Shin Tae-yong Pasang Standar Tinggi di Persija: Pemain Bintang Bisa Tersingkir Jika Tak Mau Berkorban
Asad Arifin | 18 Juni 2026 15:16
Bola.net - Persija Jakarta memasuki era baru bersama Shin Tae-yong untuk menyambut musim 2026/2027. Pelatih asal Korea Selatan itu langsung menegaskan standar yang harus dipenuhi setiap pemain jika ingin menjadi bagian penting dari tim.
Bagi Shin Tae-yong, kualitas teknik bukan satu-satunya faktor penentu dalam memilih pemain inti. Mentalitas, kerja keras, dan kemauan berkorban demi kepentingan tim menjadi aspek yang mendapat perhatian khusus.
Pernyataan tersebut menunjukkan arah pembangunan skuad Persija di bawah kepemimpinannya. Shin ingin membentuk tim yang memiliki identitas kuat, disiplin tinggi, dan mampu bekerja sebagai satu kesatuan di atas lapangan.
Pesan itu juga menjadi peringatan bagi seluruh pemain Persija. Nama besar atau status sebagai pemain bintang tidak akan menjamin tempat di tim utama jika tidak mampu menunjukkan komitmen penuh untuk kepentingan kolektif.
Hanya Pemain yang Mau Berkorban yang Dipilih

Shin Tae-yong menegaskan bahwa dirinya membutuhkan pemain yang siap mengutamakan tim di atas kepentingan pribadi. Menurutnya, sepak bola modern menuntut setiap pemain untuk memberikan kontribusi maksimal dalam setiap fase permainan.
“Kami butuh pemain yang mau berkorban untuk tim. Pemain yang merasa ‘siapa saya’ dengan pundak yang kaku (sombong), tidak mau berkorban untuk tim, hanya berdiri diam dan tidak berlari keras di lapangan," kata Shin Tae-yong.
"Pemain-pemain seperti itu tidak akan saya pilih. Itulah filosofi yang saya pegang dalam sepak bola,” ujar Shin Tae-yong.
Filosofi Kerja Keras untuk Membangun Tim yang Kuat

Shin kemudian menjelaskan bentuk pengorbanan yang ia maksud dalam permainan. Menurutnya, seorang pemain harus siap membantu tim dalam berbagai situasi, termasuk ketika kehilangan bola.
“Maksud dari mau berkorban untuk tim adalah meskipun dia berada di posisi paling depan (striker), ketika dia kehilangan bola, dia mau turun sampai ke area penalti kami sendiri untuk melakukan tekel, merebut bola, dan membawanya lagi,” ucapnya.
Bagi Shin, tindakan sederhana seperti berlari mengejar bola atau membantu pertahanan bisa memberikan dampak besar terhadap semangat tim. Sikap tersebut mampu menularkan energi positif kepada pemain lain untuk bekerja lebih keras.
“Tentu tidak bisa dilakukan setiap saat, tapi jika hal seperti itu muncul satu atau dua kali saja demi tim, itu akan membuat seluruh pemain menjadi satu dan berlari keras bersama,” tutupnya.
Sumber: I.League
Baca Ini Juga
Gebrakan Persebaya untuk Super League 2026/2027: Boyong 5 Pemain Lokal Sekaligus, Termasuk 2 Berlabel Timnas Indonesia
Resmi! Mentahkan Rumor Persija, Borneo FC Ikat Nadeo Argawinata hingga 2029 dan Pagari Rivaldo Pakpahan 4 Tahun ke Depan
Borneo FC Tunjuk Mantan Pelatih Benfica U-15 Sebagai Pengganti Fabio Lefundes, PSM CLBK dengan Darije Kalezic
Tak Sendirian Latihan di Markas Bali United, Dean Huijsen Ternyata Ditemani Pemain Keturunan Indonesia
Dean Huijsen Liburan ke Bali Usai Tak Main di Piala Dunia 2026, Jaga Kebugaran dengan Berlatih di Markas Bali United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Persija vs PSMS di Piala Presiden 2026, Sabtu 1 Agustus 2026
Liga Inggris 1 Agustus 2026, 15:00
-
Jadwal Piala Presiden 2026 Hari Ini, 1 Agustus 2026
Bola Indonesia 1 Agustus 2026, 13:44
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Persija vs PSMS Medan 1 Agustus 2026
Bola Indonesia 31 Juli 2026, 22:30
LATEST UPDATE
-
Barcelona Terancam Krisis Striker jika Ferran Torres Pergi
Liga Spanyol 2 Agustus 2026, 22:24
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Vietnam 3 Agustus 2026
Tim Nasional 2 Agustus 2026, 21:14
-
Barcelona Punya 3 Opsi Skema Serangan jika Gagal Datangkan Striker Anyar
Liga Spanyol 2 Agustus 2026, 21:10
-
Debut Kandang, Lewandowski Bersinar, Mampukah Ikuti Jejak Messi di MLS?
Bola Dunia Lainnya 2 Agustus 2026, 19:51
-
Merasa Kepalang Tanggung, Pemain Persija Ingin Juara Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 2 Agustus 2026, 18:06
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16














