persegres Dapat Pelajaran Berharga dari Perseru
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Liga 1 2021/2022: Persikabo 1973 Bidik Poin pada Laga Kontra Arema FC
Bola Indonesia 24 Maret 2022, 04:23
-
Hadapi Arema FC, Persikabo 1973 Belajar dari Laga Kontra Persija Jakarta
Bola Indonesia 23 Maret 2022, 18:53
-
Persija Hat-trick Kalah, Persikabo Tak Mau Ikut Pusing Memikirkannya
Bola Indonesia 12 Maret 2022, 21:12
-
BRI Liga 1 2021/2022: Amunisi Menipis, Persikabo Akui Dipaksa Lawan Bali United
Bola Indonesia 3 Februari 2022, 19:12
LATEST UPDATE
-
After Gym Makin Simpel! Banyak Cowok Beralih ke Produk 2in1 Hair & Body
Lain Lain 6 Juni 2026, 09:50
-
Rapor Pemain Timnas Indonesia vs Oman: Audero Jago, Romeny Sakti
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
-
FIFA Matchday: Indonesia Bantai Oman, Thailand Gagal Kalahkan Kuwait
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47









