Seperti Adu Silat, Laga PSBK vs Persewangi Tanpa Penyelesaian
Asad Arifin | 10 Oktober 2017 19:23
Bola.net - - PSBK Kota Blitar sukses unggul pada laga 'playoff khusus' kontra Persewangi Banyuwangi. Dalam laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan, Selasa , Laskar PETA unggul satu gol melalui gol Prisma Chairul Anwar. Namun, laga ini berlangsung tanpa penyelesaian usai terjadinya kericuhan di dalam lapangan.
Pertandingan ini sendiri berlangsung keras dari awal pertandingan. Bahkan, ketika laga baru berjalan 26 detik, adu silat sudah terjadi. Didik Ariyanto menerjang kapten PSBK, Aditya Wahyudi dan harus mendapat kartu kuning akibat ulahnya tersebut.
Kericuhan kembali terjadi kala pertandingan memasuki menit ketiga. Aditya Wahyudi dan Didik Wahyudi harus diusir dari lapangan akibat menerima kartu merah dari wasit.
Pemain belakang Persewangi, Deki Rolias Candra, harus terkena kartu kuning akibat melanggar pemain PSBK. Semenit berselang, ia mendapat kartu kuning kedua usai melanggar pemain lawan. Kartu merah Deki Rolias ini memicu gelombang protes pemain Persewangi. Wasit menghentikan pertandingan.
Match Commisioner akhirnya memutuskan perwakilan kedua tim untuk berdiskusi. Setelah lebih dari 30 menit terhenti, kedua tim sepakat untuk meneruskan pertandingan.
Dua menit setelah laga dilanjutkan, baku pukul kembali terjadi antara pemain kedua tim. Namun, setelah sempat terhenti beberapa saat, laga kembali dilanjutkan dan sampai laga usai, tak ada gol tercipta.
Babak kedua, Persewangi lebih menguasai jalannya pertandingan. Kendati jumlah pemain mereka lebih sedikit, Persewangi beberapa kali merepotkan barisan belakang PSBK.
Menit 61, gawang PSBK nyaris bobol. Penjaga gawang mereka, Bayu Prisma gagal menangkap dengan sempurna bola yang mengarah ke gawangnya. Namun, ia mampu membayar kesalahannya dengan memetik bola, yang nyaris disambar Trubus Gunawan.
PSBK akhirnya mampu mencuri gol pada menit 69. Memanfaatkan bola liar, Prisma Chairul Anwar, melepaskan sepakan keras menyusur tanah yang langsung membobol gawang Nanda Pradana.
Pertandingan akhirnya kembali terhenti pada menit 83. Pemain kedua tim, termasuk pemain cadangan, terlibat baku hantam di tengah lapangan. Namun, baku hantam tak berlangsung lama. Kali ini, adzan Maghrib yang menghentikan duel dua kubu tersebut.
Pertandingan kembali dilanjutkan usai sempat terhenti. Namun, jelang laga memasuki menit ke-88, pemain Persewangi menyerbu wasit Suhardiyanto, yang segera berlari ke ruang ganti wasit. Pemain Persewangi menuntut wasit memberi mereka hadiah penalti usai Trubus Gunawan dilanggar dari belakang.
Pertandingan sempat hendak dimulai lagi, usai ada pergantian wasit. Namun, pertandingan gagal dimulai menyusul protes dari kubu Persewangi.
Akhirnya, kedua tim memilih untuk meninggalkan lapangan. Sementara, untuk status dan hasil pertandingan belum bisa dipastikan. Match commisioner melaporkan kejadian-kejadian pada pertandingan ini ke operator liga. Selanjutnya PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) sebagai operator liga profesional yang akan memutuskan status dan hasil laga. (den/asa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18









