Sepakbola Tak Jadi Prioritas di SEA Games
Asad Arifin | 15 Maret 2017 22:05Bola.net - - Sambut SEA Games 2017 di Malaysia, KONI Pusat sudah memetakan cabang olahraga (cabor) yang diprioritaskan untuk mendulang emas. Menariknya, KONI Pusat tak memperhitungkan cabor sepakbola bisa menambah perolehan medali emas Indonesia.
Berdasarkan keterangan Wakil Ketua Umum KONI pusat, Suwarno, pihaknya sudah memetakan prioritas perolehan emas di daftar 16 cabor. Tak ada cabor sepakbola di 16 cabor pilihan tadi memang cukup beralasan mengingat Timnas Indonesia memang sudah tak pernah lagi meraih emas sejak SEA Games 1991 di Manila, Filipina.
16 Cabor yang menjadi andalan untuk mendulang emas adalah bulutangkis, panahan, berkuda equistrian, angkat besi, dayung nomor canoeing dan TBR (Traditional Boat Racing). Panjat tebing, balap sepeda nomor downhill, jetski, paragliding non mesin, bridge, karate, silat dan wushu.
Itu adalah cabang-cabang yang menjadi ujung tombak. Mudah-mudahan bisa mengangkat Indonesia, paling tidak di 10 besar, harap Suwarno.
Suwarno juga seperti tak pasang target muluk-muluk seperti menjadi juara umum SEA Games 2017 di Malaysia. KONI hanya ingin membawa Indonesia masuk 10 besar. Karena sejatinya SEA Games dijadikan ajang pemanasan menyambut Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.
SEA Games juga menurut Suwarno bukan tolak ukur ideal untuk menilai keberhasilan pembinaan olahraga di Indonesia. Karena alasan tadi, ia menilai gelar juara umum SEA Games tidak begitu substansial, apalagi cabor yang dipertandingkan pasti sesuai dengan potensi tuan rumah.
Karena itu Indonesia tidak harus mengirim semua cabor. Yang dikirim hanya yang potensi medali. Kalau enggak, mengapa harus dikirim, jelas Suwarno.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Figur Sentral Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025 meski Gagal ke Semifinal
Tim Nasional 13 Desember 2025, 18:18
-
Usai Tersingkir dari SEA Games 2025, Timnas Indonesia U-22 Jadi Incaran Warlok Thailand
Tim Nasional 13 Desember 2025, 09:48
LATEST UPDATE
-
Wonderkid Ini Sebut Bruno Fernandes Mentor Terbaiknya di Manchester United
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:13
-
FIFA Series 2026 Jadi Ajang Pembuktian Timnas Indonesia Asuhan John Herdman
Tim Nasional 26 Februari 2026, 01:03
-
Nonton Live Streaming Real Madrid vs Benfica di Vidio - Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 26 Februari 2026, 00:55
-
6 Wakil Premier League ke 16 Besar Liga Champions, Memang Jago!
Liga Champions 25 Februari 2026, 22:34
-
Lionel Messi Akui Menyesal Tak Belajar Bahasa Inggris Sejak Muda
Bola Dunia Lainnya 25 Februari 2026, 21:52
-
Napoli dan Inter Sudah, Juventus dan Atalanta Menyusul Out dari Liga Champions?
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:50
-
Pembelaan Gianluca Prestianni: Vinicius Junior Lebih Dulu Meledek Saya 'Kerdil'
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:32
-
4 Bintang BRI Super League yang Pantas Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia
Tim Nasional 25 Februari 2026, 21:07
-
Juventus vs Galatasaray: Hanya Kenan Yildiz yang Bisa Diandalkan
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58







